alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Lapuk dan di Makan Usia, Pohon di Klungkung Bertumbangan

SEMARAPURA – Tidak ada hujan, tidak ada angin, sejumlah pohon perindang berukuran besar di Bumi Serombotan, Klungkung bertumbangan sejak beberapa hari terakhir.

Pohon-pohon tersebut tumbang hingga menutup akses jalan karena rapuh di makan usia. Seperti yang terjadi Sabtu (6/7), sebuah pohon tanjung tumbang hingga menutup akses jalan di Jalan Raya Gunaksa, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan.

Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kalak BPBD Klungkung Putu Widiada mengungkapkan, cuaca kemarin cukup cerah dan tidak ada angin kencang.

Meski begitu sebuah pohon tanjung berukuran cukup besar dilaporkan tumbang hingga menutup jalan di Jalan Raya Gunaksa, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan.

“Syukurnya tidak ada yang melintas saat peristiwa itu terjadi sehingga tidak ada korban luka maupun jiwa. Penanganan satu jam dengan mengerahkan 25 orang TRC BPBD Klungkung,” katanya.

Baca Juga:  Pohon Dua Abad Tumbang Timpa Pura, Pembersihan Tunggu Petunjuk Niskala

Dijelaskannya, pohon tersebut tumbang lantaran kondisinya yang sudah rapuh. Pohon tua tumbang dan menutup badan jalan juga terjadi Kamis (4/7) dan Jumat (5/7).

Pada Kamis (4/7), pohon jenis angsana yang telah rapuh tumbang dan menutup seluruh badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas di Jalan Flamboyan, Semarapura Kauh, Klungkung.

Kemudian pada Jumat (5/7), pohon jenis santen giliran tumbang lantaran kondisi yang juga rapuh di Jalan Raya Besakih, Pedanan, Deda Selat hingga menutup seluruh akses jalan.

Melihat hal tersebut, pihaknya mengimbau agar masyarakat turut serta memperhatikan pohon-pohon perindang, baik yang di sekitar jalan raya maupun permukiman.

Jika ada yang terlihat sudah tua dan lapuk, agar segera di laporkan ke BPBD Klungkung. “Agar bisa kami lakukan mitigasi sehingga tidak tumbang dan menyebabkan adanya korban jiwa maupun materi.

Baca Juga:  Menarik, Dua Kali Menolak Jadi Pemangku, Cobaan Datang Bertubi-tubi

Kami setiap hari melakukan mitigasi, namun dengan jumlah personel yang terbatas tidak semua bisa terjangkau sehingga kami membutuhkan peran serta masyarakat,” tandasnya.



SEMARAPURA – Tidak ada hujan, tidak ada angin, sejumlah pohon perindang berukuran besar di Bumi Serombotan, Klungkung bertumbangan sejak beberapa hari terakhir.

Pohon-pohon tersebut tumbang hingga menutup akses jalan karena rapuh di makan usia. Seperti yang terjadi Sabtu (6/7), sebuah pohon tanjung tumbang hingga menutup akses jalan di Jalan Raya Gunaksa, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan.

Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kalak BPBD Klungkung Putu Widiada mengungkapkan, cuaca kemarin cukup cerah dan tidak ada angin kencang.

Meski begitu sebuah pohon tanjung berukuran cukup besar dilaporkan tumbang hingga menutup jalan di Jalan Raya Gunaksa, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan.

“Syukurnya tidak ada yang melintas saat peristiwa itu terjadi sehingga tidak ada korban luka maupun jiwa. Penanganan satu jam dengan mengerahkan 25 orang TRC BPBD Klungkung,” katanya.

Baca Juga:  Menarik, Dua Kali Menolak Jadi Pemangku, Cobaan Datang Bertubi-tubi

Dijelaskannya, pohon tersebut tumbang lantaran kondisinya yang sudah rapuh. Pohon tua tumbang dan menutup badan jalan juga terjadi Kamis (4/7) dan Jumat (5/7).

Pada Kamis (4/7), pohon jenis angsana yang telah rapuh tumbang dan menutup seluruh badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas di Jalan Flamboyan, Semarapura Kauh, Klungkung.

Kemudian pada Jumat (5/7), pohon jenis santen giliran tumbang lantaran kondisi yang juga rapuh di Jalan Raya Besakih, Pedanan, Deda Selat hingga menutup seluruh akses jalan.

Melihat hal tersebut, pihaknya mengimbau agar masyarakat turut serta memperhatikan pohon-pohon perindang, baik yang di sekitar jalan raya maupun permukiman.

Jika ada yang terlihat sudah tua dan lapuk, agar segera di laporkan ke BPBD Klungkung. “Agar bisa kami lakukan mitigasi sehingga tidak tumbang dan menyebabkan adanya korban jiwa maupun materi.

Baca Juga:  Alamak‚ĶKetagihan Dugem ke Kaf√©, Remaja Tanggung Curi Handpone

Kami setiap hari melakukan mitigasi, namun dengan jumlah personel yang terbatas tidak semua bisa terjangkau sehingga kami membutuhkan peran serta masyarakat,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/