alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Disuntik Miliaran, Baru Empat Bulan, Perusda Jembrana Bubar

NEGARA–Sempat mendapat suntikan dana miliaran dari investor, kini kondisi Perusahaan Daerah (Perusda) Jembrana di bidang teknologi informasi jalan di tempat.

Bukan saja jalan ditempat, perusda yang baru seumur jagung atau dirintis sejak April 2018 lalu juga dikabarkan terancam bangkrut.

Bahkan, akibat buruknya  kondisi kantor perusahaan plat merah ini bukan hanya memberhentikan pegawai karena tak mampu memberikan gaji alias sering lambat terbayar, namun sejak sebulan perusahaan plat merah.

Terkait kabar tutupnya perusda Jembrana, Direktur Perusda Jembrana I Gusti Kade Wijaya Kusuma, saat dikonfirmasi, Senin (8/10) membantah jika melakukan pemberhentian pegawai Perusda Jembrana.

Pun soal kantor IT Solution, meski membenarkan bahwa kantor sejak sebulan terakhir sudah tidak beroperasi, namun kata Kusuma, sebagian pegawai bukan diberhentikan tetapi karena menunggu kantor buka lagi.

Baca Juga:  Sopir Ngantuk, Mobil Boks Angkut Roti Terguling Usai Tabrak Pembatas

“Sebelumnya pegawai yang banyak itu hanya training tiga bulan, tetapi tetap digaji. Nanti setelah kantor beroperasi lagi, (pegawai) akan dipanggil lagi sesuia unit yang diperlukan,” jelasnya.

 



NEGARA–Sempat mendapat suntikan dana miliaran dari investor, kini kondisi Perusahaan Daerah (Perusda) Jembrana di bidang teknologi informasi jalan di tempat.

Bukan saja jalan ditempat, perusda yang baru seumur jagung atau dirintis sejak April 2018 lalu juga dikabarkan terancam bangkrut.

Bahkan, akibat buruknya  kondisi kantor perusahaan plat merah ini bukan hanya memberhentikan pegawai karena tak mampu memberikan gaji alias sering lambat terbayar, namun sejak sebulan perusahaan plat merah.

Terkait kabar tutupnya perusda Jembrana, Direktur Perusda Jembrana I Gusti Kade Wijaya Kusuma, saat dikonfirmasi, Senin (8/10) membantah jika melakukan pemberhentian pegawai Perusda Jembrana.

Pun soal kantor IT Solution, meski membenarkan bahwa kantor sejak sebulan terakhir sudah tidak beroperasi, namun kata Kusuma, sebagian pegawai bukan diberhentikan tetapi karena menunggu kantor buka lagi.

Baca Juga:  Jembrana Tawarkan Wisata alam dan Adventure

“Sebelumnya pegawai yang banyak itu hanya training tiga bulan, tetapi tetap digaji. Nanti setelah kantor beroperasi lagi, (pegawai) akan dipanggil lagi sesuia unit yang diperlukan,” jelasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/