alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Bantuan Kuota Internet Siswa, Sekolah Diminta Percepat Pembaruan Data

SINGARAJA– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng meminta seluruh sekolah mempercepat proses pembaruan data peserta didik mereka.

Pembaruan data itu mendesak, karena menyangkut hak siswa memperoleh bantuan kuota internet.

Sekretaris Disdikpora Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata mengatakan, saat ini terjadi perubahan data siswa di seluruh tingkatan sekolah.

Sehingga operator sekolah wajib melakukan pembaruan data peserta didik.

“Bulan Juli kemarin kan kita sudah masuk tahun ajaran baru. Jadi ada perubahan data peserta didik. Karena ada peserta didik yang baru, dan ada peserta didik yang sudah mengakhiri masa belajar mereka,” kata Surya saat dihubungi Jumat (6/8) siang.

Menurutnya, Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan (Kemendikbud) hanya memberikan waktu hingga 31 Agustus 2021 mendatang untuk memperbarui data.

Baca Juga:  Cerita Keluarga Sekdes Belega Gianyar yang Ditemukan Gantung Diri

Sehingga operator sekolah harus benar-benar memanfaatkan waktu tersebut.

“Dapodik (Data Pokok Pendidikan, Red) harus segera diperbarui. Waktu sebulan ini harus benar-benar dimanfaatkan. Karena ini menyangkut hak siswa mendapat kuota internet untuk pembelajaran daring,” imbuhnya.

Lebih lanjut Surya mengatakan, sekolah juga harus proaktif melakukan verifikasi dan validasi terhadap nomor ponsel yang didaftarkan orang tua siswa.

Sebab nomor yang tidak aktif, dipastikan tidak mendapat jatah kuota dari pemerintah.

“Hasil evaluasi kami, selama ini yang jadi kendala dalam proses distribusi kuota memang masalah nomor HP. Jadi ada yang sudah tidak aktif, masih didaftarkan. Kami harap ini bisa dicek, supaya semua mendapatkan haknya,” tegas Surya.

Baca Juga:  VIRAL! Video Duel Pelajar SMA di Jalanan Diduga Karena Masalah Cewek

Untuk diketahui, pemerintah akan mendistribusikan bantuan kuota pada seluru peserta didik. Untuk kategori Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), akan mendapat bantuan 7 gigabyte per bulan. Khusus siswa SD dan SMP mendapat bantuan 10 Gigabyte (GB) per bulan.

Sedangkan siswa SMA dan SMK mendapat bantuan 12 GB per bulan.

- Advertisement -

- Advertisement -

SINGARAJA– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng meminta seluruh sekolah mempercepat proses pembaruan data peserta didik mereka.

Pembaruan data itu mendesak, karena menyangkut hak siswa memperoleh bantuan kuota internet.

Sekretaris Disdikpora Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata mengatakan, saat ini terjadi perubahan data siswa di seluruh tingkatan sekolah.


Sehingga operator sekolah wajib melakukan pembaruan data peserta didik.

“Bulan Juli kemarin kan kita sudah masuk tahun ajaran baru. Jadi ada perubahan data peserta didik. Karena ada peserta didik yang baru, dan ada peserta didik yang sudah mengakhiri masa belajar mereka,” kata Surya saat dihubungi Jumat (6/8) siang.

Menurutnya, Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan (Kemendikbud) hanya memberikan waktu hingga 31 Agustus 2021 mendatang untuk memperbarui data.

Baca Juga:  Rehab Kolam Renang Nirmala, Bangun Tribun Penuhi Standar Nasional

Sehingga operator sekolah harus benar-benar memanfaatkan waktu tersebut.

“Dapodik (Data Pokok Pendidikan, Red) harus segera diperbarui. Waktu sebulan ini harus benar-benar dimanfaatkan. Karena ini menyangkut hak siswa mendapat kuota internet untuk pembelajaran daring,” imbuhnya.

Lebih lanjut Surya mengatakan, sekolah juga harus proaktif melakukan verifikasi dan validasi terhadap nomor ponsel yang didaftarkan orang tua siswa.

Sebab nomor yang tidak aktif, dipastikan tidak mendapat jatah kuota dari pemerintah.

“Hasil evaluasi kami, selama ini yang jadi kendala dalam proses distribusi kuota memang masalah nomor HP. Jadi ada yang sudah tidak aktif, masih didaftarkan. Kami harap ini bisa dicek, supaya semua mendapatkan haknya,” tegas Surya.

Baca Juga:  Cerita Keluarga Sekdes Belega Gianyar yang Ditemukan Gantung Diri

Untuk diketahui, pemerintah akan mendistribusikan bantuan kuota pada seluru peserta didik. Untuk kategori Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), akan mendapat bantuan 7 gigabyte per bulan. Khusus siswa SD dan SMP mendapat bantuan 10 Gigabyte (GB) per bulan.

Sedangkan siswa SMA dan SMK mendapat bantuan 12 GB per bulan.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/