alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Kasus Positif Naik, Sekda Bali: Tak Perlu Kajian Covid-19

DENPASAR – Kajian terkait penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ternyata tak terlalu penting bagi Pemprov Bali. Padahal, kasus positif Covid-19 di Bali terus mengalami peningkatan.

“Semua kajian ada, tapi nggak ada yang akurat. Kami ada kajian epidemiologi, tetapi tidak dalam kepastian,” ujar Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Hal ini dikarenakan adanya perubahan kasus Covid-19 secara terus menerus. Untuk itu, jika terkait kapan akan berakhir virus ini, masih belum jelas.

“Ingat nggak, dulu ada yang prediksi Juni berakhir, tetapi sekarang masih ada kan? Jadi jangan ada kajian, yang ada adalah pencarian terus menerus,” bebernya.

Untuk itu, program yang terpenting baginya adalah melakukan pencarian orang yang terjangkit sebanyak-banyaknya.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Usulkan Realokasi Dana Desa Adat di Seluruh Bali

“Kita sekarang ini seperti menggunakan jaring ikan, kalau jaringnya besar, ya besar ikan yang kita dapat,” sebutnya 

“Kalau nggak kita gunakan bubu aja. Seberapa ikan masuk, segitu dapatnya. bubu itu rumah sakit. Tunggu aja di rumah sakit. Periksa, positif catat, pilih yang mana?” pungkasnya. 



DENPASAR – Kajian terkait penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ternyata tak terlalu penting bagi Pemprov Bali. Padahal, kasus positif Covid-19 di Bali terus mengalami peningkatan.

“Semua kajian ada, tapi nggak ada yang akurat. Kami ada kajian epidemiologi, tetapi tidak dalam kepastian,” ujar Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Hal ini dikarenakan adanya perubahan kasus Covid-19 secara terus menerus. Untuk itu, jika terkait kapan akan berakhir virus ini, masih belum jelas.

“Ingat nggak, dulu ada yang prediksi Juni berakhir, tetapi sekarang masih ada kan? Jadi jangan ada kajian, yang ada adalah pencarian terus menerus,” bebernya.

Untuk itu, program yang terpenting baginya adalah melakukan pencarian orang yang terjangkit sebanyak-banyaknya.

Baca Juga:  Teliti Penyebab Kematian, Kuburan Lumba-lumba Digali Lagi

“Kita sekarang ini seperti menggunakan jaring ikan, kalau jaringnya besar, ya besar ikan yang kita dapat,” sebutnya 

“Kalau nggak kita gunakan bubu aja. Seberapa ikan masuk, segitu dapatnya. bubu itu rumah sakit. Tunggu aja di rumah sakit. Periksa, positif catat, pilih yang mana?” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/