alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Labrak Imbauan, Puluhan Turis Asing Tetap Surfing Saat Wabah Corona

SEMARAPURA-Di tengah pemerintah gencar memberikan imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, aksi tak terpuji justru dilakukan wisatawan mancanegara.

Seperti tak menghiraukan imbauan, para turis asing yang masih tinggal di Bali justru tetap bermain surfing atau selancar di peraian Pantai Watu Klotok, Klungkung, Sabtu (11/4).  

Mereka nekat berselancar tanpa menghirauakan bahaya penularan virus Corona (Covid-19).

 Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta saat dikonfirmasi membenarkan dengan ulah para wisman.

Padahal, kata Suarta, Pemkab Klungkung telah mengeluarkan imbauan untuk menutup seluruh objek wisata di Kabupaten Klungkung sebagai upaya penanganan penyebaran virus Corona.

Salah satu obyek yang ditutup yakni Pantai Watu Klotok. Pantai ini merupakan salah satu tujuan primadona para pencinta olahraga selancar.

Baca Juga:  Dilantik, Bupati Minta Tiga Perbekel Tak Hanya Sekedar menjabat, Tapi

“Dan kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada wisatawan yang masih melakukan aktivitas berselancar di Pantai Watu Klotok,” katanya.

Mendapat informasi warga, personel Satpol PP Klungkung pun melakukan patroli ke Pantai Watu Klotok dan mendapati 10 wisman berada di pantai berselancar.

“Empat wisman sudah ada yang di tengah laut. Sedangkan lainnya masih bersiap untuk berselancar pada saat kami ke sana,” terangnya.

Melihat hal itu, pihaknya pun meminta wisman tersebut untuk menghentikan aktivitasnya dan kembali ke penginapan masing-masing.

Sayangnya, niat baik dan imbauan petugas tidak dihiraukan dan mereka tetap nekat berjalan ke laut untuk berselancar.

“Wisman yang masih ada di pinggir laut protes karena ada empat wisman yang sudah ada di tengah laut. Dan mereka nekat mau ke laut sehingga kami terpaksa menghalau menggunakan kayu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Khusus di Gianyar, Sipeng Batal, Sembako KK Miskin Tetap Dibagikan

Setelah melihat tindakan tegas Satpol PP Klungkung, barulah wisman mau menghentikan aktivitasnya dan beranjak ke kendaraan masing-masing.

“Untuk memastikan tidak ada wisman yang kembali membandel, kami akan melakukan patroli rutin ke sini (Pantai Watu Klotok). Kami juga sudah berkoordinasi dengan aparat desa. Katanya sudah dipasangi spanduk agar tidak berkunjung ke pantai ini, tapi tetap membandel,” tandasnya.



SEMARAPURA-Di tengah pemerintah gencar memberikan imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, aksi tak terpuji justru dilakukan wisatawan mancanegara.

Seperti tak menghiraukan imbauan, para turis asing yang masih tinggal di Bali justru tetap bermain surfing atau selancar di peraian Pantai Watu Klotok, Klungkung, Sabtu (11/4).  

Mereka nekat berselancar tanpa menghirauakan bahaya penularan virus Corona (Covid-19).

 Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta saat dikonfirmasi membenarkan dengan ulah para wisman.

Padahal, kata Suarta, Pemkab Klungkung telah mengeluarkan imbauan untuk menutup seluruh objek wisata di Kabupaten Klungkung sebagai upaya penanganan penyebaran virus Corona.

Salah satu obyek yang ditutup yakni Pantai Watu Klotok. Pantai ini merupakan salah satu tujuan primadona para pencinta olahraga selancar.

Baca Juga:  [Lagi] Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah 10, Sembuh 2 Orang

“Dan kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada wisatawan yang masih melakukan aktivitas berselancar di Pantai Watu Klotok,” katanya.

Mendapat informasi warga, personel Satpol PP Klungkung pun melakukan patroli ke Pantai Watu Klotok dan mendapati 10 wisman berada di pantai berselancar.

“Empat wisman sudah ada yang di tengah laut. Sedangkan lainnya masih bersiap untuk berselancar pada saat kami ke sana,” terangnya.

Melihat hal itu, pihaknya pun meminta wisman tersebut untuk menghentikan aktivitasnya dan kembali ke penginapan masing-masing.

Sayangnya, niat baik dan imbauan petugas tidak dihiraukan dan mereka tetap nekat berjalan ke laut untuk berselancar.

“Wisman yang masih ada di pinggir laut protes karena ada empat wisman yang sudah ada di tengah laut. Dan mereka nekat mau ke laut sehingga kami terpaksa menghalau menggunakan kayu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dilantik, Bupati Minta Tiga Perbekel Tak Hanya Sekedar menjabat, Tapi

Setelah melihat tindakan tegas Satpol PP Klungkung, barulah wisman mau menghentikan aktivitasnya dan beranjak ke kendaraan masing-masing.

“Untuk memastikan tidak ada wisman yang kembali membandel, kami akan melakukan patroli rutin ke sini (Pantai Watu Klotok). Kami juga sudah berkoordinasi dengan aparat desa. Katanya sudah dipasangi spanduk agar tidak berkunjung ke pantai ini, tapi tetap membandel,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/