alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Terpapar Covid-19, Begini Kondisi Terbaru Direktur RSUD Sanjiwani

GIANYAR – Tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Sanjiwani yang terpapar Covid merembet kemana-mana. 

Setelah 8 tenaga medis, kali ini Direktur RSUD Sanjiwani, dr. Ida Komang Upeksa, dinyatakan positif Covid-19. 

Upeksa merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) telah diisolasi. Kini kondisinya berangsur-angsur membaik.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, membenarkan Upeksa terpapar Covid-19. 

“Kami tidak tahu beliau kena (Covid, red) di mana. Tapi memang betul beliau positif,” tegasnya kemarin.

Data positif covid terhadap Upeksa diterima Senin sore (2/8) lalu. Namun karena berstatus OTG, Upeksa tak langsung diisolasi di rumah sakit. 

Atas permintaan Upeksa sendiri, yang bersangkutan meminta dikarantina secara mandiri di rumahnya. 

“Kemarin kami sempat karantina. Tapi karena merasa memang perlu diisolasi, karena di rumah kesulitan melayani kebutuhannya, dan siapa disuruh melayani,” jelasnya. 

Akhirnya, Upeksa dirujuk ke RS Bali Mandara di Denpasar. Selanjutnya, mengenai peran dan tugas Direktur rumah sakit, untuk sementara ditangani oleh Wakil Direktur (Wadir). 

“Ada Wadir. Dan sementara tidak perlu dilimpahkan (tugasnya, red), dan tidak terlalu urgen,” jelasnya. 

Pihaknya yakin, Upeksa akan segera sembuh dari Covid. “Beliau juga dalam status orang tanpa gejala. Saya optimistis beliau secepatnya sembuh,” ungkapnya.

Meski telah ada nakes dan Direktur terpapar Covid, pihak GTPP tidak berencana menutup layanan RS Sanjiwani. 

Upaya yang dilakukan sementara ini melakukan swab terhadap orang yang kontak erat dengan Upeksa. 

“Dengan positifnya dirut ini, tidak ada penutupan ruangan. Tapi kita melakukan test swab pada kontak erat, terutama di kawasan ruang direktur RSUD Sanjiwani,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Upeksa di tempat karantina bisa membawa Handphone. Melalui chat via WhatsApp, Upeksa mengaku kondisinya membaik. 

“Pun becikan (sudah membaik, red),” ujar dr Upeksa. Sebelumnya, adanya delapan nakes di RSUD Sanjiwani yang terpapar Covid membuat Poli Rawat Jalan ditutup selama tiga hari. 

Saat ini, Poli tersebut sudah dibuka kembali dan layanan mulai normal. Berdasar data Covid terbaru di Gianyar, total pasien positif mencapai 316 dengan total jumlah sembuh mencapai 259 orang. 

Kemudian jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 43, Orang Tanpa Gejala sebanyak 383 dan jumlah meninggal sebanyak 7. 



GIANYAR – Tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Sanjiwani yang terpapar Covid merembet kemana-mana. 

Setelah 8 tenaga medis, kali ini Direktur RSUD Sanjiwani, dr. Ida Komang Upeksa, dinyatakan positif Covid-19. 

Upeksa merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) telah diisolasi. Kini kondisinya berangsur-angsur membaik.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, membenarkan Upeksa terpapar Covid-19. 

“Kami tidak tahu beliau kena (Covid, red) di mana. Tapi memang betul beliau positif,” tegasnya kemarin.

Data positif covid terhadap Upeksa diterima Senin sore (2/8) lalu. Namun karena berstatus OTG, Upeksa tak langsung diisolasi di rumah sakit. 

Atas permintaan Upeksa sendiri, yang bersangkutan meminta dikarantina secara mandiri di rumahnya. 

“Kemarin kami sempat karantina. Tapi karena merasa memang perlu diisolasi, karena di rumah kesulitan melayani kebutuhannya, dan siapa disuruh melayani,” jelasnya. 

Akhirnya, Upeksa dirujuk ke RS Bali Mandara di Denpasar. Selanjutnya, mengenai peran dan tugas Direktur rumah sakit, untuk sementara ditangani oleh Wakil Direktur (Wadir). 

“Ada Wadir. Dan sementara tidak perlu dilimpahkan (tugasnya, red), dan tidak terlalu urgen,” jelasnya. 

Pihaknya yakin, Upeksa akan segera sembuh dari Covid. “Beliau juga dalam status orang tanpa gejala. Saya optimistis beliau secepatnya sembuh,” ungkapnya.

Meski telah ada nakes dan Direktur terpapar Covid, pihak GTPP tidak berencana menutup layanan RS Sanjiwani. 

Upaya yang dilakukan sementara ini melakukan swab terhadap orang yang kontak erat dengan Upeksa. 

“Dengan positifnya dirut ini, tidak ada penutupan ruangan. Tapi kita melakukan test swab pada kontak erat, terutama di kawasan ruang direktur RSUD Sanjiwani,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Upeksa di tempat karantina bisa membawa Handphone. Melalui chat via WhatsApp, Upeksa mengaku kondisinya membaik. 

“Pun becikan (sudah membaik, red),” ujar dr Upeksa. Sebelumnya, adanya delapan nakes di RSUD Sanjiwani yang terpapar Covid membuat Poli Rawat Jalan ditutup selama tiga hari. 

Saat ini, Poli tersebut sudah dibuka kembali dan layanan mulai normal. Berdasar data Covid terbaru di Gianyar, total pasien positif mencapai 316 dengan total jumlah sembuh mencapai 259 orang. 

Kemudian jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 43, Orang Tanpa Gejala sebanyak 383 dan jumlah meninggal sebanyak 7. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/