alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Mahasiswa Ikut Dikerahkan Jadi Tim Swaber untuk Tracing dan Testing

DENPASAR – Kasus Covid-19 di Bali masih menunjukkan jumlah kasus yang tinggi setiap harinya. Pada Senin (9/8), kasus Covid-19 di Bali bertambah 1.018 orang. Untuk mempercepat penanganan Covid-19 ini, tracing dan testing harus diperbanyak.

 

Peningkatan tracing dan testing ini juga  telah diputusskn dalam rapat strategi pengendalian aktivitas masyarakat untuk mempercepat penurunan kasus baru Covid-19 antara Gubernur Bali bersama Pangdam IX Udayana dan Kapolda Bali pada tanggal 9 Agustus 2021 di Jaya Sabha.

 

Disepakati dalam rapat tersebut, untuk lebih banyak dan menggencarkan tracing dan testing dengan menyebarkan jumlah swaber.  Salah satunya adalah merekrut mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Kabupaten masing-masing menjadi tenaga swaber. Tim swaber ini nantinya membantu tenaga swaber di Puskesmas.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Lebat, Gunung Agung Kembali Erupsi, Awas Lahar Hujan

 

“Tenaga swaber dari mahasiswa bergabung dengan tim swaber dan tracer dari TNI dan Polri bergerak bersama-sama. Dibentuk beberapa tim sesuai jumlah lokasi yang ditargetkan untuk tracing dan testing.  Yang positif langsung dibawa ke tempat lokasi terpusat yang disediakan di wilayah masing-masing  berbasis desa,” ucap Koster Senin (9/8). 

- Advertisement -

 

Gubernur Bali  Wayan Koster mengatakan kontak erat yang harus ditracing dan testing adalah keluarga, tetangga kontak erat dan tempat bekerja.

 

Isolasi terpusat dan kebutuhan yang diperlukan, disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, desa dengan memanfaatkan fasilitas kecamatan/desa seperti balai latihan, sekolah dan sejenisnya. 

 

Dinas kesehatan menyiapkan tim nakes yang bertugas keliling ke lokasi isolasi terpusat. Semua orang yang menjalani isolasi terpusat dilakukan swab PCR pada hari ke-10. Pengecekan data orang yang menjalani isolasi mandiri dilaksanakan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Dandim, Kapolres, BPBD, dan Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Astungkara! Jelang Nataru, Omicron Belum Ditemukan di Bali

 

Terakhir, Pelaksanaan testing di tempat-temlat kerumunan/ keramaian seperti pasar, terminal, dan pusat perbelanjaan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Dandim, Kapolres, BPBD, dan Dinas Kesehatan/kota.

- Advertisement -

DENPASAR – Kasus Covid-19 di Bali masih menunjukkan jumlah kasus yang tinggi setiap harinya. Pada Senin (9/8), kasus Covid-19 di Bali bertambah 1.018 orang. Untuk mempercepat penanganan Covid-19 ini, tracing dan testing harus diperbanyak.

 

Peningkatan tracing dan testing ini juga  telah diputusskn dalam rapat strategi pengendalian aktivitas masyarakat untuk mempercepat penurunan kasus baru Covid-19 antara Gubernur Bali bersama Pangdam IX Udayana dan Kapolda Bali pada tanggal 9 Agustus 2021 di Jaya Sabha.

 

Disepakati dalam rapat tersebut, untuk lebih banyak dan menggencarkan tracing dan testing dengan menyebarkan jumlah swaber.  Salah satunya adalah merekrut mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Kabupaten masing-masing menjadi tenaga swaber. Tim swaber ini nantinya membantu tenaga swaber di Puskesmas.

Baca Juga:  OMG! Perbaiki Atap Bocor di Toko Indomaret, Pekerja Tewas Tersetrum

 

“Tenaga swaber dari mahasiswa bergabung dengan tim swaber dan tracer dari TNI dan Polri bergerak bersama-sama. Dibentuk beberapa tim sesuai jumlah lokasi yang ditargetkan untuk tracing dan testing.  Yang positif langsung dibawa ke tempat lokasi terpusat yang disediakan di wilayah masing-masing  berbasis desa,” ucap Koster Senin (9/8). 

 

Gubernur Bali  Wayan Koster mengatakan kontak erat yang harus ditracing dan testing adalah keluarga, tetangga kontak erat dan tempat bekerja.

 

Isolasi terpusat dan kebutuhan yang diperlukan, disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, desa dengan memanfaatkan fasilitas kecamatan/desa seperti balai latihan, sekolah dan sejenisnya. 

 

Dinas kesehatan menyiapkan tim nakes yang bertugas keliling ke lokasi isolasi terpusat. Semua orang yang menjalani isolasi terpusat dilakukan swab PCR pada hari ke-10. Pengecekan data orang yang menjalani isolasi mandiri dilaksanakan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Dandim, Kapolres, BPBD, dan Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Jadi Sampah Visual, Baliho Parpol Ikut Diberangus di Gianyar

 

Terakhir, Pelaksanaan testing di tempat-temlat kerumunan/ keramaian seperti pasar, terminal, dan pusat perbelanjaan oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Dandim, Kapolres, BPBD, dan Dinas Kesehatan/kota.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/