alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Gara-Gara Abaikan Arahan Pemerintah, Delapan Krama Bali Positif Corona

DENPASAR-Jumlah kasus baru pasien positif Covid-19 (Corona) di Bali, Senin (6/4) bertambah 8 (delapan) orang.

 

Adanya penambahan 8 kasus baru ini, menyebabkan jumlah pasien positif Corona di Bali kini menjadi 43 orang.

 

Seperti disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

 

Menurutnya, kedelapan pasien baru positif Corona merupakan krama atau warga (lokal) asli Bali.

 

“Kasus positif bertambah delapan orang,” tegas Dewa Made Indra.

 

Lebih lanjut, Dewa Indra yang juga menjabat sebagai sekretaris daerah Provinsi Bali ini merinci, dari delapan kasus baru, setelah dilakukan penelusuran dan pemeriksaan, 6 (enam) diantaranya tertular dari luar negeri.

 

Sesampainya di Bali, keenam pasien ini dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan.

 

Sedangkan dua kasus baru lainnya, kata Dewa Indra, yakni akibat dari tranmisi lokal atau perpindahan penyakit dari orang positif ke orang lain.

 

“Ini artinya terjadi kontak dekat dan dua orang yang positif ini tidak mengikuti arahan pemerintah seperti pakai masker, cuci tangan dan sebagainya,”ungkapnya.

 

Untuk itu, terkait adanya delapan kasus baru positif Covid-19, selain akan melakukan evaluasi untuk lebih memperketat kembali pintu masuk Bali, pihak Satuan Gugus Tugas juga terus mengimbau dan meminta masyarakat  agar lebih disiplin untuk menjaga jarak, cuci tangan, dan selalu menggunakan masker.

 

Sementara itu, untuk data pasien sembuh, Dewa Indra mengatakan, jika ada penambahan 1 (satu) pasien sembuh. “Jadi totalnya hari ini ada 19 orang sembuh. Hal ini membuktikan bahwa meski dinyatakan positif tidak selalu menimbulkan kematian, tapi bisa sembuh,” tutupnya. 



DENPASAR-Jumlah kasus baru pasien positif Covid-19 (Corona) di Bali, Senin (6/4) bertambah 8 (delapan) orang.

 

Adanya penambahan 8 kasus baru ini, menyebabkan jumlah pasien positif Corona di Bali kini menjadi 43 orang.

 

Seperti disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

 

Menurutnya, kedelapan pasien baru positif Corona merupakan krama atau warga (lokal) asli Bali.

 

“Kasus positif bertambah delapan orang,” tegas Dewa Made Indra.

 

Lebih lanjut, Dewa Indra yang juga menjabat sebagai sekretaris daerah Provinsi Bali ini merinci, dari delapan kasus baru, setelah dilakukan penelusuran dan pemeriksaan, 6 (enam) diantaranya tertular dari luar negeri.

 

Sesampainya di Bali, keenam pasien ini dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan.

 

Sedangkan dua kasus baru lainnya, kata Dewa Indra, yakni akibat dari tranmisi lokal atau perpindahan penyakit dari orang positif ke orang lain.

 

“Ini artinya terjadi kontak dekat dan dua orang yang positif ini tidak mengikuti arahan pemerintah seperti pakai masker, cuci tangan dan sebagainya,”ungkapnya.

 

Untuk itu, terkait adanya delapan kasus baru positif Covid-19, selain akan melakukan evaluasi untuk lebih memperketat kembali pintu masuk Bali, pihak Satuan Gugus Tugas juga terus mengimbau dan meminta masyarakat  agar lebih disiplin untuk menjaga jarak, cuci tangan, dan selalu menggunakan masker.

 

Sementara itu, untuk data pasien sembuh, Dewa Indra mengatakan, jika ada penambahan 1 (satu) pasien sembuh. “Jadi totalnya hari ini ada 19 orang sembuh. Hal ini membuktikan bahwa meski dinyatakan positif tidak selalu menimbulkan kematian, tapi bisa sembuh,” tutupnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/