alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Ciduk Pasangan Tak Sah, Pergoki Pegawai Kontrak Wik wik Siang Bolong

SINGARAJA – Pengunjung penginapan dan pondok wisata yang ada di Desa Tukad Mungga, Desa Anturan, kawasan pariwisata Lovina terperanjat dan panik.

Mereka kaget setelah melihat kedatangan petugas Satpol PP Kecamatan Buleleng, aparat kepolisian Polsek Kota Singaraja, dan aparat TNI Koramil 1619-01/Buleleng melakukan razia.

Mereka tak bisa berbuat banyak ketika terciduk berdua di lokasi penginapan. Celakanya, saat digeledah oleh petugas, mereka tak mampu menunjukkan dokumen resmi sebagai pasangan yang sah.

Bahkan, ada juga yang tidak membawa identitas kependudukan. Razia yang digelar Senin siang (9/9) sekitar pukul 13.00 dipimpin langsung Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara.

Tim menyasar lima lokasi penginapan. Yakni penginapan Ume Sari, Lilacita II, III, penginapan Lumbung Sari, dan Pondok Wisata.  

Baca Juga:  Bandingkan dengan Bangli, DPRD Minta Gaji Pegawai Kontrak Tak Dipotong

Hasilnya, petugas memergoki enam pasangan di luar nikah sedang asyik memadu kasih. Di antaranya ada yang berasal dari Panji Anom, Buleleng, Seririt, Busungbiu dan Sukasada.

Parahnya dari enam pasangan, petugas menemukan salah seorang pegawai kontrak berdinas di Kecamatan Sukadasa sedang berduaan di kamar ketika jam kantor.

Dari enam pasangan tersebut semuanya tidak dapat menunjukkan dokumen resmi sebagai pasangan yang sah secara hukum.

Petugas pun terpaksa harus memberikan sanksi dengan melakukan penyitaan terhadap identitas KTP milik pasangan tersebut. Selanjutnya mereka akan memberikan keterangan lebih lanjut ke Kantor Camat Buleleng.   

Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, razia mendadak ini bertujuan untuk memberantas penyakit masyarakat.

Baca Juga:  Dana Insentif Covid-19 Tak Cair, Tenaga Medis di Buleleng Pakrimik

Seperti prostitusi, peredaran miras dan narkoba. Yang lebih penting, mengurangi kekisruhan rumah pada pasangan suami istri yang belum lama ini sempat viral di media sosial, karena kedapatan selingkuh di penginapan.

“Disamping itu razia ini untuk mengecek kelengkapan perizinan dari usaha pemilik penginapan. Tidak kalah pentingnya razia ini untuk menekan

angka penderita HIV AIDS di Buleleng yang kini mencapai 3 ribu lebih penderita,” ujar Gede Dody ditemui di lokasi razia penginapan.  

 



SINGARAJA – Pengunjung penginapan dan pondok wisata yang ada di Desa Tukad Mungga, Desa Anturan, kawasan pariwisata Lovina terperanjat dan panik.

Mereka kaget setelah melihat kedatangan petugas Satpol PP Kecamatan Buleleng, aparat kepolisian Polsek Kota Singaraja, dan aparat TNI Koramil 1619-01/Buleleng melakukan razia.

Mereka tak bisa berbuat banyak ketika terciduk berdua di lokasi penginapan. Celakanya, saat digeledah oleh petugas, mereka tak mampu menunjukkan dokumen resmi sebagai pasangan yang sah.

Bahkan, ada juga yang tidak membawa identitas kependudukan. Razia yang digelar Senin siang (9/9) sekitar pukul 13.00 dipimpin langsung Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara.

Tim menyasar lima lokasi penginapan. Yakni penginapan Ume Sari, Lilacita II, III, penginapan Lumbung Sari, dan Pondok Wisata.  

Baca Juga:  Sebut Salahi UU, Bupati Giri Pastikan Tak Potong Gaji Pegawai Kontrak

Hasilnya, petugas memergoki enam pasangan di luar nikah sedang asyik memadu kasih. Di antaranya ada yang berasal dari Panji Anom, Buleleng, Seririt, Busungbiu dan Sukasada.

Parahnya dari enam pasangan, petugas menemukan salah seorang pegawai kontrak berdinas di Kecamatan Sukadasa sedang berduaan di kamar ketika jam kantor.

Dari enam pasangan tersebut semuanya tidak dapat menunjukkan dokumen resmi sebagai pasangan yang sah secara hukum.

Petugas pun terpaksa harus memberikan sanksi dengan melakukan penyitaan terhadap identitas KTP milik pasangan tersebut. Selanjutnya mereka akan memberikan keterangan lebih lanjut ke Kantor Camat Buleleng.   

Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, razia mendadak ini bertujuan untuk memberantas penyakit masyarakat.

Baca Juga:  Tak Hanya Tunjangan PNS, Gaji Kontrak di Buleleng Juga Dipangkas 10 %

Seperti prostitusi, peredaran miras dan narkoba. Yang lebih penting, mengurangi kekisruhan rumah pada pasangan suami istri yang belum lama ini sempat viral di media sosial, karena kedapatan selingkuh di penginapan.

“Disamping itu razia ini untuk mengecek kelengkapan perizinan dari usaha pemilik penginapan. Tidak kalah pentingnya razia ini untuk menekan

angka penderita HIV AIDS di Buleleng yang kini mencapai 3 ribu lebih penderita,” ujar Gede Dody ditemui di lokasi razia penginapan.  

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/