alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Awas Distan Deteksi Pantai Nyanyi Banyak Anjing Liar Terjangkit Rabies

TABANAN – Peringatan bagi warga Tabanan, terutama warga yang menetap tak jauh dari Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, Tabanan.

Kepala Dinas Pertanian I Nyoman Budana mengatakan, di Desa Beraban Kediri, lokasi yang paling banyak ditemukan populasi anjing liar ada di pantai Nyanyi.

Hal tersebut karena pantai ini menjadi lokasi yang strategis bagi masyarakat yang hendak membuang anjing.

Populasi anjing liar di pantai Nyanyi cukup banyak karena menjadi tempat membuang anjing yang tidak dikehendaki oleh pemiliknya.

“Karena itu mohon berhati-hati,” bebernya. Untuk mengetahui gejala-gejala umum anjing yang terinfenksi rabies, kata dia, biasanya diketahui dari si anjing yang takut pada sinar.

Selanjutnya anjing tersebut tidak mengenali tuannya lagi dan sering bersembunyi ditempat gelap.Tahap selanjutnya anjing mulai bertindak agresif dengan menggigit benda maupun siapa saja yang ada didekatnya.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Raih Penghargaan dari Kementerian ATR

Tak hanya itu anjing dengan rabies disertai air liur yang keluar secara berlebihan. Kemudian ekornya melengkung ke dalam perut.

Terakhir anjing akan mengalami kejang-kejang, kelumpuhan dan kemudian mati. “Jika melihat anjing mulai takut pada sinar dan bersembunyi ditempat gelap serta tidak ada respons

 ketika dipanggil tuannya. Segera melaporkan ke petugas terdekat. Agar bisa dilakukan eleminasi. Warga atau masyarakat segera menghidar dan tidak mendekati anjing yang sudah terinfeksi rabies,” pungkasnya



TABANAN – Peringatan bagi warga Tabanan, terutama warga yang menetap tak jauh dari Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kediri, Tabanan.

Kepala Dinas Pertanian I Nyoman Budana mengatakan, di Desa Beraban Kediri, lokasi yang paling banyak ditemukan populasi anjing liar ada di pantai Nyanyi.

Hal tersebut karena pantai ini menjadi lokasi yang strategis bagi masyarakat yang hendak membuang anjing.

Populasi anjing liar di pantai Nyanyi cukup banyak karena menjadi tempat membuang anjing yang tidak dikehendaki oleh pemiliknya.

“Karena itu mohon berhati-hati,” bebernya. Untuk mengetahui gejala-gejala umum anjing yang terinfenksi rabies, kata dia, biasanya diketahui dari si anjing yang takut pada sinar.

Selanjutnya anjing tersebut tidak mengenali tuannya lagi dan sering bersembunyi ditempat gelap.Tahap selanjutnya anjing mulai bertindak agresif dengan menggigit benda maupun siapa saja yang ada didekatnya.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Raih Penghargaan dari Kementerian ATR

Tak hanya itu anjing dengan rabies disertai air liur yang keluar secara berlebihan. Kemudian ekornya melengkung ke dalam perut.

Terakhir anjing akan mengalami kejang-kejang, kelumpuhan dan kemudian mati. “Jika melihat anjing mulai takut pada sinar dan bersembunyi ditempat gelap serta tidak ada respons

 ketika dipanggil tuannya. Segera melaporkan ke petugas terdekat. Agar bisa dilakukan eleminasi. Warga atau masyarakat segera menghidar dan tidak mendekati anjing yang sudah terinfeksi rabies,” pungkasnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/