alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Longsor Susulan di Kintamani, Lima Orang dan Tiga Motor Tertimbun

BANGLI-Bencana longsor susulan kembali terjadi di Jalan Desa Belandingan, Kecamatan Kintamani, Sabtu (6/2).

 

Akibat longsor susulan, lima orang petani tertimbun saat membersihkan material longsoran.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, sebelum longsor susulan terjadi, warga Desa Belandingan, tepatnya di jalan menuju Pura Puseh sedang melaksanakan kerja bhakti membersihkan material longsor.

 

Seperti dibenarkan salah seorang saksi Wayan Suparta. Saat dikonfirmasi, kronologi terjadinya musibah longsor susulan terjadi saat dirinya bersama lima orang warga bertugas membersihkan jalur dari longsor.

 

Tak lama kemudian, saat mereka istirahat, tanah bergerak dan terjadi longsor susulan.

 

Menurut Suparta, longsor terjadi dengan ketinggian kurang lebih 13 meter dan panjang 10 meter.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Lebat, Bangunan Pura Prajapati di Gianyar Bali Amblas

 

Akibat longsor susulan, lima orang warga tertimbun material tanah.

 

Disebutkan, kelima warga yang tertimbun material itu yakni, Wayan Jadi, 43; Wayan Subrata, 35; I Ketut Suci, 35; I Ketut Ranas, 43; dan Nengah Masa, 35.

 

Kelima korban merupakan warga Banjar Belandingan, Desa Belandingan, Kintamani, Bangli dan bekerja sebagai petani.

 

Melihat kelima korban tertimbun, saksi Wayan Suparta langsung bergegas melakukan pertolongan.

 

Beruntung, lima warga berhasil diselamatkan. Mereka berhasil lolos dari timbunan. Satu diantaranya mengalami luka pada pinggul. Mereka sempat dibawa berobat. Dan kelima korban hanya menjalani pengobatan rawat jalan.

 

 

Terkait musibah longsor susulan Kepala seksi Kedaruratan BPBD Bangli, Agus Sutapa, seizin Kalak BPBD Bangli, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga:  Banjir Bandang Terjang Songan A Kintamani Sisakan Tumpukan Lumpur

 

“Astungkara atas kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kelima korban hanya mengalami luka-luka,” jelasnya.

Ditambahkannya, selain menimpa lima petani, material longsor kata Sutapa juga sempat menimpa tiga unit sepeda motor.

 

“Tiga unit motor yang tertimbun kesemuanya milik korban. Kebetulan motor diparkir dekat lokasi kejadian,”jelasnya.

 

Selanjutnya atas musibah longsor susulan, petugas gabungan dibantu masyarakat setempat langsung turun ke lokasi dan melakukan evakuasi.

 

Sedangkan, untuk pembersihan area longsor, kata Sutapa masih menunggu kondisi cuaca untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.



BANGLI-Bencana longsor susulan kembali terjadi di Jalan Desa Belandingan, Kecamatan Kintamani, Sabtu (6/2).

 

Akibat longsor susulan, lima orang petani tertimbun saat membersihkan material longsoran.

 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, sebelum longsor susulan terjadi, warga Desa Belandingan, tepatnya di jalan menuju Pura Puseh sedang melaksanakan kerja bhakti membersihkan material longsor.

 

Seperti dibenarkan salah seorang saksi Wayan Suparta. Saat dikonfirmasi, kronologi terjadinya musibah longsor susulan terjadi saat dirinya bersama lima orang warga bertugas membersihkan jalur dari longsor.

 

Tak lama kemudian, saat mereka istirahat, tanah bergerak dan terjadi longsor susulan.

 

Menurut Suparta, longsor terjadi dengan ketinggian kurang lebih 13 meter dan panjang 10 meter.

Baca Juga:  Beringin Tua Tumbang, Warga Gelar Mecaru

 

Akibat longsor susulan, lima orang warga tertimbun material tanah.

 

Disebutkan, kelima warga yang tertimbun material itu yakni, Wayan Jadi, 43; Wayan Subrata, 35; I Ketut Suci, 35; I Ketut Ranas, 43; dan Nengah Masa, 35.

 

Kelima korban merupakan warga Banjar Belandingan, Desa Belandingan, Kintamani, Bangli dan bekerja sebagai petani.

 

Melihat kelima korban tertimbun, saksi Wayan Suparta langsung bergegas melakukan pertolongan.

 

Beruntung, lima warga berhasil diselamatkan. Mereka berhasil lolos dari timbunan. Satu diantaranya mengalami luka pada pinggul. Mereka sempat dibawa berobat. Dan kelima korban hanya menjalani pengobatan rawat jalan.

 

 

Terkait musibah longsor susulan Kepala seksi Kedaruratan BPBD Bangli, Agus Sutapa, seizin Kalak BPBD Bangli, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga:  Longsor Lagi, Warga Perum BCA Land Ketakutan Terjadi Longsor Susulan

 

“Astungkara atas kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kelima korban hanya mengalami luka-luka,” jelasnya.

Ditambahkannya, selain menimpa lima petani, material longsor kata Sutapa juga sempat menimpa tiga unit sepeda motor.

 

“Tiga unit motor yang tertimbun kesemuanya milik korban. Kebetulan motor diparkir dekat lokasi kejadian,”jelasnya.

 

Selanjutnya atas musibah longsor susulan, petugas gabungan dibantu masyarakat setempat langsung turun ke lokasi dan melakukan evakuasi.

 

Sedangkan, untuk pembersihan area longsor, kata Sutapa masih menunggu kondisi cuaca untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/