alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Kasus Covid-19 di Kota Denpasar Naik Drastis, Sehari Tembus 798 Orang

DENPASAR – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali melonjak.

Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Selasa (8/2), kasus meninggal dunia nihil dan kasus sembuh bertambah 115 orang.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 798 orang.

 

Secara kumulatif  kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 42.699 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 37.496 orang  (87,82 persen), meninggal dunia sebanyak 1.013 orang (2,37 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 4.190 orang (9,81 persen).

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan, saat ini penularan virus Covid-19 di Kota Denpasar mengalami tren peningkatan yang signifikan.

Baca Juga:  Dari Total Kerugian Rp 1,022 M, Masih Ada Rp125 Juta yang Belum Ketemu

 

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

 

“Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 akan terus  meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai

 

Selain itu, Dewa Rai juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

 

Saat beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.

Baca Juga:  Status Turun, Minta Kabupaten/Kota Tetap Naikkan Dana Tak Terduga

 

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

 

“Sekali lagi, jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” terangnya.



DENPASAR – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali melonjak.

Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Selasa (8/2), kasus meninggal dunia nihil dan kasus sembuh bertambah 115 orang.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 798 orang.

 

Secara kumulatif  kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 42.699 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 37.496 orang  (87,82 persen), meninggal dunia sebanyak 1.013 orang (2,37 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 4.190 orang (9,81 persen).

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan, saat ini penularan virus Covid-19 di Kota Denpasar mengalami tren peningkatan yang signifikan.

Baca Juga:  Tak Lagi Miskin, Seribuan Penerima PKH Mengundurkan Diri

 

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

 

“Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 akan terus  meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai

 

Selain itu, Dewa Rai juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

 

Saat beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.

Baca Juga:  Kadisbud Ngaku Korupsi, Janji Kembalikan Uang Negara

 

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

 

“Sekali lagi, jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” terangnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/