alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Bupati Giri Prasta Sambut Presiden Jokowi di Kuta Selatan

BADUNG, Radar Bali – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo serangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Bali guna meninjau sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 mendatang, Jumat (8/10) bertempat di Hotel Apurva Kempinski Kuta Selatan.

 

Turut hadir mendampingi presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey, dan Gubernur Bali Wayan Koster.

 

Presiden RI, Joko Widodo dalam pidatonya mengatakan peninjauan tersebut merupakan salah satu tujuan untuk memastikan beberapa venue yang akan digunakan KTT G20. Provinsi Bali diplot akan menjadi tuan rumah di tahun 2022.

Baca Juga:  Jadi Perhatian Warga, Akui Ikuti Prosedur Umum dan Terapkan Prokes

 

“Sebagai tuan rumah kita ingin melayani dengan baik dan kita ingin menampilkan yang terbaik. Saya yakin Bali memiliki reputasi dan pengalaman dalam menyelenggarakan event-event internasional,” ujar Jokowi.

 

Menurut Presiden RI Ke-7, pelaksanaan KTT G20 diharapkan dapat menjadi showcase mengenai kemampuan Indonesia dalam pengendalian Covid-19, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi ekonomi.

 

“Demikian kita ingin menampilkan kemajuan-kemajuan dari Indonesia yang telah kita capai, kita juga ingin menunjukkan showcase budaya bangsa yang majemuk yang sangat beragam, dan sekaligus kita ingin menunjukkan leadership Indonesia dalam kesiapan G20,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Presiden RI juga berharap pengendalian Covid-19 terus dilakukan bersama dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat Bali.

 

“Saya tadi pagi telah menerima laporan bahwa 98 persen masyarakat bali sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 79 persen sudah divaksinasi dosis kedua. Ini adalah modal dalam melaksanakan G20 ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tes GeNose C-19 Tak Berlaku Lagi Saat Masuk Bali karena Tak Akurat

 

Sementara itu, Bupati Giri Prasta membenarkan Presiden Joko Widodo telah melihat langsung salah satu venue yang akan digunakan dalam KTT G20. Bahkan seluruh bagian hotel tidak luput dari pemantauan.

 

“Kami juga mendampingi tadi untuk melihat salah satu hotel yang ada di Kabupaten Badung ini. Bapak Presiden sudah langsung melihat sampai ke pantai kemudian beliau akan memutuskan berkenaan dengan tempat ini,” ujar Bupati Giri Prasta.

 

Bupati Badung menambahkan bahwa pelaksanaan KTT G20 merupakan sebuah image dari pariwisata Bali dan Kabupaten Badung khususnya sudah siap. Bahkan saat ini wisatawan domestik telah banyak mengunjungi Bali.

 

“Ini menunjukkan sebuah kesiapan sebelum penerbangan internasional dibuka pada 14 Oktober nanti dan kami juga tadi sudah berkoordinasi dengan Ibu Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi terkait pembukaan pariwisata internasional,” pungkasnya. (rba)


BADUNG, Radar Bali – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo serangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Bali guna meninjau sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 mendatang, Jumat (8/10) bertempat di Hotel Apurva Kempinski Kuta Selatan.

 

Turut hadir mendampingi presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey, dan Gubernur Bali Wayan Koster.

 

Presiden RI, Joko Widodo dalam pidatonya mengatakan peninjauan tersebut merupakan salah satu tujuan untuk memastikan beberapa venue yang akan digunakan KTT G20. Provinsi Bali diplot akan menjadi tuan rumah di tahun 2022.

Baca Juga:  Larang Sponsor Berbau Politik, Badung Gelontor Dana Rp 12,8 Miliar

 

“Sebagai tuan rumah kita ingin melayani dengan baik dan kita ingin menampilkan yang terbaik. Saya yakin Bali memiliki reputasi dan pengalaman dalam menyelenggarakan event-event internasional,” ujar Jokowi.

 

Menurut Presiden RI Ke-7, pelaksanaan KTT G20 diharapkan dapat menjadi showcase mengenai kemampuan Indonesia dalam pengendalian Covid-19, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi ekonomi.

 

“Demikian kita ingin menampilkan kemajuan-kemajuan dari Indonesia yang telah kita capai, kita juga ingin menunjukkan showcase budaya bangsa yang majemuk yang sangat beragam, dan sekaligus kita ingin menunjukkan leadership Indonesia dalam kesiapan G20,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Presiden RI juga berharap pengendalian Covid-19 terus dilakukan bersama dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat Bali.

 

“Saya tadi pagi telah menerima laporan bahwa 98 persen masyarakat bali sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 79 persen sudah divaksinasi dosis kedua. Ini adalah modal dalam melaksanakan G20 ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rutin Bayar Iuran JKN–KIS, Wendi: Saya Bisa Jadi Pahlawan Bagi Sesama

 

Sementara itu, Bupati Giri Prasta membenarkan Presiden Joko Widodo telah melihat langsung salah satu venue yang akan digunakan dalam KTT G20. Bahkan seluruh bagian hotel tidak luput dari pemantauan.

 

“Kami juga mendampingi tadi untuk melihat salah satu hotel yang ada di Kabupaten Badung ini. Bapak Presiden sudah langsung melihat sampai ke pantai kemudian beliau akan memutuskan berkenaan dengan tempat ini,” ujar Bupati Giri Prasta.

 

Bupati Badung menambahkan bahwa pelaksanaan KTT G20 merupakan sebuah image dari pariwisata Bali dan Kabupaten Badung khususnya sudah siap. Bahkan saat ini wisatawan domestik telah banyak mengunjungi Bali.

 

“Ini menunjukkan sebuah kesiapan sebelum penerbangan internasional dibuka pada 14 Oktober nanti dan kami juga tadi sudah berkoordinasi dengan Ibu Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi terkait pembukaan pariwisata internasional,” pungkasnya. (rba)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/