alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Karangasem Mulai Lirik Sejumlah Hotel Sebagai Tempat Isoter

AMLAPURA – Kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem, Bali mulai menunjukkan tren peningkatan. Untuk itu, Pemkab Karangasem mulai melirik sejumlah hotel sebagai tempat isolasi terpusat.

Hotel untuk isoter itu sebagai upaya antisipasi bila mana isoter SKB yang ada saat ini tidak mampu menampung pasien Covid-19 tanpa gejala.

Bupati Karangasem, I Gede Dana mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan, namun kasus Covid-19 di Karangasem jauh lebih rendah dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Bali.

Meski demikian sesuai dengan instruksi dan arahan dari Gubernur Bali, pihaknya bergerak cepat dengan mencari dan menyiapkan sesegera mungkin tempat isoter.

“Ini untuk jaga-jaga atau antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Karangasem. Apabila tempat isoter yang saat ini sudah ada di SKB Jasri mengalami kelebihan kapasitas maka akan di alihkan ke tempat-tempat isoter yang telah di siapkan,” jelas Gede Dana di sela-sela pengecekan sejumlah hotel di Karangasem yang nantinya akan dipergunakan sebagai isoter didampingi Wakil Bupati, Sekda Karangasem dan anggota Forkopimda Karangasem, Rabu (9/2).

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Mahasaba MGPSSR

Diungkapkannya ada 12 titik isoter di Karangasem yang telah disiapkan. Di antaranya Hotel Villa Taman Surgawi, Ujung Karangasem. Dari hasil pengecekan, dipastikan hotel tersebut siap dan bisa dipergunakan sebagai tempat isoter. “Dari hasil pengecekan di sini ada sebanyak 30 kamar dengan 61 tempat tidur yang bisa dipergunakan sebagai tempat isoter,” bebernya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama mengungkapkan kasus Covid-19 mengalami tren kenaikan, namun tidak hanya di Kabupaten Karangasem, tetapi juga hampir di seluruh Indonesia.

“Nah kalau dilihat dari tanda-tanda dan gejala klinisnya, Covid-19 yang merebak saat ini, termasuk yang ditemukan di Karangasem ini mengarah ke varian omicron,” ungkapnya.

Baca Juga:  FINAL! Lahan Digusur, Warga Tegal Jambangan Ngadu ke Menko Polhukam

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, salah satunya mengenakan masker dan menghindari kerumunan. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi booster bagi yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua dengan rentang waktu enam bulan dari dosis kedua. 



AMLAPURA – Kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem, Bali mulai menunjukkan tren peningkatan. Untuk itu, Pemkab Karangasem mulai melirik sejumlah hotel sebagai tempat isolasi terpusat.

Hotel untuk isoter itu sebagai upaya antisipasi bila mana isoter SKB yang ada saat ini tidak mampu menampung pasien Covid-19 tanpa gejala.

Bupati Karangasem, I Gede Dana mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan, namun kasus Covid-19 di Karangasem jauh lebih rendah dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Bali.

Meski demikian sesuai dengan instruksi dan arahan dari Gubernur Bali, pihaknya bergerak cepat dengan mencari dan menyiapkan sesegera mungkin tempat isoter.

“Ini untuk jaga-jaga atau antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Karangasem. Apabila tempat isoter yang saat ini sudah ada di SKB Jasri mengalami kelebihan kapasitas maka akan di alihkan ke tempat-tempat isoter yang telah di siapkan,” jelas Gede Dana di sela-sela pengecekan sejumlah hotel di Karangasem yang nantinya akan dipergunakan sebagai isoter didampingi Wakil Bupati, Sekda Karangasem dan anggota Forkopimda Karangasem, Rabu (9/2).

Baca Juga:  Amazing, Dua Lontar Kuno di Gedong Kirtya Dibukukan, Ini Daftarnya…

Diungkapkannya ada 12 titik isoter di Karangasem yang telah disiapkan. Di antaranya Hotel Villa Taman Surgawi, Ujung Karangasem. Dari hasil pengecekan, dipastikan hotel tersebut siap dan bisa dipergunakan sebagai tempat isoter. “Dari hasil pengecekan di sini ada sebanyak 30 kamar dengan 61 tempat tidur yang bisa dipergunakan sebagai tempat isoter,” bebernya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama mengungkapkan kasus Covid-19 mengalami tren kenaikan, namun tidak hanya di Kabupaten Karangasem, tetapi juga hampir di seluruh Indonesia.

“Nah kalau dilihat dari tanda-tanda dan gejala klinisnya, Covid-19 yang merebak saat ini, termasuk yang ditemukan di Karangasem ini mengarah ke varian omicron,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tak Kantongi Izin, Pembangunan Tempat Usaha Dihentikan

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, salah satunya mengenakan masker dan menghindari kerumunan. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi booster bagi yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua dengan rentang waktu enam bulan dari dosis kedua. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/