alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Genjot Distribusi Logistik, Per Hari Warga Dijatah Beras Telur dan Mie

SINGARAJA – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dan relawan terus menggenjot pendistribusian sembako bagi warga yang menjalani karantina wilayah di Desa Bondalem.

Selama karantina, setiap orang akan menerima 400 gram beras, dua butir telur, dan dua bungkus mie instan per hari. Warga juga akan menerima minyak goreng, kecap, dan saos.

Hingga kemarin, Satgas Desa Bondalem telah menerima suplai 40 ton beras. Sementara kebutuhan pangan untuk karantina wilayah di Bondalem selama dua pekan, diperkirakan mencapai 67 ton.

Suplai pangan itu akan diperuntukkan bagi 11.924 orang warga yang kini bermukim di Bondalem. Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa mengatakan, pemerintah sudah mengirim beras sejak Senin (4/5) lalu.

Baca Juga:  Air Kerap Tak Mengalir, Anak TK Tetap Jaga Prokes Pakai Hand Sanitizer

Pada Senin lalu, beras yang dikirim sebanyak 10 ton. Sementara kemarin, beras yang dikirim sebanyak 30 ton.

“Kebutuhan untuk dua minggu itu 67 ton. Nanti kami akan kirim lagi 27 ton berikutnya. Mungkin hari kelima kami kirim lagi untuk tutupi

kebutuhan sampai hari ke-14. Beras sudah diterima BUMDes, untuk dibagikan pada masyarakat terdampak,” jelas Suyasa.

Perbekel Bondalem Sadu Adnyana mengatakan, pihaknya masih memilah beras yang akan dikirim ke warga. Khusus beras yang diterima pada Senin lalu, sudah habis dibagikan ke empat dusun.

Masing-masing Dusun Suksuk, Dusun Tegal Sari, Dusun Kaja Kauh, dan Dusun Kelod Kauh. Sementara untuk enam dusun lainnya akan didistribusikan secara bertahap.

Baca Juga:  PHRI Badung Sebut Okupansi Hotel di Bali Naik

“Baru 10 ton selesai kami sebar. Hari ini kami masih pilah-pilah lagi. Mudah-mudahan besok (hari ini, Red) sudah selesai (dipilah) dan langsung kami suplai. Nanti relawan dan LO yang jalan, membagikan langsung ke rumah-rumah,” jelas Sadu.

 

 



SINGARAJA – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dan relawan terus menggenjot pendistribusian sembako bagi warga yang menjalani karantina wilayah di Desa Bondalem.

Selama karantina, setiap orang akan menerima 400 gram beras, dua butir telur, dan dua bungkus mie instan per hari. Warga juga akan menerima minyak goreng, kecap, dan saos.

Hingga kemarin, Satgas Desa Bondalem telah menerima suplai 40 ton beras. Sementara kebutuhan pangan untuk karantina wilayah di Bondalem selama dua pekan, diperkirakan mencapai 67 ton.

Suplai pangan itu akan diperuntukkan bagi 11.924 orang warga yang kini bermukim di Bondalem. Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa mengatakan, pemerintah sudah mengirim beras sejak Senin (4/5) lalu.

Baca Juga:  PHRI Badung Sebut Okupansi Hotel di Bali Naik

Pada Senin lalu, beras yang dikirim sebanyak 10 ton. Sementara kemarin, beras yang dikirim sebanyak 30 ton.

“Kebutuhan untuk dua minggu itu 67 ton. Nanti kami akan kirim lagi 27 ton berikutnya. Mungkin hari kelima kami kirim lagi untuk tutupi

kebutuhan sampai hari ke-14. Beras sudah diterima BUMDes, untuk dibagikan pada masyarakat terdampak,” jelas Suyasa.

Perbekel Bondalem Sadu Adnyana mengatakan, pihaknya masih memilah beras yang akan dikirim ke warga. Khusus beras yang diterima pada Senin lalu, sudah habis dibagikan ke empat dusun.

Masing-masing Dusun Suksuk, Dusun Tegal Sari, Dusun Kaja Kauh, dan Dusun Kelod Kauh. Sementara untuk enam dusun lainnya akan didistribusikan secara bertahap.

Baca Juga:  Nekat Balap Liar saat Wabah Covid-19, Belasan ABG di Buleleng Diciduk

“Baru 10 ton selesai kami sebar. Hari ini kami masih pilah-pilah lagi. Mudah-mudahan besok (hari ini, Red) sudah selesai (dipilah) dan langsung kami suplai. Nanti relawan dan LO yang jalan, membagikan langsung ke rumah-rumah,” jelas Sadu.

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/