alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Balai Gede Saka Enam Milik Sanjaya di Tabanan Ludes Terbakar

TABANAN – Sebuah balai gede milik warga di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan ludes terbakar. Kebakaran tersebut terjadi Selasa (8/2) malam.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya, 27, diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan peristiwa kebakaran hebat tersebut Selasa malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Balai gede dengan bangunan saka enam milik I Ketut Aris Mulia Sanjaya diketahui terbakar pertama kali oleh salah seorang saksi warga setempat I Nyoman Budiarka, 52.

Kala itu saksi dalam perjalanan pulang ke rumahnya dari arah selatan yang akan melewati balai gede milik korban. Dalam perjalanannya itu, saksi melihat ada kepulan asap dan kobaran api yang keluar dari balai gede.

Baca Juga:  Final! TPAD dan Dewan Sepakat Naikkan PAD Buleleng Jadi Rp 450 M

Melihat peristiwa kebakaran tersebut, saksi bergegas memberitahukan kakak korban I Ketut Inked, 30. Dengan menyampaikan bahwa bangunan balai gede milik adiknya kebakaran.

Kakak kandung korban selanjutnya menyampaikan kabar tersebut kepada korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya yang kala itu berada di luar. Korban dan istrinya langsung pergi ke lokasi kejadian.

Dan mereka mendapati balai gede sudah dalam keadaan terbakar. Korban dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sembari menghubungi petugas damkar meminta bantuan.

Api baru bisa ditanggulangi setelah 3 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Tabanan tiba di lokasi kejadian. Sekitar 2 jam lebih waktu yang dibutuhkan untuk memadam api.

Baca Juga:  Air Jadi Masalah di Buleleng, Bupati Agus Minta PLN Beri Energi Murah

Kapolsek Tabanan I Made Pramasetia mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan olah TKP pasca peristiwa kebakaran di balai gede milik korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya.

“Dugaan sementara, setelah kita cek TKP dan interview saksi-saksi tidak ada dugaan tindak pidana. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik,” ungkapnya.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut keterangan dari korban mengalami kerugian Rp 80 juta. Sementara bangunan memang tidak ada asuransinya.



TABANAN – Sebuah balai gede milik warga di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan ludes terbakar. Kebakaran tersebut terjadi Selasa (8/2) malam.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya, 27, diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan peristiwa kebakaran hebat tersebut Selasa malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Balai gede dengan bangunan saka enam milik I Ketut Aris Mulia Sanjaya diketahui terbakar pertama kali oleh salah seorang saksi warga setempat I Nyoman Budiarka, 52.

Kala itu saksi dalam perjalanan pulang ke rumahnya dari arah selatan yang akan melewati balai gede milik korban. Dalam perjalanannya itu, saksi melihat ada kepulan asap dan kobaran api yang keluar dari balai gede.

Baca Juga:  Kafe Liar Masih Beroperasi, Pemerintah Dinilai Tidak Serius

Melihat peristiwa kebakaran tersebut, saksi bergegas memberitahukan kakak korban I Ketut Inked, 30. Dengan menyampaikan bahwa bangunan balai gede milik adiknya kebakaran.

Kakak kandung korban selanjutnya menyampaikan kabar tersebut kepada korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya yang kala itu berada di luar. Korban dan istrinya langsung pergi ke lokasi kejadian.

Dan mereka mendapati balai gede sudah dalam keadaan terbakar. Korban dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Sembari menghubungi petugas damkar meminta bantuan.

Api baru bisa ditanggulangi setelah 3 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Tabanan tiba di lokasi kejadian. Sekitar 2 jam lebih waktu yang dibutuhkan untuk memadam api.

Baca Juga:  SMP Negeri di Gianyar Tampung 160 Rombel, 2.000 Siswa Ditampung Swasta

Kapolsek Tabanan I Made Pramasetia mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan olah TKP pasca peristiwa kebakaran di balai gede milik korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya.

“Dugaan sementara, setelah kita cek TKP dan interview saksi-saksi tidak ada dugaan tindak pidana. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik,” ungkapnya.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut keterangan dari korban mengalami kerugian Rp 80 juta. Sementara bangunan memang tidak ada asuransinya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/