alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

PAD Menipis, Pencairan Dana Upakara Dari Pemkab Badung Mulai Kolaps

MANGUPURA– Bantuan dana upakara yang biasanya diberikan Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat melalui Dinas Kebudayaan Badung terkena dampak rasionalisasi.

 

Akibatnya, selain proses pencairan kolaps dan ngadat, pemberian bantuan juga  tidak akan diberikan penuh sesuai proposal yang diajukan.

 

Terkait lambatnya pencairan dan pemangkasan dana akibat rasionalisasi, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ida Bagus Anom Bhasma, mengatakan hampir semua program di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin terkena rasionalisasi.

 

Bedanya kata Bhasma, program bantuan untuk mendukung kegiatan budaya ini tidak dihapus melainkan  dari nominal yang diberikan dipangkas.

 

 Selain itu pencairan dana sedikit terlambat lantaran masih proses rasionalisasi.

Baca Juga:  Kadernya Diadukan ke BK karena Utang Rp10 Juta, Ini Kata Cok Asmara

 

“Kalau pencairan setelah rasionalisasi kan baru pencairan lancar, sekarang memang (lambat ) karena pemasukan dari PAD agak berkurang ya agak lambat pencairanya, supaya masyarakat tahu,” jelas Anom Bhasma, Kamis (11/7)

 

Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal berharap masyarakat penerima bantuan dana upakara tidak mengeluh jika bantuan yang dijanjikan belum cair.

 

“Kami sudah beritahukan sebelumnya, karena sekarang dirasionalisasi, tapi untuk kepentingan masyarakat pasti diutamakan,” pungkasnya.

 



MANGUPURA– Bantuan dana upakara yang biasanya diberikan Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat melalui Dinas Kebudayaan Badung terkena dampak rasionalisasi.

 

Akibatnya, selain proses pencairan kolaps dan ngadat, pemberian bantuan juga  tidak akan diberikan penuh sesuai proposal yang diajukan.

 

Terkait lambatnya pencairan dan pemangkasan dana akibat rasionalisasi, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ida Bagus Anom Bhasma, mengatakan hampir semua program di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin terkena rasionalisasi.

 

Bedanya kata Bhasma, program bantuan untuk mendukung kegiatan budaya ini tidak dihapus melainkan  dari nominal yang diberikan dipangkas.

 

 Selain itu pencairan dana sedikit terlambat lantaran masih proses rasionalisasi.

Baca Juga:  HEBOH! Sapi Warga Ungasan Mendadak Mati Usai Disuntik Gratis

 

“Kalau pencairan setelah rasionalisasi kan baru pencairan lancar, sekarang memang (lambat ) karena pemasukan dari PAD agak berkurang ya agak lambat pencairanya, supaya masyarakat tahu,” jelas Anom Bhasma, Kamis (11/7)

 

Birokrat asal Desa Taman, Abiansemal berharap masyarakat penerima bantuan dana upakara tidak mengeluh jika bantuan yang dijanjikan belum cair.

 

“Kami sudah beritahukan sebelumnya, karena sekarang dirasionalisasi, tapi untuk kepentingan masyarakat pasti diutamakan,” pungkasnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/