alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Hilang saat Berburu Ikan, Warga Banjar Ditemukan Tewas di Laut Kubu

AMLAPURA – Putu Willem Siertsema, 24, asal Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Singaraja yang menghilang saat berburu ikan atau yang lebih dikenal dengan istilah spearfishing,

di perairan wilayah Dusun Nusu, Dusun Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem Senin (4/6) lalu, akhirnya berhasil ditemukan Selasa (5/6) sekitar pukul 09.00.

Namun saat ditemukan, Willem sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan pakaian dan peralatan menyelam masih melekat di tubuhnya.

Kapolsek Kubu AKP I Made Suadnyana menuturkan, Tim SAR gabungan yang pada saat itu melakukan pencarian menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 38 meter dari permukaan laut.

Korban ditemukan dengan posisi tengadah dan masih menggunakan kelengkapan menyelam seperti baju selam panjang warna hitam, snorkel, masker, pin dan sabuk pemberat persis seperti pada saat korban terakhir menyelam.

Baca Juga:  Dua Banjar di Nusa Penida Kampanyekan Jangan Takut Makan Daging Babi

“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi menyelam. Hanya kedalamannya saja yang bergeser,” ujar AKP Suadnyana.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke pantai dan langsung dibawa ke Puskesmas Kubu I untuk dilakukan visum luar.

Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dan, berdasar keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Ada dugaan penyakit epilepsi korban kambuh saat melakukan aktivitas spearfishing dan akhirnya tenggelam.

“Setelah selesai dilakukan visum, atas permintaan pihak keluarga jenazah langsung dikirim ke rumah duka untuk diproses lebih lanjut dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi,” tandasnya.

Untuk diketahui, korban bersama enam rekannya melakukan spearfishing, di perairan wilayah Dusun Nusu, Dusun Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem Senin (4/6) sekitar pukul 07.30.

Baca Juga:  Tabanan Digelontor 1.300 Dosis Vaksin, Sasar Penyintas dan Nakes

Korban terakhir terlihat sekira 50 meter dari pantai dengan kedalaman kurang lebih 20 meter pada pukul 08.30.

Sekitar pukul 09.10, speargun korban di temukan oleh rekan korban bernama Putu Ngurah Arika Wiguna.

Namun korban sudah tidak ada sehingga rekan korban mengira korban sudah kembali ke darat.

“Sesampai di darat, rekan korban mengetahui korban telah hilang sehingga rekan korban sempat melakukan pencarian

 di perairan namun tidak ditemukan dan peristiwa tersebut di laporkan ke Pos Pol Air Kubu,” tandasnya. 



AMLAPURA – Putu Willem Siertsema, 24, asal Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Singaraja yang menghilang saat berburu ikan atau yang lebih dikenal dengan istilah spearfishing,

di perairan wilayah Dusun Nusu, Dusun Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem Senin (4/6) lalu, akhirnya berhasil ditemukan Selasa (5/6) sekitar pukul 09.00.

Namun saat ditemukan, Willem sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan pakaian dan peralatan menyelam masih melekat di tubuhnya.

Kapolsek Kubu AKP I Made Suadnyana menuturkan, Tim SAR gabungan yang pada saat itu melakukan pencarian menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 38 meter dari permukaan laut.

Korban ditemukan dengan posisi tengadah dan masih menggunakan kelengkapan menyelam seperti baju selam panjang warna hitam, snorkel, masker, pin dan sabuk pemberat persis seperti pada saat korban terakhir menyelam.

Baca Juga:  Stop Kasus Korupsi Dana BKK, Begini Dalih Kejati Bali

“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi menyelam. Hanya kedalamannya saja yang bergeser,” ujar AKP Suadnyana.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke pantai dan langsung dibawa ke Puskesmas Kubu I untuk dilakukan visum luar.

Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dan, berdasar keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Ada dugaan penyakit epilepsi korban kambuh saat melakukan aktivitas spearfishing dan akhirnya tenggelam.

“Setelah selesai dilakukan visum, atas permintaan pihak keluarga jenazah langsung dikirim ke rumah duka untuk diproses lebih lanjut dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi,” tandasnya.

Untuk diketahui, korban bersama enam rekannya melakukan spearfishing, di perairan wilayah Dusun Nusu, Dusun Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem Senin (4/6) sekitar pukul 07.30.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Eks Galian C Klungkung Ramai Pemancing Berburu Ikan

Korban terakhir terlihat sekira 50 meter dari pantai dengan kedalaman kurang lebih 20 meter pada pukul 08.30.

Sekitar pukul 09.10, speargun korban di temukan oleh rekan korban bernama Putu Ngurah Arika Wiguna.

Namun korban sudah tidak ada sehingga rekan korban mengira korban sudah kembali ke darat.

“Sesampai di darat, rekan korban mengetahui korban telah hilang sehingga rekan korban sempat melakukan pencarian

 di perairan namun tidak ditemukan dan peristiwa tersebut di laporkan ke Pos Pol Air Kubu,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/