alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

BREAKING NEWS! Rumah Tergerus Longsor, Sekeluarga di Bali Tertimbun

GIANYAR – Hujan lebat yang mengguyur Gianyar semalam membuat sebuah rumah di Perum Gang Taman Beji, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali tergerus longsor, Sabtu (8/12) pukul 06.30.

Satu keluarga yang terdiri dari 5 orang, yakni ayah, ibu dan tiga anaknya tertimbun longsor. Hingga Sabtu siang ini, petugas gabungan masih melakukan evakuasi.

Pukul 07.00, ayah, Made Oktara Dwi Paguna, 30, ditemukan dalam keadaan sekarat dan langsung dilarikan ke RS Dharmais Yadnya.

Selanjutnya, pukul 10.30, putrinya, Ni Putu Deta Vania Larasati, 6, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Sementara korban lain, sang istri, Ni Made Lintang Ayu  Widmerti, 31; dan dua anaknya, Ni Putu Dewa Via Lama Sari, 3; Nyoman Ali Anggaran Paguna, 2, sampai saat ini belum ditemukan.

Baca Juga:  Kelewat Ceroboh, Nekat Merokok di Samping Bensin, ya Terbakar

Hanya sang nenek, Ni Nyoman Martini, 53, yang selamat. Korban selamat saat itu sedang mebanten di luar rumah.

Dia kaget melihat rumahnya longsor ke pecahan sungai Ayung yang ada di timur rumah. “Saya kira gempa, ternyata rumah amblas ke sungai,” ujar Martini sambil menangis.

Jarak antara dasar rumah ke sungai diperkirakan 30 meteran. Evakuasi kemarin dipimpin oleh Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo bersama Dandim 1616, Letkol Asep Nur. 



GIANYAR – Hujan lebat yang mengguyur Gianyar semalam membuat sebuah rumah di Perum Gang Taman Beji, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali tergerus longsor, Sabtu (8/12) pukul 06.30.

Satu keluarga yang terdiri dari 5 orang, yakni ayah, ibu dan tiga anaknya tertimbun longsor. Hingga Sabtu siang ini, petugas gabungan masih melakukan evakuasi.

Pukul 07.00, ayah, Made Oktara Dwi Paguna, 30, ditemukan dalam keadaan sekarat dan langsung dilarikan ke RS Dharmais Yadnya.

Selanjutnya, pukul 10.30, putrinya, Ni Putu Deta Vania Larasati, 6, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Sementara korban lain, sang istri, Ni Made Lintang Ayu  Widmerti, 31; dan dua anaknya, Ni Putu Dewa Via Lama Sari, 3; Nyoman Ali Anggaran Paguna, 2, sampai saat ini belum ditemukan.

Baca Juga:  Air Banjir Belum Surut, Warga Mulai Kesulitan Air Bersih

Hanya sang nenek, Ni Nyoman Martini, 53, yang selamat. Korban selamat saat itu sedang mebanten di luar rumah.

Dia kaget melihat rumahnya longsor ke pecahan sungai Ayung yang ada di timur rumah. “Saya kira gempa, ternyata rumah amblas ke sungai,” ujar Martini sambil menangis.

Jarak antara dasar rumah ke sungai diperkirakan 30 meteran. Evakuasi kemarin dipimpin oleh Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo bersama Dandim 1616, Letkol Asep Nur. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/