alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Staf Kembali Tertular Covid-19, PN Singaraja Perpanjang Masa Lockdown

SINGARAJA – Pengadilan Negeri Singaraja memutuskan memperpanjang masa lockdown. Tadinya lockdown rencananya berlangsung hingga Senin (9/8).

 

Lantaran terjadi penambahan kasus, pengadilan memutuskan masa lockdown diperpanjang hingga Senin (16/8) pekan depan.

 

Humas PN Singaraja I Nyoman Dipa Rudiana membenarkan masa lockdown di PN Singaraja diperpanjang. Pertimbangannya, terdapat penambahan staf yang terkonfirmasi positif covid-19.

 

Tadinya hanya ada seorang hakim yang dinyatakan terkonfirmasi positif. Setelah dilakukan proses tracing, ternyata ada seorang staf dan 2 orang panitera pengganti yang dinyatakan terkonfirmasi positif.

 

Sehingga total ada 4 kasus yang ditemukan di sana. Dari empat orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif, seorang tengah menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Sedangkan tiga orang lainnya masih menjalani masa karantina mandiri.

Baca Juga:  Saksi Polisi Lampaui Kewenangan, FAB Sebut Sidang Banyak Kejanggalan

 

“Karena setelah dilakukan tracing ada penambahan kasus, maka kami putuskan memperpanjang penundaan aktivitas selama seminggu mendatang. Jadi total dua minggu dilakukan pembatasan aktivitas. Hanya pelayanan terpadu saja yang masih dibuka secara terbatas,” kata Dipa.

 

Lantaran terjadi perpanjangan masa lockdown di PN Singaraja, sejumlah proses hukum terpaksa ditunda. Diantaranya pelimpahan perkara dari kejaksaan. Perkara perdata dan pidana juga ditunda.

 

Meski begitu, pengadilan tetap membuka peluang melaksanakan sidang secara daring untuk perkara-perkara tertentu.

 

“Kalau masa penahanannya mau habis, sidang tetap kami laksanakan secara virtual. Tapi kalau tidak mendesak, kami tunda dulu sampai minggu depan,” demikian Dipa.

 

Seperti diberitakan sebelumnya pekan lalu, PN Singaraja memutuskan menunda proses persidangan untuk perkara perdata, pidana, maupun permohonan.

Baca Juga:  Keruk Pasir Pantai, Warga Pejarakan Gugat "Class Action" PT TAD

 

Penyebabnya ada seorang hakim yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Dampaknya ada 150 perkara yang harus ditunda sidangnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

SINGARAJA – Pengadilan Negeri Singaraja memutuskan memperpanjang masa lockdown. Tadinya lockdown rencananya berlangsung hingga Senin (9/8).

 

Lantaran terjadi penambahan kasus, pengadilan memutuskan masa lockdown diperpanjang hingga Senin (16/8) pekan depan.


 

Humas PN Singaraja I Nyoman Dipa Rudiana membenarkan masa lockdown di PN Singaraja diperpanjang. Pertimbangannya, terdapat penambahan staf yang terkonfirmasi positif covid-19.

 

Tadinya hanya ada seorang hakim yang dinyatakan terkonfirmasi positif. Setelah dilakukan proses tracing, ternyata ada seorang staf dan 2 orang panitera pengganti yang dinyatakan terkonfirmasi positif.

 

Sehingga total ada 4 kasus yang ditemukan di sana. Dari empat orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif, seorang tengah menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Sedangkan tiga orang lainnya masih menjalani masa karantina mandiri.

Baca Juga:  Pembunuh Ayah Kandung di Buleleng Bali Terancam Hukuman Mati

 

“Karena setelah dilakukan tracing ada penambahan kasus, maka kami putuskan memperpanjang penundaan aktivitas selama seminggu mendatang. Jadi total dua minggu dilakukan pembatasan aktivitas. Hanya pelayanan terpadu saja yang masih dibuka secara terbatas,” kata Dipa.

 

Lantaran terjadi perpanjangan masa lockdown di PN Singaraja, sejumlah proses hukum terpaksa ditunda. Diantaranya pelimpahan perkara dari kejaksaan. Perkara perdata dan pidana juga ditunda.

 

Meski begitu, pengadilan tetap membuka peluang melaksanakan sidang secara daring untuk perkara-perkara tertentu.

 

“Kalau masa penahanannya mau habis, sidang tetap kami laksanakan secara virtual. Tapi kalau tidak mendesak, kami tunda dulu sampai minggu depan,” demikian Dipa.

 

Seperti diberitakan sebelumnya pekan lalu, PN Singaraja memutuskan menunda proses persidangan untuk perkara perdata, pidana, maupun permohonan.

Baca Juga:  Pulang dari Kebun, Warga Temukan Tetangga Gantung Diri di Kandang Sapi

 

Penyebabnya ada seorang hakim yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Dampaknya ada 150 perkara yang harus ditunda sidangnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/