alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Rugi 9 Triliun Sebulan, Dampak Erupsi Lebih Dahsyat dari Bom Bali

AMLAPURA—Dampak peningkatan aktifitas Gunung Agung Karangasem memang luar biasa. Hal ini diakui Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa.

Menurut Wabup Artha Dipa, Bali mengalami kerugian sekitar Rp 9 triliun dari sektor pariwisata. Karena dampak dari aktifitas Gunung Agung telah membuat penerbangan tutup dan juga sepinya industri pariwisata.

Dampak ini sangat dahsyat karena dalam satu bulan saja sudah mengakibatkan kerugian begitu besar.

Belum lagi kalau terjadi erupsi yang lebih besar maka akan menimbulkan dampak luar biasa seperti kerusakan infrastruktur dan yang lain.

Dampak yang dirasakan sekarang ini juga lebih dahsyat daripada Bom Bali.  Karena itu pihaknya mengajak semua pihak untuk bijak dalam membuat berita.

Baca Juga:  Datang Mobil Menyalip, Mobil Boks Banting Kiri dan Tabrak Pohon

Pria asal Sidemen ini mengajak media untuk menulis berita apa adanya, jangan melebih-lebihkan. “Mohon tidak memuat berita prediksi yang belum pasti,” pinta Wabup Artha Dipa.

Yang jelas pemerintah tetap sepakat dengan rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG yakni radius 8 KM dan perluasan 10 KM agar dikosongkan.

“Ini sudah kita lakukan dan sudah kita kosongkan,” ujar Wabup Artha Dipa disela sela menerima para pimpinan BUMN Bali untuk menyerahkan sumbangan.



AMLAPURA—Dampak peningkatan aktifitas Gunung Agung Karangasem memang luar biasa. Hal ini diakui Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa.

Menurut Wabup Artha Dipa, Bali mengalami kerugian sekitar Rp 9 triliun dari sektor pariwisata. Karena dampak dari aktifitas Gunung Agung telah membuat penerbangan tutup dan juga sepinya industri pariwisata.

Dampak ini sangat dahsyat karena dalam satu bulan saja sudah mengakibatkan kerugian begitu besar.

Belum lagi kalau terjadi erupsi yang lebih besar maka akan menimbulkan dampak luar biasa seperti kerusakan infrastruktur dan yang lain.

Dampak yang dirasakan sekarang ini juga lebih dahsyat daripada Bom Bali.  Karena itu pihaknya mengajak semua pihak untuk bijak dalam membuat berita.

Baca Juga:  Jalur Pendakian Resmi Tutup, Duh Masih Ada Pendaki Nekat Naik Gunung

Pria asal Sidemen ini mengajak media untuk menulis berita apa adanya, jangan melebih-lebihkan. “Mohon tidak memuat berita prediksi yang belum pasti,” pinta Wabup Artha Dipa.

Yang jelas pemerintah tetap sepakat dengan rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG yakni radius 8 KM dan perluasan 10 KM agar dikosongkan.

“Ini sudah kita lakukan dan sudah kita kosongkan,” ujar Wabup Artha Dipa disela sela menerima para pimpinan BUMN Bali untuk menyerahkan sumbangan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/