alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

RS Nusa Penida Ungkap Alasan Pasien Rujukan Tak Pakai Ambulans Laut

SEMARAPURA – Pemkab Klungkung sejatinya sudah bekerja sama dengan salah satu RS swasta terkait pelayanan ambulans laut bagi pasien rujukan dari Nusa Penida ke Klungkung daratan. Namun, masih saja ditemukan adanya pasien rujukan yang mengguakan boat publik atau umum. Pihak RS Gema Santi Nusa Penida pun menjawab sorotan atas permasalahan ini.

 

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Klungkung I Wayan Widiana menyoroti masih adanya pasien rujukan yang menuju RS di Klungkung daratan menggunakan boat publik. Padahal, menurut sudah ada kerja sama dengan ambulans laut.

 

Widiana mengetahui hal tersebut lantaran berada satu boat dengan pasien dan melihat langsung sistem rujukan tersebut.

 

Pasien yang disebut I Wayan Widiana ini adalah Ketut Budriani asal Banjar Salang Desa Batukandik, Nusa Penida. Karena membutuhkan penanganan lebih akhirnya dirujuk ke RSUD Klungkung dengan menyeberang menggunakan boat publik, Sabtu (8/1).

Baca Juga:  Pemkab Buleleng Akhirnya Menaikkan Target PAD

 

Lantaran kondisinya yang lemah, Budriani selama perjalanan menuju RSUD Klungkung, berbaring di atas tandu yang diletakkan pada deck boat.

 

“Saya berharap pelayanan kesehatan di Nusa Penida dapat dibenahi. Bila ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit yang ada di Klungkung daratan agar bisa memanfaatkan ambulans laut,” pita Widiana, Minggu (9/1/2022).

 

Terkait hal itu, Direktur RSUD Gema Santi Nusa Penida, dr I Ketut Rai Sutapa mengungkapkan pasien sebenarnya bisa menggunakan ambulans laut. Namun dari pihak keluarga sudah keburu memesan tiket boat publik. Sebab pihak keluarga berharap pasien dapat dirujuk lebih cepat dan lebih pagi.

 

“Kebetulan pasien juga tidak perlu menggunakan peralatan yang banyak selama rujukan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekali Selamat saat Spearfishing, Kali Ini Nicholas Ditemukan Tewas

 

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melihat kondisi ambulans laut milik rumah sakit swasta itu kemarin. Agar ambulans laun bisa dimanfaatkan secara maksimal, pihaknya meminta agar pihak rumah sakit dan aparat desa dapat mensosialisasikan keberadaan ambulans laut itu kepada masyarakat. Apalagi layanan ambulans laut itu juga sudah dikerjasamakan dengan BPJS Kesehatan.

 

“Agar nantinya masyarakat dalam kondisi apapun ketika harus dirujuk ke RSUD Klungkung tidak lagi menggunakan boat publik,” terangnya.


SEMARAPURA – Pemkab Klungkung sejatinya sudah bekerja sama dengan salah satu RS swasta terkait pelayanan ambulans laut bagi pasien rujukan dari Nusa Penida ke Klungkung daratan. Namun, masih saja ditemukan adanya pasien rujukan yang mengguakan boat publik atau umum. Pihak RS Gema Santi Nusa Penida pun menjawab sorotan atas permasalahan ini.

 

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Klungkung I Wayan Widiana menyoroti masih adanya pasien rujukan yang menuju RS di Klungkung daratan menggunakan boat publik. Padahal, menurut sudah ada kerja sama dengan ambulans laut.

 

Widiana mengetahui hal tersebut lantaran berada satu boat dengan pasien dan melihat langsung sistem rujukan tersebut.

 

Pasien yang disebut I Wayan Widiana ini adalah Ketut Budriani asal Banjar Salang Desa Batukandik, Nusa Penida. Karena membutuhkan penanganan lebih akhirnya dirujuk ke RSUD Klungkung dengan menyeberang menggunakan boat publik, Sabtu (8/1).

Baca Juga:  TNI AL-Polri di Marore Tunjukkan Kekompakan Jaga Wilayah Perbatasan RI

 

Lantaran kondisinya yang lemah, Budriani selama perjalanan menuju RSUD Klungkung, berbaring di atas tandu yang diletakkan pada deck boat.

 

“Saya berharap pelayanan kesehatan di Nusa Penida dapat dibenahi. Bila ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit yang ada di Klungkung daratan agar bisa memanfaatkan ambulans laut,” pita Widiana, Minggu (9/1/2022).

 

Terkait hal itu, Direktur RSUD Gema Santi Nusa Penida, dr I Ketut Rai Sutapa mengungkapkan pasien sebenarnya bisa menggunakan ambulans laut. Namun dari pihak keluarga sudah keburu memesan tiket boat publik. Sebab pihak keluarga berharap pasien dapat dirujuk lebih cepat dan lebih pagi.

 

“Kebetulan pasien juga tidak perlu menggunakan peralatan yang banyak selama rujukan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ditolak Warga, AWK Sebut Itu Segelintir, Tetap akan ke Nusa Penida

 

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melihat kondisi ambulans laut milik rumah sakit swasta itu kemarin. Agar ambulans laun bisa dimanfaatkan secara maksimal, pihaknya meminta agar pihak rumah sakit dan aparat desa dapat mensosialisasikan keberadaan ambulans laut itu kepada masyarakat. Apalagi layanan ambulans laut itu juga sudah dikerjasamakan dengan BPJS Kesehatan.

 

“Agar nantinya masyarakat dalam kondisi apapun ketika harus dirujuk ke RSUD Klungkung tidak lagi menggunakan boat publik,” terangnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/