alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Wilayah Gerokgak Dikepung Banjir, Puluhan Rumah Warga Tergenang

SINGARAJA– Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di sejumlah titik. Utamanya di Kecamatan Gerokgak. Drainase yang baru dibangun, nampaknya belum banyak membantu desa-desa di Gerokgak aman dari genangan banjir.

Insiden banjir itu terjadi sekitar pukul 15.00 siang kemarin. Hujan lebat turun sejak pukul 13.00 siang. Hujan lebat memicu genangan air di sejumlah desa. Banjir dilaporkan terjadi di Desa Sumberklampok, Desa Pejarakan, Desa Sanggalangit, dan Desa Patas. Bahkan puluhan rumah warga yang ada di tepi Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk sempat tergenang air banjir.

Perbekel Pejarakan Made Astawa mengatakan, titik terparah genangan air ada di Banjar Dinas Banyuwedang. Sedikitnya 20 rumah di desa tersebut sempat digenangi air. Drainase tak mampu menampung limpahan air dari hulu. Sehingga Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk sempat terendam air setinggi 50 centimeter.

Baca Juga:  Diprotes Warga, Pipa Gas Metan di TPA Sente Bakal Kembali Dipasang

Akses lalu lintas pun sempat lumpuh. Hanya kendaraan yang cukup tinggi saja, yang berani melintas. Sementara kendara lain, terutama sepeda motor, tak berani melintas. Sebab air yang menggenang, tercampur dengan lumpur.

“Ada tembok pagar rumah warga kami dan tembok madrasah Nurul Islam yang roboh. Sementara ini kerusakan yang teridentifikasi ada di dua titik itu,” kata Astawa.

Camat Gerokgak Made Juartawan mengatakan, banjir disebabkan karena limpahan air yang begitu besar. Sehingga drainase tak mampu menampung air. Terlebih air yang datang dari hulu, bercampur dengan lumpur dan pasir. Dampaknya, saluran drainase yang baru dibangun dengan cepat penuh dengan sedimen.

Juartawan juga menyebut, saat ini belum ada sodetan saluran air ke arah utara atau ke arah pantai. “Jadi airnya menumpuk di drainase jalan utama. Karena sudah penuh, ditambah lagi sedimen sudah mulai muncul, akhirnya air meluap ke jalan raya,” kata Juartawan. 

Baca Juga:  Soal Beda Data Capaian Vaksinasi di Bali, Kadiskes Bali Ungkap Ini
- Advertisement -

SINGARAJA– Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di sejumlah titik. Utamanya di Kecamatan Gerokgak. Drainase yang baru dibangun, nampaknya belum banyak membantu desa-desa di Gerokgak aman dari genangan banjir.

Insiden banjir itu terjadi sekitar pukul 15.00 siang kemarin. Hujan lebat turun sejak pukul 13.00 siang. Hujan lebat memicu genangan air di sejumlah desa. Banjir dilaporkan terjadi di Desa Sumberklampok, Desa Pejarakan, Desa Sanggalangit, dan Desa Patas. Bahkan puluhan rumah warga yang ada di tepi Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk sempat tergenang air banjir.

Perbekel Pejarakan Made Astawa mengatakan, titik terparah genangan air ada di Banjar Dinas Banyuwedang. Sedikitnya 20 rumah di desa tersebut sempat digenangi air. Drainase tak mampu menampung limpahan air dari hulu. Sehingga Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk sempat terendam air setinggi 50 centimeter.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Masih Tinggi, PPKM Empat Desa di Buleleng Diperpanjang

Akses lalu lintas pun sempat lumpuh. Hanya kendaraan yang cukup tinggi saja, yang berani melintas. Sementara kendara lain, terutama sepeda motor, tak berani melintas. Sebab air yang menggenang, tercampur dengan lumpur.

“Ada tembok pagar rumah warga kami dan tembok madrasah Nurul Islam yang roboh. Sementara ini kerusakan yang teridentifikasi ada di dua titik itu,” kata Astawa.

Camat Gerokgak Made Juartawan mengatakan, banjir disebabkan karena limpahan air yang begitu besar. Sehingga drainase tak mampu menampung air. Terlebih air yang datang dari hulu, bercampur dengan lumpur dan pasir. Dampaknya, saluran drainase yang baru dibangun dengan cepat penuh dengan sedimen.

Juartawan juga menyebut, saat ini belum ada sodetan saluran air ke arah utara atau ke arah pantai. “Jadi airnya menumpuk di drainase jalan utama. Karena sudah penuh, ditambah lagi sedimen sudah mulai muncul, akhirnya air meluap ke jalan raya,” kata Juartawan. 

Baca Juga:  Hujan Deras Dua Hari Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang di Selat

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/