alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Wow! Kena PPKM Darurat, 819 Kendaraan Disuruh Putar Balik di Klungkung

SEMARAPURA – Tim gabungan yang bertugas di empat Pos Penyekatan Polres Klungkung memeriksa ribuan kendaraan yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung sejak pemberlakuan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Sabtu (3/7) sampai Rabu (7/7).

 

Dari pemeriksaan ribuan kendaraan itu, ada sebanyak 819 kendaraan yang akhirnya diminta putar balik. Sebagian besar lantaran bepergian bukan karena kepentingan mendesak.

 

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana, Rabu (7/7) mengungkapkan, ada empat pos penyekatan yang dibuat Polres Klungkung sejak berlakunya PPKM Darurat. Yakni Pos Sekat Goa Lawah, Pos Sekat Lepang, Pos Sekat Dermaga Kusamba dan Pos Dermaga Toya Pakeh.

 

Selama lima hari pemberlakuan PPKM Darurat, diungkapkannya ada total sebanyak 1.680 kendaraan bermotor yang diperiksa tersebar di empat pos sekat tersebut.  Rinciannya, 1.226 kendaraan roda dua, 343 kendaraan roda empat dan 31 kendaraan roda enam.

Baca Juga:  1.750 Petugas Dikerahkan di Bali untuk Cegati Pemudik di 7 Titik Ini
- Advertisement -

 

Dari ribuan kendaraan yang diperiksa tersebut, diungkapkannya ada sebanyak 819 kendaraan yang diminta putar balik dengan berbagai hal. Yakni 736 kendaraan diminta putar balik lantaran pengendaranya bepergian dengan bukan karena kepentingan mendesak.

 

Kemudian ada 36 kendaraan diminta putar balik lantaran pengemudi dan penumpangnya ber-KTP luar Bali namun tanpa surat tugas.

 

“Kemudian 47 kendaraan lainnya kami minta putar balik lantaran pengemudi atau penumpangnya tidak menggunakan masker. Pemeriksaan juga meliputi kendaraan dan masyarakat yang datang dari luar Bali seperti Pulau Lombok dan Pulau Jawa yang melintas di wilayah Klungkung ataupun yang memasuki Klungkung,” ungkapnya.

 

Menurutnya pemeriksaan ketat terhadap semua kendaraan dan masyarakat yang masuk ke wilayah hukum Polres Klungkung bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat yang masuk di wilayah Klungkung guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 setelah diberlakukannya PPKM Darurat.

Baca Juga:  PLN Ungkap Tunggakan Listrik di Bali Timur Capai Rp1,2 Miliar

 

“Surat vaksin Covid-19 dan kelengkapan lainnya juga menjadi syarat pemeriksaan. Bagi masyarakat yang tidak membawa kelengkapan surat – surat diwajibkan untuk diperiksa rapid antigen di tempat,” terangnya.

 

Tak hanya di jalan, tim gabungan juga turun ke pasar dan kompleks pertokoan untuk melaksanakan  patroli gabungan berskala besar. Hal itu untuk mengajak masyarakat menaati aturan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

 

- Advertisement -

- Advertisement -

SEMARAPURA – Tim gabungan yang bertugas di empat Pos Penyekatan Polres Klungkung memeriksa ribuan kendaraan yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung sejak pemberlakuan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Sabtu (3/7) sampai Rabu (7/7).

 

Dari pemeriksaan ribuan kendaraan itu, ada sebanyak 819 kendaraan yang akhirnya diminta putar balik. Sebagian besar lantaran bepergian bukan karena kepentingan mendesak.


 

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana, Rabu (7/7) mengungkapkan, ada empat pos penyekatan yang dibuat Polres Klungkung sejak berlakunya PPKM Darurat. Yakni Pos Sekat Goa Lawah, Pos Sekat Lepang, Pos Sekat Dermaga Kusamba dan Pos Dermaga Toya Pakeh.

 

Selama lima hari pemberlakuan PPKM Darurat, diungkapkannya ada total sebanyak 1.680 kendaraan bermotor yang diperiksa tersebar di empat pos sekat tersebut.  Rinciannya, 1.226 kendaraan roda dua, 343 kendaraan roda empat dan 31 kendaraan roda enam.

Baca Juga:  Santunan Kematian di Jembrana Ganti Nama, Lewat 30 Hari Tak Dapat

 

Dari ribuan kendaraan yang diperiksa tersebut, diungkapkannya ada sebanyak 819 kendaraan yang diminta putar balik dengan berbagai hal. Yakni 736 kendaraan diminta putar balik lantaran pengendaranya bepergian dengan bukan karena kepentingan mendesak.

 

Kemudian ada 36 kendaraan diminta putar balik lantaran pengemudi dan penumpangnya ber-KTP luar Bali namun tanpa surat tugas.

 

“Kemudian 47 kendaraan lainnya kami minta putar balik lantaran pengemudi atau penumpangnya tidak menggunakan masker. Pemeriksaan juga meliputi kendaraan dan masyarakat yang datang dari luar Bali seperti Pulau Lombok dan Pulau Jawa yang melintas di wilayah Klungkung ataupun yang memasuki Klungkung,” ungkapnya.

 

Menurutnya pemeriksaan ketat terhadap semua kendaraan dan masyarakat yang masuk ke wilayah hukum Polres Klungkung bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat yang masuk di wilayah Klungkung guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 setelah diberlakukannya PPKM Darurat.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Ancam Tindak Tegas Sebelas Toko Bila Terus Mangkir

 

“Surat vaksin Covid-19 dan kelengkapan lainnya juga menjadi syarat pemeriksaan. Bagi masyarakat yang tidak membawa kelengkapan surat – surat diwajibkan untuk diperiksa rapid antigen di tempat,” terangnya.

 

Tak hanya di jalan, tim gabungan juga turun ke pasar dan kompleks pertokoan untuk melaksanakan  patroli gabungan berskala besar. Hal itu untuk mengajak masyarakat menaati aturan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/