alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Mistis! Datangi Balian, Warga Keracunan Karena Lupa Matur Piuning

TABANAN- Meski kondisi sudah berangsur membaik dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit, sejumlah warga Pinge, Desa Baru, Marga, Tabanan masih mencari petunjuk niskala terkait musibah yang mereka alami.

Seperti dibenarkan Prajuru Pura Natar Jemeng, I Nyoman Sudariana.

Dikatakan Sudariana, sesuai petunjuk orang pintar atau balian yang sempat mereka datangi, warga meyakini jika penyebab terjadinya keracunan missal usai tangkil ke Pura Besakih karena warga matur piuning di Pelinggih Pura Natar Jemeng.

“Ini kami ketahui setelah beberapa krama pergi ke orang pintar. Ada tiga sampai empat orang pintar yang didatangi jawabanya pun sama lupa matur piuning di Pura Natar Jemeng,” ungkapnya saat ditemui di Balai Banjar Pinge, Rabu (10/4) kemarin.

Baca Juga:  Pernah Dicurangi, Kamajaya Beri Pesan Menyengat Tes Dosen Undiksha

Menurutnya, sesuai adat dan tradisi, setiap krama yang mempunyai tujuan berpergian kemanapun harus melaksanakan matur piuning di Pura Natar Jemeng.

Sedangkan saat hendak ke tangkil ke Pura Besakih, kata Sudariana, warga hanya matur piuning di Pura Melanting saja sehingga sesuhunan di Pura Jemeng duka.

Ditanya apakah setelah kejadian keracunan makan warga melakukan upacara bersama dengan meminta maaf di Pura Natar Jemeng. Dijelaskan Sudariana, dirinya belum mengetahui rencana selanjutnya. Karena di Banjar Pinge ada bidang (baga) Pahyangan, Palemahan, dan Pawongan yang mengurus dibidang tersebut.

“Kami masih menunggu tunggu keputusan dari masing-masing baga,” tukasnya.

 



TABANAN- Meski kondisi sudah berangsur membaik dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit, sejumlah warga Pinge, Desa Baru, Marga, Tabanan masih mencari petunjuk niskala terkait musibah yang mereka alami.

Seperti dibenarkan Prajuru Pura Natar Jemeng, I Nyoman Sudariana.

Dikatakan Sudariana, sesuai petunjuk orang pintar atau balian yang sempat mereka datangi, warga meyakini jika penyebab terjadinya keracunan missal usai tangkil ke Pura Besakih karena warga matur piuning di Pelinggih Pura Natar Jemeng.

“Ini kami ketahui setelah beberapa krama pergi ke orang pintar. Ada tiga sampai empat orang pintar yang didatangi jawabanya pun sama lupa matur piuning di Pura Natar Jemeng,” ungkapnya saat ditemui di Balai Banjar Pinge, Rabu (10/4) kemarin.

Baca Juga:  [Update] Diskes Jembrana Periksa Sampel Makanan ke Labkes Bali

Menurutnya, sesuai adat dan tradisi, setiap krama yang mempunyai tujuan berpergian kemanapun harus melaksanakan matur piuning di Pura Natar Jemeng.

Sedangkan saat hendak ke tangkil ke Pura Besakih, kata Sudariana, warga hanya matur piuning di Pura Melanting saja sehingga sesuhunan di Pura Jemeng duka.

Ditanya apakah setelah kejadian keracunan makan warga melakukan upacara bersama dengan meminta maaf di Pura Natar Jemeng. Dijelaskan Sudariana, dirinya belum mengetahui rencana selanjutnya. Karena di Banjar Pinge ada bidang (baga) Pahyangan, Palemahan, dan Pawongan yang mengurus dibidang tersebut.

“Kami masih menunggu tunggu keputusan dari masing-masing baga,” tukasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/