alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Baru Dilantik, Kadiskes Buleleng Langsung Diberi PR Genjot Vaksinasi

SINGARAJA – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana melantik puluhan pejabat baru. Salah satunya adalah posisi Kepala Dinas Kesehatan Buleleng yang lowong sejak dua bulan terakhir. Agus Suradnyana menunjuk dr. Sucipto sebagai Kadiskes baru. Sucipto sebelumnya menduduki posisi sebagai Wakil Direktur SDM di RSUD Buleleng.

 

Agus Suradnyana meminta dr. Sucipto harus bekerja siang dan malam menyelesaikan program vaksinasi. Hal itu harus dilakukan guna mempercepat Buleleng meraih zona hijau dalam peta risiko sebaran covid-19.

 

Menurutnya hal itu juga sejalan dengan target yang diberikan Presiden Joko Widodo pada para pejabat di Provinsi Bali. “Sudah ada keputusan dari presiden, bahwa 70 persen penduduk Bali harus menerima vaksin,” kata Agus Suradnyana disela-sela pelantikan pejabat di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Kamis (10/6) sore.

Baca Juga:  Dekat dengan Kawah, Sejumlah Pengungsi Bertahan di Pengungsian

 

Bila melihat struktur demografi penduduk di Kabupaten Buleleng, itu berarti seluruh penduduk Buleleng yang berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkan vaksin. Agus memutuskan proses vaksinasi akan dipusatkan di Kecamatan Gerokgak. Sebab wilayah itu berbatasan langsung dengan pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.

 

Ia juga menginstruksikan agar Dinkes Buleleng mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, guna mempercepat proses vaksinasi.

 

“Semakin cepat kita tuntaskan, makin cepat kita dapat tambahan vaksin. Ini juga akan mendukung program work form Bali yang dicanangkan pemerintah pusat. Saya optimistis ini akan lebih cepat memulihkan ekonomi Bali,” ujarnya.

 

Sementara itu Kadiskes dr. Sucipto mengatakan, pihaknya siap menjalankan instruksi tersebut. Setelah dilantik kemarin, ia akan segera melakukan konsolidasi internal di Dinkes Buleleng. Sehingga bisa mempercepat proses vaksinasi seperti yang ditargetkan.

Baca Juga:  Korpri Denpasar Beri Warna dan Rasa Bagi ASN

 

“Kami akan petakan potensi dan sumber daya kesehatan yang kami miliki. Sehingga bisa mempercepat program vaksinasi ini. Sesuai dengan instruksi pimpinan,” kata Sucipto. 


SINGARAJA – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana melantik puluhan pejabat baru. Salah satunya adalah posisi Kepala Dinas Kesehatan Buleleng yang lowong sejak dua bulan terakhir. Agus Suradnyana menunjuk dr. Sucipto sebagai Kadiskes baru. Sucipto sebelumnya menduduki posisi sebagai Wakil Direktur SDM di RSUD Buleleng.

 

Agus Suradnyana meminta dr. Sucipto harus bekerja siang dan malam menyelesaikan program vaksinasi. Hal itu harus dilakukan guna mempercepat Buleleng meraih zona hijau dalam peta risiko sebaran covid-19.

 

Menurutnya hal itu juga sejalan dengan target yang diberikan Presiden Joko Widodo pada para pejabat di Provinsi Bali. “Sudah ada keputusan dari presiden, bahwa 70 persen penduduk Bali harus menerima vaksin,” kata Agus Suradnyana disela-sela pelantikan pejabat di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Kamis (10/6) sore.

Baca Juga:  [Catat] Pemprov Bali Beri Signal Tunda Pembayaran Pajak PKB dan BBNKB

 

Bila melihat struktur demografi penduduk di Kabupaten Buleleng, itu berarti seluruh penduduk Buleleng yang berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkan vaksin. Agus memutuskan proses vaksinasi akan dipusatkan di Kecamatan Gerokgak. Sebab wilayah itu berbatasan langsung dengan pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.

 

Ia juga menginstruksikan agar Dinkes Buleleng mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, guna mempercepat proses vaksinasi.

 

“Semakin cepat kita tuntaskan, makin cepat kita dapat tambahan vaksin. Ini juga akan mendukung program work form Bali yang dicanangkan pemerintah pusat. Saya optimistis ini akan lebih cepat memulihkan ekonomi Bali,” ujarnya.

 

Sementara itu Kadiskes dr. Sucipto mengatakan, pihaknya siap menjalankan instruksi tersebut. Setelah dilantik kemarin, ia akan segera melakukan konsolidasi internal di Dinkes Buleleng. Sehingga bisa mempercepat proses vaksinasi seperti yang ditargetkan.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Vaksinasi Covid, Kadiskes Tolak Diliput Media. Ada Apa?

 

“Kami akan petakan potensi dan sumber daya kesehatan yang kami miliki. Sehingga bisa mempercepat program vaksinasi ini. Sesuai dengan instruksi pimpinan,” kata Sucipto. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/