alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Ini Jawaban Bupati Jembrana atas Sodokan F-PDIP Soal Janji Politik

NEGARA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan tetap berkomitmen untuk mewujudkan program yang telah disampaikan baik sebelum menjadi bupati dan setelah dilantik menjadi bupati.

 

Hal tersebut disampaikan untuk memberikan jawaban dari pandangan fraksi PDIP DPRD Jembrana yang mempertanyakan janji politik bupati dan wakil bupati Jembrana saat rapat paripurna sebelumnya.

 

Bupati menyampaikan, terkait dengan pemandangan umum Fraksi PDIP mengenai beberapa program yang telah disampaikan kepada masyarakat Jembrana, baik pada saat kami masih sebagai calon dan telah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, saat ini sedang berupaya merumuskan berbagai instrumen yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program-program tersebut.

 

“Khususnya terkait dengan landasan hukum, perencanaan anggaran, serta piranti-piranti lainnya yang akan menentukan keberhasilan program-program tersebut,” jelasnya.

 

Menurut bupati, langkah-langkah konkrit mulai dilaksanakan untuk mewujudkan harapan masyarakat akan kehadiran program-program yang dapat meringankan beban masyarakat. Di antaranya, menyusun rancangan peraturan bupati terkait dengan pemberian bantuan kepada siswa dari keluarga miskin.

Baca Juga:  Keuangan Kocar-kacir, Gaji Pegawai Dipotong, DPRD Badung Teriak

 

“Kami telah merancang anggaran untuk memberikan bantuan biaya makan dan minum bagi siswa miskin,” tegasnya.

 

Salah satu program yang sudah dijalankan adalah bidang kesehatan. Dengan sumberdaya yang sudah ada, sudah menjalankan program jaminan kesehatan Jembrana (JKJ) Plus, berupa layanan emergency dan homecare yang saat ini baru dilaksanakan bagi lansia dan tokoh-tokoh masyarakat dan agama.

 

“Ke depan, pelaksanaan program-program ini akan terus kami tingkatkan kualitasnya dan harapannya dokumen RPJMD yang akan kita sepakati bersama nantinya dapat menjadi panduan utama dalam melaksanakan program-program tersebut,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan itu, bupati menanggapi pertanyaan fraksi PDIP mengenai pemberhentian pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Mengenai hal tersebut, menurut bupati perlu diluruskan bersama agar tidak menimbulkan keresahan dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Baca Juga:  Bupati: Koperasi Harus Siap Bersaing

 

Karena ke depan, akan membangun sistem dan prosedur agar proses rekrutmen pegawai non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana dilakukan lebih baik sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang berdedikasi dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan.  

 

”Kami tidak menutup kesempatan bagi seluruh masyarakat Jembrana, baik yang belum maupun yang pernah menjadi pegawai non-ASN di lingkungan Kabupaten Jembrana untuk melamar menjadi pegawai non-ASN sesuai dengan kebutuhan, kualifikasi, dan tahapan yang berlaku,” tegasnya.

 

Dalam rapat paripurna sebelumnya, fraksi PDIP Jembrana menanyakan janji politik bupati dan wakil bupati Jembrana. Dalam kesempatan itu, fraksi PDIP menyinggung mengenai implementasi janji-janji politik bupati. Karena menurutnya, masyarakat menunggu realisasi janji-janji politik bupati dan wakil bupati.


NEGARA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan tetap berkomitmen untuk mewujudkan program yang telah disampaikan baik sebelum menjadi bupati dan setelah dilantik menjadi bupati.

 

Hal tersebut disampaikan untuk memberikan jawaban dari pandangan fraksi PDIP DPRD Jembrana yang mempertanyakan janji politik bupati dan wakil bupati Jembrana saat rapat paripurna sebelumnya.

 

Bupati menyampaikan, terkait dengan pemandangan umum Fraksi PDIP mengenai beberapa program yang telah disampaikan kepada masyarakat Jembrana, baik pada saat kami masih sebagai calon dan telah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, saat ini sedang berupaya merumuskan berbagai instrumen yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program-program tersebut.

 

“Khususnya terkait dengan landasan hukum, perencanaan anggaran, serta piranti-piranti lainnya yang akan menentukan keberhasilan program-program tersebut,” jelasnya.

 

Menurut bupati, langkah-langkah konkrit mulai dilaksanakan untuk mewujudkan harapan masyarakat akan kehadiran program-program yang dapat meringankan beban masyarakat. Di antaranya, menyusun rancangan peraturan bupati terkait dengan pemberian bantuan kepada siswa dari keluarga miskin.

Baca Juga:  Mundur dari Perusahaan, Bupati Jembrana Terpilih Fokus Urus Daerah

 

“Kami telah merancang anggaran untuk memberikan bantuan biaya makan dan minum bagi siswa miskin,” tegasnya.

 

Salah satu program yang sudah dijalankan adalah bidang kesehatan. Dengan sumberdaya yang sudah ada, sudah menjalankan program jaminan kesehatan Jembrana (JKJ) Plus, berupa layanan emergency dan homecare yang saat ini baru dilaksanakan bagi lansia dan tokoh-tokoh masyarakat dan agama.

 

“Ke depan, pelaksanaan program-program ini akan terus kami tingkatkan kualitasnya dan harapannya dokumen RPJMD yang akan kita sepakati bersama nantinya dapat menjadi panduan utama dalam melaksanakan program-program tersebut,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan itu, bupati menanggapi pertanyaan fraksi PDIP mengenai pemberhentian pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Mengenai hal tersebut, menurut bupati perlu diluruskan bersama agar tidak menimbulkan keresahan dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Baca Juga:  Bupati: Koperasi Harus Siap Bersaing

 

Karena ke depan, akan membangun sistem dan prosedur agar proses rekrutmen pegawai non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana dilakukan lebih baik sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang berdedikasi dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan.  

 

”Kami tidak menutup kesempatan bagi seluruh masyarakat Jembrana, baik yang belum maupun yang pernah menjadi pegawai non-ASN di lingkungan Kabupaten Jembrana untuk melamar menjadi pegawai non-ASN sesuai dengan kebutuhan, kualifikasi, dan tahapan yang berlaku,” tegasnya.

 

Dalam rapat paripurna sebelumnya, fraksi PDIP Jembrana menanyakan janji politik bupati dan wakil bupati Jembrana. Dalam kesempatan itu, fraksi PDIP menyinggung mengenai implementasi janji-janji politik bupati. Karena menurutnya, masyarakat menunggu realisasi janji-janji politik bupati dan wakil bupati.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/