alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Khawatir Terjangan Lahar Hujan, Warga Bantaran Tukad Unda Mengungsi

SEMARAPURA – Akibat arus air Sungai Unda yang mengalir cukup deras, sebanyak 51 jiwa warga Kelurahan Semarapura Kangin yang tinggal di bantaran Sungai Undan akhirnya mengungsi ke rumah kerabat terdekat mereka.

Hal ini untuk mengantisipasi hal terburuk sebab ada sebanyak empat rumah yang berada di bantaran Sungai Unda sudah terendam akibat arus sungai yang deras.

“Untuk warga yang tinggal di bantaran Sungai Unda saya minta untuk bergeser terlebih dahulu karena kondisinya tidak memungkinkan.

Ada empat rumahnya sudah terendam air tetapi yang tinggal di bantaran Sungai Unda itu sebanyak 11 KK dengan jumlah 51 jiwa sudah saya arahkan untuk pindah dulu,” kata Lurah Semarapura Kangin, Wayan Sudarma kemarin.

Baca Juga:  Kertha Gosa Mulai Terdampak, Festival Nusa Penida Jalan Terus

Menurutnya langkah itu diambil untuk mengantisipasi hal terburuk. Sebab menurutnya tanggul yang dibuat oleh pihak Kementerian PUPR dari material endapan sudah semakin menipis akibat digerus arus sungai.

“Kalau sampai tanggulnya jebol, saya tidak tahu ini nanti seperti apa. Warga dari tadi juga meminta agar tanggul diatasi dulu,” ujarnya.



SEMARAPURA – Akibat arus air Sungai Unda yang mengalir cukup deras, sebanyak 51 jiwa warga Kelurahan Semarapura Kangin yang tinggal di bantaran Sungai Undan akhirnya mengungsi ke rumah kerabat terdekat mereka.

Hal ini untuk mengantisipasi hal terburuk sebab ada sebanyak empat rumah yang berada di bantaran Sungai Unda sudah terendam akibat arus sungai yang deras.

“Untuk warga yang tinggal di bantaran Sungai Unda saya minta untuk bergeser terlebih dahulu karena kondisinya tidak memungkinkan.

Ada empat rumahnya sudah terendam air tetapi yang tinggal di bantaran Sungai Unda itu sebanyak 11 KK dengan jumlah 51 jiwa sudah saya arahkan untuk pindah dulu,” kata Lurah Semarapura Kangin, Wayan Sudarma kemarin.

Baca Juga:  Breaking News! Karangasem Diguncang Gempa 4,2 SR

Menurutnya langkah itu diambil untuk mengantisipasi hal terburuk. Sebab menurutnya tanggul yang dibuat oleh pihak Kementerian PUPR dari material endapan sudah semakin menipis akibat digerus arus sungai.

“Kalau sampai tanggulnya jebol, saya tidak tahu ini nanti seperti apa. Warga dari tadi juga meminta agar tanggul diatasi dulu,” ujarnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/