alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Rumah Bendesa Adat Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

NEGARA- Sebuah rumah di Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, ludes terbakar, pada Minggu (9/1) malam lalu.

 

Saat kejadian pemilik rumah yang juga Bendesa Adat Pendem sedang upacara keagamaan di rumah warga, sehingga belum diketahui secara pasti penyebab rumah terbakar.

 

Informasi yang dihimpun, kebakaran diketahui warga terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.  Saksi melihat kobaran api pada atap rumah korban dan dengan cepat membesar, kemudian saksi meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan api. “Saat kejadian, pemilik rumah tidak ada di rumah,” kata Kasatpol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya, Senin (10/1).

 

Warga kemudian menghubungi pemilik rumah dan petugas pemadam kebakaran. Saat pemilik rumah datang, api masih membesar dan membakar isi rumah.

Baca Juga:  Gepeng Berkedok Pedagang Asongan Masih Berkeliaran di Klungkung

 

Kebakaran rumah terjadi saat hujan deras, petugas membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk memadamkan api. Akibat kebakaran rumah tersebut, korban mengalami kerugian ratusan juta. Karena selain rumah ludes terbakar, ada uang tunai sebesar Rp 25 juta, 9 buah sertifikat tanah dan seluruh barang dalam rumah terbakar.

 

” Tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah mengalami kerugian materi,” terangnya.

 

Mengenai penyebab kebakaran, masih belum diketahui pasti. Petugas dari INAFIS Polres Jembrana sudah melakukan penyelidikan dengan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

 

- Advertisement -
- Advertisement -

 

NEGARA- Sebuah rumah di Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, ludes terbakar, pada Minggu (9/1) malam lalu.

 


Saat kejadian pemilik rumah yang juga Bendesa Adat Pendem sedang upacara keagamaan di rumah warga, sehingga belum diketahui secara pasti penyebab rumah terbakar.

 

Informasi yang dihimpun, kebakaran diketahui warga terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.  Saksi melihat kobaran api pada atap rumah korban dan dengan cepat membesar, kemudian saksi meminta bantuan kepada warga sekitar untuk memadamkan api. “Saat kejadian, pemilik rumah tidak ada di rumah,” kata Kasatpol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya, Senin (10/1).

 

Warga kemudian menghubungi pemilik rumah dan petugas pemadam kebakaran. Saat pemilik rumah datang, api masih membesar dan membakar isi rumah.

Baca Juga:  Usulkan Lima WBTB, Satu Usulan Terpaksa Ditangguhkan

 

Kebakaran rumah terjadi saat hujan deras, petugas membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk memadamkan api. Akibat kebakaran rumah tersebut, korban mengalami kerugian ratusan juta. Karena selain rumah ludes terbakar, ada uang tunai sebesar Rp 25 juta, 9 buah sertifikat tanah dan seluruh barang dalam rumah terbakar.

 

” Tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah mengalami kerugian materi,” terangnya.

 

Mengenai penyebab kebakaran, masih belum diketahui pasti. Petugas dari INAFIS Polres Jembrana sudah melakukan penyelidikan dengan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/