alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

RS Daerah dan Puskesmas Penuh, RS Swasta Siapkan Tempat Isolasi

NEGARA–Bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana menyebabkan tempat isolasi di RSU Negara dan Puskesmas penuh.

Sementara rencana penggunaan hotel untuk tempat isolasi hingga kemarin masih belum dijalankan, sehingga puluhan warga yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 terpaksa masih isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah rumah sakit swasta yang ada di Jembrana.

Tiga rumah sakit swasta tersebut sudah bersedia menyediakan tempat isolasi bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang belum mendapat tempat isolasi di RSU Negara maupun Puskesmas.

“Pada prinsipnya tiga rumah sakit swasta bersedia, tetapi masih menunggu konsultasi dengan owner dan menunggu SK,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha.

Baca Juga:  Duh, Bertahun-Tahun Putus, Jembatan Bungkulan Tak Kunjung Diperbaiki

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Partawa mengatakan, tiga rumah sakit swasta yang ada di Jembrana sudah diajak untuk urun rembuk untuk membahas masalah tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

Dari tiga rumah sakit tersebut sudah bersedia masing-masing sepuluh tempat isolasi untuk pasien Covid-19.

Karena sudah bersedia menyediakan tempat isolasi tambahan, selanjutnya Diskes akan mengusulkan pada Dinas Provinsi Bali untuk penambahan rumah sakit rujukan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana.

“Kalau sudah disetujui, akan dibuatkan surat keputusan (SK) untuk tiga rumah sakit swasta sebagai rumah sakit rujukan,” terangnya.

Meskipun rumah sakit swasta tersebut sudah bersedia menyiapkan tempat isolasi, kapasitas tempat isolasi masih kurang untuk menampung seluruh pasien terkonfirmasi positif.

Baca Juga:  Usai hari Raya Kuningan, Kasus Positif Covid di Bali Mendadak Anjlok

“Selain penambahan tempat isolasi di rumah sakit swasta, rencana tempat isolasi di hotel tetap jadi alternatif,” tandasnya.

Sedangkan terkait perkembangan data kasus Covid-19 di Jembrana, secara kumulatif kasus terkonfirmasi positif sejak pandemi Covid-19 hingga Senin (11/1) sudah mencapai 1054 orang, sembuh 879, dan meninggal sebanyak 31 orang.

Untuk kasus harian kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 13 kasus dari sehari sebelumnya, sembuh bertambah satu orang, dan meninggal dunia bertambah satu orang. 



NEGARA–Bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana menyebabkan tempat isolasi di RSU Negara dan Puskesmas penuh.

Sementara rencana penggunaan hotel untuk tempat isolasi hingga kemarin masih belum dijalankan, sehingga puluhan warga yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 terpaksa masih isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah rumah sakit swasta yang ada di Jembrana.

Tiga rumah sakit swasta tersebut sudah bersedia menyediakan tempat isolasi bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang belum mendapat tempat isolasi di RSU Negara maupun Puskesmas.

“Pada prinsipnya tiga rumah sakit swasta bersedia, tetapi masih menunggu konsultasi dengan owner dan menunggu SK,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha.

Baca Juga:  Usai hari Raya Kuningan, Kasus Positif Covid di Bali Mendadak Anjlok

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Partawa mengatakan, tiga rumah sakit swasta yang ada di Jembrana sudah diajak untuk urun rembuk untuk membahas masalah tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

Dari tiga rumah sakit tersebut sudah bersedia masing-masing sepuluh tempat isolasi untuk pasien Covid-19.

Karena sudah bersedia menyediakan tempat isolasi tambahan, selanjutnya Diskes akan mengusulkan pada Dinas Provinsi Bali untuk penambahan rumah sakit rujukan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana.

“Kalau sudah disetujui, akan dibuatkan surat keputusan (SK) untuk tiga rumah sakit swasta sebagai rumah sakit rujukan,” terangnya.

Meskipun rumah sakit swasta tersebut sudah bersedia menyiapkan tempat isolasi, kapasitas tempat isolasi masih kurang untuk menampung seluruh pasien terkonfirmasi positif.

Baca Juga:  Sindir Orang Doyan Nongkrong, Bupati Suwirta: Hidupnya Tak Teratur

“Selain penambahan tempat isolasi di rumah sakit swasta, rencana tempat isolasi di hotel tetap jadi alternatif,” tandasnya.

Sedangkan terkait perkembangan data kasus Covid-19 di Jembrana, secara kumulatif kasus terkonfirmasi positif sejak pandemi Covid-19 hingga Senin (11/1) sudah mencapai 1054 orang, sembuh 879, dan meninggal sebanyak 31 orang.

Untuk kasus harian kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 13 kasus dari sehari sebelumnya, sembuh bertambah satu orang, dan meninggal dunia bertambah satu orang. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/