alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Cegah Kerumunan, Tim Yustisi Kota Denpasar Bentuk Tim Khusus

DENPASAR– Guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya kerumunan, Tim Yustisi Kota Denpasar membentuk tim khusus.

Tim khusus untuk pengawasan dan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes), itu terbagi menjadi dua kelompok.

 

Tim pertama adalah tim mobiling atau bergerak keliling menyasar sejumlah ruas jalan. Sedangkan tim stationer menyasar tempat yang berpotensi menciptakan kerumunan. Misalnya pasar tradisional, fasilitas umum, kafe, angkringan, dan lainnya.

 

“Tim mobiling menyisir ruas-ruas jalan di Kota Denpasar yang rawan terjadinya keramaian dan kerumunan. Sementara tim stasioner melaksanakan pendisiplinan di Lapangan Puputan Badung,” ujar Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Senin (6/12) kemarin.

 

Dari pendisiplinan yang dilakukan, tim menertibkan empat orang pelanggar. Keempat orang tersebut sudah menggunakan masker, namun tidak tepat penggunaannya.

Baca Juga:  Pandemi Covid, Pertumbuhan Terumbu Karang Nusa Penida Pulih Kembali

 

“Mereka memakai masker, tapi di dagu dan tidak menutupi hidung dengan benar. Mereka kami berikan edukasi dan pembinaan (didata) agar tidak mengulangi lagi kesalahannya,” bebernya.

 

Tim yustisi meminta warga Kota Denpasar dalam pelaksanaaan PPKM Level II bisa tertib prokes dan mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu ingat pesan 5 M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas).

“Apalagi bulan ini merupakan akhir tahun. Harapan kami tidak ada lagi penambahan dan lonjakan kasus penularan virus di Kota Denpasar,” tukasnya.

Sementara itu, laporan data Covid-19 pada 5 Desember Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal.

Kasus positif baru juga tercatat nol. Sedangkan penambahan pasien sembuh Covid-19 bertambah tujuh orang. (maulana sandijaya/didik dwi praptono)  

Baca Juga:  Pengawasan Prokes Tak Kenal Libur, Tim Yustisi Klaim Pelanggaran Turun
- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR– Guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya kerumunan, Tim Yustisi Kota Denpasar membentuk tim khusus.

Tim khusus untuk pengawasan dan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes), itu terbagi menjadi dua kelompok.

 


Tim pertama adalah tim mobiling atau bergerak keliling menyasar sejumlah ruas jalan. Sedangkan tim stationer menyasar tempat yang berpotensi menciptakan kerumunan. Misalnya pasar tradisional, fasilitas umum, kafe, angkringan, dan lainnya.

 

“Tim mobiling menyisir ruas-ruas jalan di Kota Denpasar yang rawan terjadinya keramaian dan kerumunan. Sementara tim stasioner melaksanakan pendisiplinan di Lapangan Puputan Badung,” ujar Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Senin (6/12) kemarin.

 

Dari pendisiplinan yang dilakukan, tim menertibkan empat orang pelanggar. Keempat orang tersebut sudah menggunakan masker, namun tidak tepat penggunaannya.

Baca Juga:  Ehmm.., Razia Diduga Bocor, Petugas Cuma Dapati Cewek-Cewek Seksi

 

“Mereka memakai masker, tapi di dagu dan tidak menutupi hidung dengan benar. Mereka kami berikan edukasi dan pembinaan (didata) agar tidak mengulangi lagi kesalahannya,” bebernya.

 

Tim yustisi meminta warga Kota Denpasar dalam pelaksanaaan PPKM Level II bisa tertib prokes dan mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu ingat pesan 5 M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas).

“Apalagi bulan ini merupakan akhir tahun. Harapan kami tidak ada lagi penambahan dan lonjakan kasus penularan virus di Kota Denpasar,” tukasnya.

Sementara itu, laporan data Covid-19 pada 5 Desember Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal.

Kasus positif baru juga tercatat nol. Sedangkan penambahan pasien sembuh Covid-19 bertambah tujuh orang. (maulana sandijaya/didik dwi praptono)  

Baca Juga:  Pengawasan Prokes Tak Kenal Libur, Tim Yustisi Klaim Pelanggaran Turun

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/