alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Bupati Buleleng Tegaskan Tak Akan Beri Dana Talangan ke PT TMJA

SINGARAJA-Muncul kisruh masalah gaji karyawan Yeh Buleleng akhirnya didengar bupati.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menegaskan pemerintah tidak akan memberikan dana talangan pada perusahaan itu. Sekalipun PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi (TMJA) berstatus sebagai anak perusahaan dari BUMD.

Menurutnya ada sejumlah regulasi yang tak mengizinkan pemerintah mengucurkan dana segara pada perusahaan.

Iapun meminta agar direksi mencari upaya lain untuk menyelesaikan masalah internal perusahaan.

“Yang jelas pemerintah daerah tidak bisa memberikan suntikan modal, karena ada regulasinya. Memang kita tidak bisa bicara banyak, karena kondisi pandemi saat ini. Direksi silahkan susun rencana bisnis yang lebih feasible saat pandemi ini,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan karyawan PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi mendatangi Gedung DPRD Buleleng pada Rabu (5/1).

Baca Juga:  Khawatir Ganggu Pemilu 2019, Dewan Minta Pilkel Diundur

Mereka mengadukan nasib ke wakil rakyat. Dalam pengaduan itu, para pekerja mengaku mendapat pemangkasan gaji. Bahkan sejak 7 bulan terakhir tidak mendapat gaji.

Mereka berharap dewan dapat memberikan rekomendasi, untuk penyelamatan perusahaan. 


SINGARAJA-Muncul kisruh masalah gaji karyawan Yeh Buleleng akhirnya didengar bupati.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menegaskan pemerintah tidak akan memberikan dana talangan pada perusahaan itu. Sekalipun PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi (TMJA) berstatus sebagai anak perusahaan dari BUMD.

Menurutnya ada sejumlah regulasi yang tak mengizinkan pemerintah mengucurkan dana segara pada perusahaan.

Iapun meminta agar direksi mencari upaya lain untuk menyelesaikan masalah internal perusahaan.

“Yang jelas pemerintah daerah tidak bisa memberikan suntikan modal, karena ada regulasinya. Memang kita tidak bisa bicara banyak, karena kondisi pandemi saat ini. Direksi silahkan susun rencana bisnis yang lebih feasible saat pandemi ini,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan karyawan PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi mendatangi Gedung DPRD Buleleng pada Rabu (5/1).

Baca Juga:  Kisruh Sengketa Lahan Kantor Desa, Bupati PAS: Semuanya Ingin Damai

Mereka mengadukan nasib ke wakil rakyat. Dalam pengaduan itu, para pekerja mengaku mendapat pemangkasan gaji. Bahkan sejak 7 bulan terakhir tidak mendapat gaji.

Mereka berharap dewan dapat memberikan rekomendasi, untuk penyelamatan perusahaan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/