alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Proyek Taman Mangkrak,BPJS Ketenagakerjaan Sebut Karena Desain Berubah

GIANYAR – Daftar proyek mangkrak bertambah panjang. Kali ini, proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang digarap oleh BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 6,1 miliar mangkrak.

Proyek di atas areal GOR Kebo Iwa itu rencananya akan dilanjutkan pada 2020 mendatang. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gianyar, Imam Santoso mengaku terus berkoordinasi dengan pusat terkait kelanjutan proyek RTH itu.

“Kami sudah diinformasikan bahwa pengerjaan ini Januari 2020 akan diselesaikan,” ujar Imam Santoso.

Kata dia, proyek itu mangkrak karena ada perubahan dari desain awal. Sehingga pengerjaan proyek oleh PT. Ratna Karya Gumilang ini tidak dirampungkan pada 2019.

“Desain baru telah selesai dikerjakan oleh konsultan perencanaan,” jelasnya. Dalam desain baru, di areal GOR Kebo Iwa akan dibangun anjungan.

Baca Juga:  Alat Terlambat Datang, Pelabuhan Gilimanuk Tunda Penggunan GeNose C19

Diharapkan anjungan tersebut bisa menjadi hiburan tersendiri bagi para pengunjung. “Jadi anjungan ini akan di desain sedemikian rupa, sehingga kokoh saat dikunjungi oleh banyak masyarakat,” ujarnya.

Untuk merealisasikan rancangan desain baru itu, perlu proses pengadaan barang dan jasa. Ditambahkan bahwa proses ini juga telah disampaikan ke Pemda Gianyar.

Sebab lama pengerjaan sudah melewati batas waktu yang dijanjikan yakni Juli 2019. “Proses ini juga telah disampaiikan dengan Pemda Gianyar,” terangnya.

Pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan RTH di areal GOR Kebo Iwa Gianyar itu.

“Areal GOR Kebo Iwa banyak dimanfaatkan oleh masayrakat luas, kami harap dengan ini mereka ingin lebih mengenal BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dramatis, Terseret Arus Pantai Delodberawah, Evakuasi 4 Korban Tegang

Proyek RTH di areal GOR Keba Iwa itu merupakan CSR dari BPJS Ketenagakerjaan. Peletakan batu pertama untuk proyek tersebut dilakukan oleh Pemda Gianyar dengan pihak BPJS ketenagakerjaan pada Desember 2018 lalu.

Berdasar papan proyek, nilai proyek mencapai Rp 6.110.000.000. Proyek mulai dikerjakan 9 Januari 2019. Bila dihitung waktu pengerjaan 180 hari kerja semestinya proyek rampung Juli 2019. 



GIANYAR – Daftar proyek mangkrak bertambah panjang. Kali ini, proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang digarap oleh BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 6,1 miliar mangkrak.

Proyek di atas areal GOR Kebo Iwa itu rencananya akan dilanjutkan pada 2020 mendatang. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gianyar, Imam Santoso mengaku terus berkoordinasi dengan pusat terkait kelanjutan proyek RTH itu.

“Kami sudah diinformasikan bahwa pengerjaan ini Januari 2020 akan diselesaikan,” ujar Imam Santoso.

Kata dia, proyek itu mangkrak karena ada perubahan dari desain awal. Sehingga pengerjaan proyek oleh PT. Ratna Karya Gumilang ini tidak dirampungkan pada 2019.

“Desain baru telah selesai dikerjakan oleh konsultan perencanaan,” jelasnya. Dalam desain baru, di areal GOR Kebo Iwa akan dibangun anjungan.

Baca Juga:  Tertangkap Basah, Pencuri Burung Nyaris Tewas Diamuk Massa

Diharapkan anjungan tersebut bisa menjadi hiburan tersendiri bagi para pengunjung. “Jadi anjungan ini akan di desain sedemikian rupa, sehingga kokoh saat dikunjungi oleh banyak masyarakat,” ujarnya.

Untuk merealisasikan rancangan desain baru itu, perlu proses pengadaan barang dan jasa. Ditambahkan bahwa proses ini juga telah disampaikan ke Pemda Gianyar.

Sebab lama pengerjaan sudah melewati batas waktu yang dijanjikan yakni Juli 2019. “Proses ini juga telah disampaiikan dengan Pemda Gianyar,” terangnya.

Pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan RTH di areal GOR Kebo Iwa Gianyar itu.

“Areal GOR Kebo Iwa banyak dimanfaatkan oleh masayrakat luas, kami harap dengan ini mereka ingin lebih mengenal BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Alat Terlambat Datang, Pelabuhan Gilimanuk Tunda Penggunan GeNose C19

Proyek RTH di areal GOR Keba Iwa itu merupakan CSR dari BPJS Ketenagakerjaan. Peletakan batu pertama untuk proyek tersebut dilakukan oleh Pemda Gianyar dengan pihak BPJS ketenagakerjaan pada Desember 2018 lalu.

Berdasar papan proyek, nilai proyek mencapai Rp 6.110.000.000. Proyek mulai dikerjakan 9 Januari 2019. Bila dihitung waktu pengerjaan 180 hari kerja semestinya proyek rampung Juli 2019. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/