alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Apes…Ditinggal Sembahyang, Rumah Terbakar, Satu Keresek Uang Ludes

NEGARA – Nasib sial menimpa I Ketut Karya, 45, saat hari raya Kuningan, kemarin (9/6). Saat pergi sembahyang Kuningan, rumah warga Banjar Katulampa, Manistutu, Melaya, ini terbakar.

Menurut informasi, musibah kebakaran bermula ketika Karya bersama keluarganya pergi ke rumah keluarga besarnya di Banjar Berawantangi, Tuwed, Melaya untuk bersembahyang.

Sekitar pukul 10.30, Ni Ketur Nastri, 49, tetangga Karya yang jarak rumahnya sekitar 30 meter, kaget melihat asap membubung disertai kobaran api di atap rumah Karya.

Melihat rumah tetangganya terbakar, Nastri kemudian memberitahu I Nyoman Norden, 59, yang kemudian bersama warga lainya berusaha memadamkan api.

Norden juga menelpon Karya yang sedang sembahyang di rumah keluarga besarnya untuk memberitahu kalau rumahnya terbakar.

Baca Juga:  Redam Covid-19 yang Kian Masif, OTG di Jembrana Mulai Isolasi di Hotel

Pemadam kebakaran Pemkab Jembrana yang dihubungi tidak lama kemudian datang dengan dua unit mobil pemadam.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setengah jam kemudian. Namun, rumah Karya yang sehari-hari sebagai petani itu sudah ludes beserta isinya.

“Karya yang datang setelah ditelepon mendapati rumah beserta isinya terbakar,” ujar Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai.

Selain rumah permanen ukuran 4×6 meter, satu kresek berisi uang sekitar Rp 65 juta juga terbakar dan 2 buah almari baju beserta isinya, bufet, TV,

kulkas, dua buah kasur spring bad, dua buah buku BPKB sepeda Honda Vario dan Scopy, STNK Vario, serta sepeda motor honda Vario juga ludes.

Kerugian yang dialami Karya sekitar Rp.250 juta. “Diduga penyebab kebakaran itu karena korsleting listrik didalam rumah. 

Baca Juga:  Terancam 12 Tahun Bui, Polisi Dalami Keterangan Komang Kebo

Karena rumah kosong maka tidak ada yang tahu sehingga api membesar dan melalap rumah dan isinya,” ungkapnya. 



NEGARA – Nasib sial menimpa I Ketut Karya, 45, saat hari raya Kuningan, kemarin (9/6). Saat pergi sembahyang Kuningan, rumah warga Banjar Katulampa, Manistutu, Melaya, ini terbakar.

Menurut informasi, musibah kebakaran bermula ketika Karya bersama keluarganya pergi ke rumah keluarga besarnya di Banjar Berawantangi, Tuwed, Melaya untuk bersembahyang.

Sekitar pukul 10.30, Ni Ketur Nastri, 49, tetangga Karya yang jarak rumahnya sekitar 30 meter, kaget melihat asap membubung disertai kobaran api di atap rumah Karya.

Melihat rumah tetangganya terbakar, Nastri kemudian memberitahu I Nyoman Norden, 59, yang kemudian bersama warga lainya berusaha memadamkan api.

Norden juga menelpon Karya yang sedang sembahyang di rumah keluarga besarnya untuk memberitahu kalau rumahnya terbakar.

Baca Juga:  Tanah Diagunkan, Ganti Rugi Lahan Shortcut Singaraja-Denpasar Terancam

Pemadam kebakaran Pemkab Jembrana yang dihubungi tidak lama kemudian datang dengan dua unit mobil pemadam.

Api akhirnya berhasil dipadamkan setengah jam kemudian. Namun, rumah Karya yang sehari-hari sebagai petani itu sudah ludes beserta isinya.

“Karya yang datang setelah ditelepon mendapati rumah beserta isinya terbakar,” ujar Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai.

Selain rumah permanen ukuran 4×6 meter, satu kresek berisi uang sekitar Rp 65 juta juga terbakar dan 2 buah almari baju beserta isinya, bufet, TV,

kulkas, dua buah kasur spring bad, dua buah buku BPKB sepeda Honda Vario dan Scopy, STNK Vario, serta sepeda motor honda Vario juga ludes.

Kerugian yang dialami Karya sekitar Rp.250 juta. “Diduga penyebab kebakaran itu karena korsleting listrik didalam rumah. 

Baca Juga:  Bejat, Seorang Kakek di Mendoyo Nekat Cabuli Siswi SLB di Kebun

Karena rumah kosong maka tidak ada yang tahu sehingga api membesar dan melalap rumah dan isinya,” ungkapnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/