alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Jumlah Kedatangan Orang Asal Zona Merah di Gilimanuk Melonjak Lagi

NEGARA– Meski sudah dilakukan pembatasan lalu lintas bagi orang yang masuk Bali. Namun jumlah kedatangan orang melalui Pelabuhan Gilimanuk terutama dari zona merah masih tercatat tinggi.

Tingginya jumlah orang yang melintas di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, ini terlihat dari jumlah rapid test yang dilakukan terhadap setiap orang yang datang dari zona merah dengan suhu tubuh diatas 38 derajat.

Seperti disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha

Dijelaskan, sejak pelaksanaan rapid test pada awal April hingga hari ini (Rabu (6/5)) tercatat ada sebanyak 7.469 orang yang menjalani rapid test.

Kata Arisantha, rapid test di Pelabuhan Gilimanuk ini dilakukan bagi setiap orang yang masuk criteria dengan tidak terkecuali sopir angkutan barang.

Baca Juga:  GRESS! Tiga Ratus Ribu Lebih Pemudik Menyeberang ke Jawa via Gilimanuk

Meski sempat mengalami penurunan, namun jumlah ini mendadak kembali melonjak tinggi di beberapa hari terakhir

“Rata-rata setiap hari diatas seratus alat rapid test di Gilimanuk,” terang Arisantha.

Menurutnya, jumlah kedatangan orang yang di-rapid test, rata-rata paling banyak di malam hari mencapai seratus lebih rapid test.

Sedangkan di siang hari, penggunaan rapid test berkisar antara 30 hingga 50 buah.

“Malam hari memang lebih banyak,” ungkapnya.

Untuk itu, dengan tingginya penggunaan rapid test di Pelabuhan Gilimanuk, pihaknya mengaku akan mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah Provinsi untuk penyediaan alat rapid test.



NEGARA– Meski sudah dilakukan pembatasan lalu lintas bagi orang yang masuk Bali. Namun jumlah kedatangan orang melalui Pelabuhan Gilimanuk terutama dari zona merah masih tercatat tinggi.

Tingginya jumlah orang yang melintas di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, ini terlihat dari jumlah rapid test yang dilakukan terhadap setiap orang yang datang dari zona merah dengan suhu tubuh diatas 38 derajat.

Seperti disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha

Dijelaskan, sejak pelaksanaan rapid test pada awal April hingga hari ini (Rabu (6/5)) tercatat ada sebanyak 7.469 orang yang menjalani rapid test.

Kata Arisantha, rapid test di Pelabuhan Gilimanuk ini dilakukan bagi setiap orang yang masuk criteria dengan tidak terkecuali sopir angkutan barang.

Baca Juga:  Perkuat Daya Tubuh, Suplai Extrajoss ke Pahlawan Pembasmi COVID-19

Meski sempat mengalami penurunan, namun jumlah ini mendadak kembali melonjak tinggi di beberapa hari terakhir

“Rata-rata setiap hari diatas seratus alat rapid test di Gilimanuk,” terang Arisantha.

Menurutnya, jumlah kedatangan orang yang di-rapid test, rata-rata paling banyak di malam hari mencapai seratus lebih rapid test.

Sedangkan di siang hari, penggunaan rapid test berkisar antara 30 hingga 50 buah.

“Malam hari memang lebih banyak,” ungkapnya.

Untuk itu, dengan tingginya penggunaan rapid test di Pelabuhan Gilimanuk, pihaknya mengaku akan mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah Provinsi untuk penyediaan alat rapid test.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/