alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Aneh! Meninggal Agustus Lalu, Baru Diumumkan Positif Corona Sekarang

SINGARAJA– Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng kembali mengumumkan dua tambahan kasus meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (11/9).

Padahal pasien yang oleh pihak GTPP dinyatakan positif Corona tersebut sudah meninggal pada pertengahan Agustus 2020 lalu.

Kedua kasus meninggal itu tercatat di Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Tejakula. Kasus pertama yakni di Kecamatan Sukasada. Pasien dengan jenis kelami laki-laki berusia 79 tahun, pada Senin (17/8) lalu dinyatakan meninggal dunia dengan status probable.

Sebelum meninggal, pasien sempat memiliki riwayat penyakit bawaan seperti jantung dan gagal ginjal  

Sedangkan kasus kedua, yakni pasien asal Kecamatan Tejakula. Pasien berjenis kelamin perempuan berusia 48 tahun. Pasien telah meninggal pada Rabu (19/8). Pasien ini juga dicatat dalam kasus probable.

Baca Juga:  Cegah Pemudik Nekat Mudik, Kendaraan Keluar Badung Diperiksa Ketat

Kedua pasien tersebut telah dimakamkan dengan protokol Covid-19. Meski sudah meninggal pada pertengahan Agustus lalu, gugus tugas baru mengumumkan kasus tersebut pada Jumat siang. Sehingga secara kumulatif, kasus meninggal dunia akibat covid di Kabupaten Buleleng, mencapai 14 kasus.

Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, kasus itu memang baru diumumkan.

“Kedua kasus itu tadinya masih dalam pertimbangan tim medis provinsi. Hari ini atas dasar keputusan bersama, kedua kasus itu masuk dalam kasus terkonfirmasi positif yang meninggal.

Makanya kami rilis. Ketika belum ada keputusan bersama antara tim medis di kabupaten dengan provinsi, kami tidak bisa menganggap itu kasus meninggal karena covid. Apalagi hasil swab kan kadang baru seminggu keluar,” dalih Suyasa.

Baca Juga:  Tertular Sopir Jawa Bali, Pekerja Medis di Buleleng Positif Covid-19


SINGARAJA– Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng kembali mengumumkan dua tambahan kasus meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (11/9).

Padahal pasien yang oleh pihak GTPP dinyatakan positif Corona tersebut sudah meninggal pada pertengahan Agustus 2020 lalu.

Kedua kasus meninggal itu tercatat di Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Tejakula. Kasus pertama yakni di Kecamatan Sukasada. Pasien dengan jenis kelami laki-laki berusia 79 tahun, pada Senin (17/8) lalu dinyatakan meninggal dunia dengan status probable.

Sebelum meninggal, pasien sempat memiliki riwayat penyakit bawaan seperti jantung dan gagal ginjal  

Sedangkan kasus kedua, yakni pasien asal Kecamatan Tejakula. Pasien berjenis kelamin perempuan berusia 48 tahun. Pasien telah meninggal pada Rabu (19/8). Pasien ini juga dicatat dalam kasus probable.

Baca Juga:  Tebas Tukang Parkir, Oknum Ormas: Saya Emosi Diminta Bayar Mahal

Kedua pasien tersebut telah dimakamkan dengan protokol Covid-19. Meski sudah meninggal pada pertengahan Agustus lalu, gugus tugas baru mengumumkan kasus tersebut pada Jumat siang. Sehingga secara kumulatif, kasus meninggal dunia akibat covid di Kabupaten Buleleng, mencapai 14 kasus.

Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, kasus itu memang baru diumumkan.

“Kedua kasus itu tadinya masih dalam pertimbangan tim medis provinsi. Hari ini atas dasar keputusan bersama, kedua kasus itu masuk dalam kasus terkonfirmasi positif yang meninggal.

Makanya kami rilis. Ketika belum ada keputusan bersama antara tim medis di kabupaten dengan provinsi, kami tidak bisa menganggap itu kasus meninggal karena covid. Apalagi hasil swab kan kadang baru seminggu keluar,” dalih Suyasa.

Baca Juga:  Duh, Masih Zona Merah, Anggaran Habis, Tabanan Stop Karantina di Hotel

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/