alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Andalkan Pengunjung Lokal, Objek Wisata di Gianyar Mulai Menggeliat

GIANYAR – Mengawali tahun 2022, objek wisata di Kabupaten Gianyar mulai menggeliat.

 

Mengandalkan tamu lokal, objek wisata di Gumi Seni Gianyar mulai kedatangan tamu dengan berbagai kegiatan.

 

Salah satunya seperti diakui Owner Eco Park Pade Wareg Swargaloka, Agus Leo Wibawa.

 

Pemilik usaha kuliner di kawasan Jalan Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar ini mengaku jika kunjungan wisatawan mulai bergairah.

“Sekarang mulai ada gairah. Kalau dulu (2020-2021, red) tidak memungkinkan. Karena banyak aturan PPKM (pembatasan kegiatan, red),” ujar Agus Leo, Sabtu (8/1).

 

Kali ini, pengusaha diberikan kelonggaran. Sehingga bisa membuka usahanya dan bereksplorasi.

 

“Saat Natal dan Tahun Baru (Nataru, red) kami penuh. Terutama kuliner. Waktu Nataru, kami sampai membatasi tamu supaya tidak berkerumun di dalam,” ungkapnya.

Baca Juga:  Apes, Ditinggal Melayat, Biarkan Kompor Menyala, Rumah Terbakar

 

Selanjutnya, dengan mulai membaiknya kondisi ekonomi, sejak awal 2022 ini tempat usahanya juga memberikan ruang bagi kelompok atau grup yang ingin menggelar acara.

 

“Dalam beberapa waktu ke depan, ada yang sudah booking untuk out bond, acara perpisahan, meeting,” ujarnya.

 

Berdasarkan jadwal acaranya, Januari ini, akan ada enam grup yang menggelar acara di tempat usahanya yang menawarkan kuliner dan alam itu. 

 

Untuk bisa eksis, Pade Wareg yang buka saat awal pandemi Covid-19, mengandalkan tamu lokal. Sehingga harga yang ditawarkan pun murah.

 

“Dengan tempat begini, kami memberikan harga murah. Biar semua lapisan bisa menikmati,” ungkapnya.

 

Berada di jalur Istana Tampaksiring-Gianyar, dia berharap tamu usai melukat di Pura Tirta Empul (sebelah Istana) bisa mampir. Atau memang sengaja mencari objek itu.

Baca Juga:  Kena Imbas Corona, Tiga Kapal Pesiar Batal Berlabuh ke Celukan Bawang

 

“Kami tawarkan menu nasional. Dari capcay, hingga mujair Nyat-nyat,” imbuhnya. 

 

Tidak hanya kuliner, tempat itu juga dilengkapi fasilitas swing (ayunan), sepeda gantung hingga kolam renang.

 

“Karcis juga terjangkau. Kami lengkapi banyak spot selfie dan suasana masih alami,” pungkasnya. 


GIANYAR – Mengawali tahun 2022, objek wisata di Kabupaten Gianyar mulai menggeliat.

 

Mengandalkan tamu lokal, objek wisata di Gumi Seni Gianyar mulai kedatangan tamu dengan berbagai kegiatan.

 

Salah satunya seperti diakui Owner Eco Park Pade Wareg Swargaloka, Agus Leo Wibawa.

 

Pemilik usaha kuliner di kawasan Jalan Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar ini mengaku jika kunjungan wisatawan mulai bergairah.

“Sekarang mulai ada gairah. Kalau dulu (2020-2021, red) tidak memungkinkan. Karena banyak aturan PPKM (pembatasan kegiatan, red),” ujar Agus Leo, Sabtu (8/1).

 

Kali ini, pengusaha diberikan kelonggaran. Sehingga bisa membuka usahanya dan bereksplorasi.

 

“Saat Natal dan Tahun Baru (Nataru, red) kami penuh. Terutama kuliner. Waktu Nataru, kami sampai membatasi tamu supaya tidak berkerumun di dalam,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dampak Pembatasan Operasional Pasar, Volume Sampah di Buleleng Turun

 

Selanjutnya, dengan mulai membaiknya kondisi ekonomi, sejak awal 2022 ini tempat usahanya juga memberikan ruang bagi kelompok atau grup yang ingin menggelar acara.

 

“Dalam beberapa waktu ke depan, ada yang sudah booking untuk out bond, acara perpisahan, meeting,” ujarnya.

 

Berdasarkan jadwal acaranya, Januari ini, akan ada enam grup yang menggelar acara di tempat usahanya yang menawarkan kuliner dan alam itu. 

 

Untuk bisa eksis, Pade Wareg yang buka saat awal pandemi Covid-19, mengandalkan tamu lokal. Sehingga harga yang ditawarkan pun murah.

 

“Dengan tempat begini, kami memberikan harga murah. Biar semua lapisan bisa menikmati,” ungkapnya.

 

Berada di jalur Istana Tampaksiring-Gianyar, dia berharap tamu usai melukat di Pura Tirta Empul (sebelah Istana) bisa mampir. Atau memang sengaja mencari objek itu.

Baca Juga:  TEGAS! Menpar Beri Lampu Hijau Buka Toko Mafia Tiongkok, Koster Tolak

 

“Kami tawarkan menu nasional. Dari capcay, hingga mujair Nyat-nyat,” imbuhnya. 

 

Tidak hanya kuliner, tempat itu juga dilengkapi fasilitas swing (ayunan), sepeda gantung hingga kolam renang.

 

“Karcis juga terjangkau. Kami lengkapi banyak spot selfie dan suasana masih alami,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/