alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Lupa Matikan Dupa Sembahyang, ACK Fried Chicken Pekutatan Terbakar

NEGARA – Rumah makan Ayam Crispy Kriuk (ACK) Fried Chicken Pekutatan, kemarin (7/7) siang terbakar.

Kebakaran itu membuat karyawan, pengunjung, dan warga sekitar panik. Beruntung api dengan cepat berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai melalap bangunan lain yang ada di pertokoan Pasar Pekutatan.

Kebakaran pertama kali dilihat sekitar pukul 11.00 oleh IGP Suadiana, 22, karyawan ACK Fried Chicken, dan I Kadek Sumendra, 68, warga Banjar Pasar, Pekutatan.

Mereka kaget melihat asap mengepul  di gudang ACK Fried Chicken. Melihat gudang berukuran 2 x 4 meter itu terbakar, mereka kemudian bersama warga segera melapor ke Polsek Pekutatan.

Mendapat laporan ada kebakaran, anggota Polsek Pekutatan segera ke lokasi dan melapor ke pemadam Kebakaran kecamatan Pekutatan.

Baca Juga:  Ngeri…Adu Jangkrik Truk Versus Motor, Ini Penampakannya…

Satu unit mobil pemadam kebakaran kemudian ke lokasi untuk memadamkan api. “Anggota bersama petugas pemadam kebakaran dan warga juga ikut menyelamatkan barang-barang yang ada di TKP,” ujar Kapolsek Pekutatan Kompol Putu Suprama.

Api yang melalap gudang usaha milik Nyoman Banu Buana, 48, warga Banjar Pekutatan itu akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.10.

Saat kebakaran terjadi, Bupati Jembrana I Putu Artha yang sedang melintas untuk pergi ke Denpasar. Bupati sempat turun melihat upaya pemadaman api.

Dari olah TKP, penyebab kebakaran karena dupa untuk sembahyang belum dimatikan. Dupa yang masih menyala itu menimpa tumpukan kardus dan plastik bekas di bawahnya.

“Api dari dupa itu kemudian membakar kardus dan plastik bekas serta tangki air ukuran 500 liter sampai bocor,” ungkapnya.(

Baca Juga:  Tes Urine Mendadak, Pastikan Anggota Kodim Jembrana Bebas Narkoba


NEGARA – Rumah makan Ayam Crispy Kriuk (ACK) Fried Chicken Pekutatan, kemarin (7/7) siang terbakar.

Kebakaran itu membuat karyawan, pengunjung, dan warga sekitar panik. Beruntung api dengan cepat berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai melalap bangunan lain yang ada di pertokoan Pasar Pekutatan.

Kebakaran pertama kali dilihat sekitar pukul 11.00 oleh IGP Suadiana, 22, karyawan ACK Fried Chicken, dan I Kadek Sumendra, 68, warga Banjar Pasar, Pekutatan.

Mereka kaget melihat asap mengepul  di gudang ACK Fried Chicken. Melihat gudang berukuran 2 x 4 meter itu terbakar, mereka kemudian bersama warga segera melapor ke Polsek Pekutatan.

Mendapat laporan ada kebakaran, anggota Polsek Pekutatan segera ke lokasi dan melapor ke pemadam Kebakaran kecamatan Pekutatan.

Baca Juga:  Warning! Kasus Covid-19 Mendekati 4 Digit, Bali Masih Level 2

Satu unit mobil pemadam kebakaran kemudian ke lokasi untuk memadamkan api. “Anggota bersama petugas pemadam kebakaran dan warga juga ikut menyelamatkan barang-barang yang ada di TKP,” ujar Kapolsek Pekutatan Kompol Putu Suprama.

Api yang melalap gudang usaha milik Nyoman Banu Buana, 48, warga Banjar Pekutatan itu akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.10.

Saat kebakaran terjadi, Bupati Jembrana I Putu Artha yang sedang melintas untuk pergi ke Denpasar. Bupati sempat turun melihat upaya pemadaman api.

Dari olah TKP, penyebab kebakaran karena dupa untuk sembahyang belum dimatikan. Dupa yang masih menyala itu menimpa tumpukan kardus dan plastik bekas di bawahnya.

“Api dari dupa itu kemudian membakar kardus dan plastik bekas serta tangki air ukuran 500 liter sampai bocor,” ungkapnya.(

Baca Juga:  Dampak Pembatasan Operasional Pasar, Volume Sampah di Buleleng Turun

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/