alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Dihempas Cuaca Buruk, Truk Tumbang di KMP Sumber Berkat II

GILIMANUK – Angin kencang yang terjadi di perairan selat Bali kemarin memicu petaka. Akibat kapal yang ditumpangi oleng dihempas angin kencang, sebuah truk tumbang diatas kapal.

Awalnya, KMP Sumber Berkat ll yang berlayar dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi selain mengangkut penumpang juga memuat beberapa kemdaraan.

Saat kapal yang di nahkodai Grandis. A itu mendekati pelabuhan Gilimanuk, mendadak oleng karena dihempas angin dengan kecepatan sekitar 35 knot.

Selain dihempas angin kapal milik PT Pelayaran Belambangan Sejahtera itu juga terseret arus ke utara.

Karena kapal oleng cukup keras, perwira kapal berusaha membawa kapal ke tepi untuk mengurangi oleng. Setelah mendekati tepi, agar tidak kandas, kapal dibelokan ke arah Gilimanuk.

Baca Juga:  Cuaca Buruk, Penyeberangan Ketapang Menuju Gilimanuk Bali Ditutup

Namun, saat kapal dibelokkan di area dermaga Movile Bridge (MB) 2 sekitar pukul 16.00, olengnya tambah keras hingga mengakibatkan truk DK 8418 BW yang penuh muatan kayu reng tumbang.

Truk tersebut menimpa bagian depan mobil Suzuki AVP dan truk lain di belakangnya. Akibatnya bamper AVP lepas dan truk disebelalahnya mengalami kerusakan.

Beruntung saat truk tumbang dan terguling, tidak menimpa orang. Setelah kejadian itu KMP Sumber Berkat II kemudian berhasil sandar di pelabuhan Gilimanuk untuk bongkar muatan.

Usai  menjalani pemeriksaan oleh pihak syahbandar Gilimanuk, KMP. Sumber Berkat II langsung berangkat menuju Pelabuhan Ketapang untuk mengevakuasi truk yang terguling.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali-NTB Satuan Pelayanan (Satpel) Gilimanuk, I Nyoman Sastrawan, ketika dikonfirmasi mengatakan, tumbangnya truk yang dimuat KMP Sumber Berkat ll karena cuaca buruk.

Baca Juga:  Kabar Baik, Pelabuhan Gilimanuk Mulai Operasikan GeNose C19

“Cuaca memang ekstrim di mana angin kencang yang terjadi membuat kapal oleng dan truk itu roboh.

Untuk penanganya sudah dilakukan dan setelah kapal bongkar muatan syahbandar mengarahkan kapal kembali ke Ketapang unruk evakuasi kendaraan yang terguling,” ujarnya. 



GILIMANUK – Angin kencang yang terjadi di perairan selat Bali kemarin memicu petaka. Akibat kapal yang ditumpangi oleng dihempas angin kencang, sebuah truk tumbang diatas kapal.

Awalnya, KMP Sumber Berkat ll yang berlayar dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi selain mengangkut penumpang juga memuat beberapa kemdaraan.

Saat kapal yang di nahkodai Grandis. A itu mendekati pelabuhan Gilimanuk, mendadak oleng karena dihempas angin dengan kecepatan sekitar 35 knot.

Selain dihempas angin kapal milik PT Pelayaran Belambangan Sejahtera itu juga terseret arus ke utara.

Karena kapal oleng cukup keras, perwira kapal berusaha membawa kapal ke tepi untuk mengurangi oleng. Setelah mendekati tepi, agar tidak kandas, kapal dibelokan ke arah Gilimanuk.

Baca Juga:  Material Erupsi Kian Pekat, Warga dan Pengungsi Butuh Masker

Namun, saat kapal dibelokkan di area dermaga Movile Bridge (MB) 2 sekitar pukul 16.00, olengnya tambah keras hingga mengakibatkan truk DK 8418 BW yang penuh muatan kayu reng tumbang.

Truk tersebut menimpa bagian depan mobil Suzuki AVP dan truk lain di belakangnya. Akibatnya bamper AVP lepas dan truk disebelalahnya mengalami kerusakan.

Beruntung saat truk tumbang dan terguling, tidak menimpa orang. Setelah kejadian itu KMP Sumber Berkat II kemudian berhasil sandar di pelabuhan Gilimanuk untuk bongkar muatan.

Usai  menjalani pemeriksaan oleh pihak syahbandar Gilimanuk, KMP. Sumber Berkat II langsung berangkat menuju Pelabuhan Ketapang untuk mengevakuasi truk yang terguling.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali-NTB Satuan Pelayanan (Satpel) Gilimanuk, I Nyoman Sastrawan, ketika dikonfirmasi mengatakan, tumbangnya truk yang dimuat KMP Sumber Berkat ll karena cuaca buruk.

Baca Juga:  Usai Klinik Bodong, Persaingan Harga Rapid di Gilimanuk Bikin Ribut

“Cuaca memang ekstrim di mana angin kencang yang terjadi membuat kapal oleng dan truk itu roboh.

Untuk penanganya sudah dilakukan dan setelah kapal bongkar muatan syahbandar mengarahkan kapal kembali ke Ketapang unruk evakuasi kendaraan yang terguling,” ujarnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/