alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

AWAS! Puncak Hujan Lebat, Aliran Lahar Terjang Desa Muncan

AMLAPURA – Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Agung, Karangasem, Selasa (5/12) sore, menyebabkan banjir lahar yang mengalir cukup deras ke sejumlah sungai di Karangasem dan Klungkung.

Saking derasnya, sejumlah pohon yang berdiri kokoh di sekitar sungai pun akhirnya bertumbangan.

Seperti yang terlihat di aliran Sungai Yeh Sah di Desa Muncan, Selat, Karangasem, dan Sungai Unda, Klungkung.

Berdasar hasil pantauan, meski berbahaya, banyak warga yang berkumpul untuk menyaksikan dan mengabadikan aliran lahar yang deras tersebut dengan menggunakan handphone mereka.

Salah seorang petugas dari Dinas PU Provinsi Bali I Komang Sukra mengungkapkan, aliran lahar hujan yang terjadi di Sungai Yeh Sah ini merupakan yang terbesar dari sebelum-sebelumnya.

Baca Juga:  Aktivitas Menurun, PVMBG: Tak Ada yang Bisa Prediksi Kapan Meletus

Saking derasnya aliran lahar hujan tersebut, tanggul yang telah dipasang di sungai itu akhirnya terbawa arus.

Karena itu, pihaknya berencana kembali memasang tanggul untuk menyelamatkan penyangga tiang jembatan.

Tujuannya agar nanti ketika kembali terjadi terjangan aliran lahar hujan yang lebih besar tidak sampai menghantam tiang penyangga.

“Sampai saat ini jembatan masih aman. Tapi kami akan kembali memasang batu bronjong untuk mengamankan tiang penyangga jembatan,” tandasnya.



AMLAPURA – Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Agung, Karangasem, Selasa (5/12) sore, menyebabkan banjir lahar yang mengalir cukup deras ke sejumlah sungai di Karangasem dan Klungkung.

Saking derasnya, sejumlah pohon yang berdiri kokoh di sekitar sungai pun akhirnya bertumbangan.

Seperti yang terlihat di aliran Sungai Yeh Sah di Desa Muncan, Selat, Karangasem, dan Sungai Unda, Klungkung.

Berdasar hasil pantauan, meski berbahaya, banyak warga yang berkumpul untuk menyaksikan dan mengabadikan aliran lahar yang deras tersebut dengan menggunakan handphone mereka.

Salah seorang petugas dari Dinas PU Provinsi Bali I Komang Sukra mengungkapkan, aliran lahar hujan yang terjadi di Sungai Yeh Sah ini merupakan yang terbesar dari sebelum-sebelumnya.

Baca Juga:  Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Berencana Kurangi Durasi Karantina

Saking derasnya aliran lahar hujan tersebut, tanggul yang telah dipasang di sungai itu akhirnya terbawa arus.

Karena itu, pihaknya berencana kembali memasang tanggul untuk menyelamatkan penyangga tiang jembatan.

Tujuannya agar nanti ketika kembali terjadi terjangan aliran lahar hujan yang lebih besar tidak sampai menghantam tiang penyangga.

“Sampai saat ini jembatan masih aman. Tapi kami akan kembali memasang batu bronjong untuk mengamankan tiang penyangga jembatan,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/