alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

BPJS Kesehatan Singaraja Pantau Kepatuhan FKTP Buleleng

SINGARAJA, radarbali.id- Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pelayanan FKTP yang baik adalah mematuhi kepatuhan sesuai dengan kontrak kerja sama dan prosedur yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Endang Triana Simanjutak dalam acara Pemantauan dan Evaluasi Faslilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang berlangsung di Kabupaten Buleleng, Selasa (28/6).

Acara yang dihadiri oleh FKTP se-Kabupaten Buleleng ini juga membahas indikator kepatuhan FKTP terhadap kontrak di antaranya peningkatan mutu layanan dan peningkatan pemanfaatan digitalisasi layanan serta hasil penilaian indikator kepatuhan berdasarkan luaran aplikasi.

Endang pun menyampaikan bahwa tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah sebagai alat untuk mengevaluasi dan mengetahui tingkat kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap kontrak/perjanjian kerja sama yang telah dilaksanakan.

Baca Juga:  Putu Oka: JKN - KIS Bebaskan Biaya Mahal Pengobatan Jantung Putra Saya

“Peningkatan mutu fasilitas pelayanan kesehatan harus senantiasa tetap memberikan layanan yang berkualitas kepada para peserta JKN. Untuk itu kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap perjanjian kerja sama digunakan sebagai penilaian fasilitas kesehatan yang berkualitas. Sebagai pre-asessmen yang menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan kelanjutan kerja sama fasilitas kesehatan tahun berikutnya,” ucap Endang.

Selain menegaskan kepada FKTP untuk selalu patuh terhadap kontrak kerja sama, Endang pun mendorong FKTP agar senantiasa mengoptimalkan pemanfaatan antrean online yang telah disediakan di FKTP dengan target minimal 25% peserta yang berkunjungan ke FKTP menggunakan antrean online.

Sementara itu perwakilan FKTP Kabupaten Buleleng, Kepala Puskesmas Banjar I, dr. Ni Ketut Wenny Christiyanti mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini akan menjadi ajang penggerak bagi FKTP untuk melakukan optimalisasi kepatuhan FKTP.

Baca Juga:  Asam Urat Ayu Jadi Terkendali Berkat JKN

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, agar FKTP semakin dapat mengoptimalkan pelayanan kontak terhadap peserta, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami akan senantiasa mematuhi kontrak kerja sama yang telah disepakati antara BPJS Kesehatan. Kami juga akan selalu mematuhi prosedur yang telah ditetapkan agar bisa mewujudkan pelayanan optimal bagi peserta JKN yang memeperoleh pelayanan kesehatan di FKTP,” ujar Wenny. (rba/ken)



SINGARAJA, radarbali.id- Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pelayanan FKTP yang baik adalah mematuhi kepatuhan sesuai dengan kontrak kerja sama dan prosedur yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Endang Triana Simanjutak dalam acara Pemantauan dan Evaluasi Faslilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang berlangsung di Kabupaten Buleleng, Selasa (28/6).

Acara yang dihadiri oleh FKTP se-Kabupaten Buleleng ini juga membahas indikator kepatuhan FKTP terhadap kontrak di antaranya peningkatan mutu layanan dan peningkatan pemanfaatan digitalisasi layanan serta hasil penilaian indikator kepatuhan berdasarkan luaran aplikasi.

Endang pun menyampaikan bahwa tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah sebagai alat untuk mengevaluasi dan mengetahui tingkat kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap kontrak/perjanjian kerja sama yang telah dilaksanakan.

Baca Juga:  Disnaker Deadline Hak Pekerja 2019 Tuntas, Wiratmi: Atau Kami…

“Peningkatan mutu fasilitas pelayanan kesehatan harus senantiasa tetap memberikan layanan yang berkualitas kepada para peserta JKN. Untuk itu kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap perjanjian kerja sama digunakan sebagai penilaian fasilitas kesehatan yang berkualitas. Sebagai pre-asessmen yang menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan kelanjutan kerja sama fasilitas kesehatan tahun berikutnya,” ucap Endang.

Selain menegaskan kepada FKTP untuk selalu patuh terhadap kontrak kerja sama, Endang pun mendorong FKTP agar senantiasa mengoptimalkan pemanfaatan antrean online yang telah disediakan di FKTP dengan target minimal 25% peserta yang berkunjungan ke FKTP menggunakan antrean online.

Sementara itu perwakilan FKTP Kabupaten Buleleng, Kepala Puskesmas Banjar I, dr. Ni Ketut Wenny Christiyanti mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini akan menjadi ajang penggerak bagi FKTP untuk melakukan optimalisasi kepatuhan FKTP.

Baca Juga:  Nekat Beroperasi di Kota Singaraja, Sejumlah Pengemis Ditangkap

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, agar FKTP semakin dapat mengoptimalkan pelayanan kontak terhadap peserta, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kami akan senantiasa mematuhi kontrak kerja sama yang telah disepakati antara BPJS Kesehatan. Kami juga akan selalu mematuhi prosedur yang telah ditetapkan agar bisa mewujudkan pelayanan optimal bagi peserta JKN yang memeperoleh pelayanan kesehatan di FKTP,” ujar Wenny. (rba/ken)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/