alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Ratusan Ribu Orang Keluar-Masuk Bali Selama Arus Balik via Gilimanuk

NEGARA – Libur panjang Hari Raya Idul Fitri telah usai. Selama libur panjang, ratusan ribu orang keluar dan masuk Bali selama dua pekan ini via Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Hingga hari terakhir libur panjang, Minggu (8/5), lalu lintas kendaraan dan orang yang keluar maupun masuk Bali mulai terlihat lengang. Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, lalu lintas kendaraan yang keluar Bali sudah mulai terlihat berkurang. Hanya beberapa kendaraan yang akan menyeberang masuk pelabuhan.

Kondisi ini berbeda dengan sehari sebelumnya, Sabtu (6/5), dimana ribuan kendaraan antre masuk pelabuhan, bahkan kenadaran dimasukkan ke dalam kantong parkir areal kargo Gilimanuk sebelum diarahkan masuk ke gang di tengah pemukiman untuk menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Sementara arus lalu lintas kendaraan dan orang yang masuk Bali, terlihat lebih ramai pada arus balik kemarin. Warga yang mudik pada saat hari Raya Idul Fitri mulai kembali ke Bali untuk memulai aktivitas normal setelah libur panjang.

Baca Juga:  Hobi Tak Pakai Baju Di Kuburan, Bikin Takut, Pemuda Diamankan

Berdasarkan data produksi penyebrangan selama 24 jam, mulai Sabtu (7/8) pukul 08.00 WITA hingga, Minggu (8/5) pukul 08.0 WITA, jumlah kendaraan yang masuk Bali sebanyak 11.821 unit, penumpang pejalan kaki dan dalam kendaraan sebanyak 43324 orang. Sedangkan yang keluar Bali, jumlah penumpang pejalan kaki dan dalam kendaraan 42.109 orang dan kendaraan 8362 unit.

Sementara dari data produksi mulai 2-7 Mei, jumlah orang yang masuk Bali sebanyak 203.101 orang dan kendaraan sebanyak 49.269 unit. Sedangkan yang keluar Bali jumlah penumpang sebanyak 187.413 orang dan kendaraan sebanyak  41.137 unit.

General manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Hasan Lessy saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai arus balik yang masuk Bali situasi pada hari Minggu ramai lancar. Pihaknya tetap mengoperasikan sebanyak 32 kapal dan mengumumkan semua dermaga untuk memperlancar arus balik.

Baca Juga:  Pemkab Badung dan BPJS Kesehatan Teken MoU Pengembangan dan Inovasi TI

Di samping itu, untuk mempercepat proses bongkar muat kapal, dipercepat menjadi 32 menit dari sebelumnya saat normal 45 menit. “Agar angkutan penyeberangan lancar, bongkar muat dipercepat, agar tidak terjadi antrean di luar pelabuhan,” jelasnya.

Situasi lalu lintas kendaraan di Pelabunan Ketapang yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk, tidak ada kepadatan kendaraan. Namun, pihaknya tetap mengantispasi karena prediksi puncak terjadi pada 7-8 Mei. Kepadatan kendaraan sudah terlihat dari Sabtu akhir pakan lalu, namun demikian tetap dalam situasi lancar dan tidak ada penumpukan kendaraan di kantong parkir.

Sementara, arus balik yang keluar Bali dari Pelabuhan Gilimanuk juga terpantau lancar. Dibandingkan dengan saat arus mudik dan arus balik wisatawan yang keluar Bali, situasi pelabuhan sudah mulai normal. (bas)

- Advertisement -

- Advertisement -

NEGARA – Libur panjang Hari Raya Idul Fitri telah usai. Selama libur panjang, ratusan ribu orang keluar dan masuk Bali selama dua pekan ini via Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Hingga hari terakhir libur panjang, Minggu (8/5), lalu lintas kendaraan dan orang yang keluar maupun masuk Bali mulai terlihat lengang. Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, lalu lintas kendaraan yang keluar Bali sudah mulai terlihat berkurang. Hanya beberapa kendaraan yang akan menyeberang masuk pelabuhan.

Kondisi ini berbeda dengan sehari sebelumnya, Sabtu (6/5), dimana ribuan kendaraan antre masuk pelabuhan, bahkan kenadaran dimasukkan ke dalam kantong parkir areal kargo Gilimanuk sebelum diarahkan masuk ke gang di tengah pemukiman untuk menuju Pelabuhan Gilimanuk.


Sementara arus lalu lintas kendaraan dan orang yang masuk Bali, terlihat lebih ramai pada arus balik kemarin. Warga yang mudik pada saat hari Raya Idul Fitri mulai kembali ke Bali untuk memulai aktivitas normal setelah libur panjang.

Baca Juga:  Mayat Mengapung di Perairan Rening, Setelah Disisir Hilang Misterius

Berdasarkan data produksi penyebrangan selama 24 jam, mulai Sabtu (7/8) pukul 08.00 WITA hingga, Minggu (8/5) pukul 08.0 WITA, jumlah kendaraan yang masuk Bali sebanyak 11.821 unit, penumpang pejalan kaki dan dalam kendaraan sebanyak 43324 orang. Sedangkan yang keluar Bali, jumlah penumpang pejalan kaki dan dalam kendaraan 42.109 orang dan kendaraan 8362 unit.

Sementara dari data produksi mulai 2-7 Mei, jumlah orang yang masuk Bali sebanyak 203.101 orang dan kendaraan sebanyak 49.269 unit. Sedangkan yang keluar Bali jumlah penumpang sebanyak 187.413 orang dan kendaraan sebanyak  41.137 unit.

General manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Hasan Lessy saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai arus balik yang masuk Bali situasi pada hari Minggu ramai lancar. Pihaknya tetap mengoperasikan sebanyak 32 kapal dan mengumumkan semua dermaga untuk memperlancar arus balik.

Baca Juga:  Dukung Kelancaran Ekonomi, TNI AL Bantu Pembangunan Jembatan di Bali

Di samping itu, untuk mempercepat proses bongkar muat kapal, dipercepat menjadi 32 menit dari sebelumnya saat normal 45 menit. “Agar angkutan penyeberangan lancar, bongkar muat dipercepat, agar tidak terjadi antrean di luar pelabuhan,” jelasnya.

Situasi lalu lintas kendaraan di Pelabunan Ketapang yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk, tidak ada kepadatan kendaraan. Namun, pihaknya tetap mengantispasi karena prediksi puncak terjadi pada 7-8 Mei. Kepadatan kendaraan sudah terlihat dari Sabtu akhir pakan lalu, namun demikian tetap dalam situasi lancar dan tidak ada penumpukan kendaraan di kantong parkir.

Sementara, arus balik yang keluar Bali dari Pelabuhan Gilimanuk juga terpantau lancar. Dibandingkan dengan saat arus mudik dan arus balik wisatawan yang keluar Bali, situasi pelabuhan sudah mulai normal. (bas)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/