alexametrics
27.6 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Pasien Probable Meninggal Positif Covid, Ini Catatan Satgas Covid-19

NEGARA – Satu orang pasien yang dirawat di ruang isolasi RSU Negara meninggal dunia, Sabtu (7/11) lalu.

Hasil swab pasien probable tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga penanganan jenazah sesuai dengan protokol Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jembrana dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, pasien meninggal di RSU Negara meski hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19, dari segi pendataan termasuk dalam kategori probable.

Pasalnya, pasien meninggal sebelum hasil uji swab keluar. “Hasil swab memang positif, dari segi pedoman penanganan Covid-19 termasuk dalam data pasien probable,” ujar dr Arisantha.

Meski masuk dalam kategori pasien probable, karena hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19 tetap dilakukan tracing contact untuk memutus rantai penularan.

Pihaknya akan melakukan pendataan kontak dekat sebelum pasien meninggal dan melakukan test bagi yang bergejala untuk memastikan tidak ada yang terpapar, terutama anggota keluarga dekatnya.

“Uji swab untuk memastikan kondisi pasien dan untuk keperluan tracing contact,” tegas dr. Arisantha lagi.

Karena masuk kategori probable, jumlah kasus kematian terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana tetap sebanyak 11 orang.

Total terkonfirmasi positif Covid-19 sejak pandemi ada 469 orang dan sembuh 446 orang. Saat ini masih ada 9 orang menjalani perawatan di RSU Negara dan Puskesmas. 



NEGARA – Satu orang pasien yang dirawat di ruang isolasi RSU Negara meninggal dunia, Sabtu (7/11) lalu.

Hasil swab pasien probable tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga penanganan jenazah sesuai dengan protokol Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jembrana dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, pasien meninggal di RSU Negara meski hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19, dari segi pendataan termasuk dalam kategori probable.

Pasalnya, pasien meninggal sebelum hasil uji swab keluar. “Hasil swab memang positif, dari segi pedoman penanganan Covid-19 termasuk dalam data pasien probable,” ujar dr Arisantha.

Meski masuk dalam kategori pasien probable, karena hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19 tetap dilakukan tracing contact untuk memutus rantai penularan.

Pihaknya akan melakukan pendataan kontak dekat sebelum pasien meninggal dan melakukan test bagi yang bergejala untuk memastikan tidak ada yang terpapar, terutama anggota keluarga dekatnya.

“Uji swab untuk memastikan kondisi pasien dan untuk keperluan tracing contact,” tegas dr. Arisantha lagi.

Karena masuk kategori probable, jumlah kasus kematian terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana tetap sebanyak 11 orang.

Total terkonfirmasi positif Covid-19 sejak pandemi ada 469 orang dan sembuh 446 orang. Saat ini masih ada 9 orang menjalani perawatan di RSU Negara dan Puskesmas. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/