alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Diguyur Hujan, Senderan dan Jalan ke Vila Ketua MPR RI Bamsoet Jebol

SEMARAPURA – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Klungkung sejak beberapa hari ini menyebabkan tanggul, jalan dan senderan rumah milik warga jebol.

Untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang turun meninjau jebolnya senderan dan jalan

di Kecamatan Banjarangkan, mengungkapkan, tanggul dan jalan yang jebol tersebut berada di sebelah villa milik

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), tepatnya berada di daerah Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan.

Ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Bali. Dan diketahui bahwa jalan yang putus dan tanggul yang roboh sudah dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali.

Baca Juga:  Senderan Jebol, Disdik Jamin Proses Belajar di SDN 6 Berjalan Normal

Lantaran pengerjaan tanggul yang besar dan lebar tersebut ditangani oleh BWS, sehingga setelah tanggul ini runtuh pun akan kembali ditangani oleh BWS.

“Saya berharap agar jalan dan tanggul ini segera diperbaiki, karena jika tidak ditangani segera, maka dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah karena pinggiran

tanggul yang terbuat dari pasir dan tanah apabila ada hujan yang deras akan membuat tanggul lainnya sangat mudah digerus oleh air sungai,” ujarnya.

Kalak BPBD Klungkung, Putu Widiada menambahkan, hujan deras juga membuat senderan kamar mandi dan dapur milik I Wayan Lapar Sucita, 55, Desa Bumbungan Kecamatan Banjarangkan jebol.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Untuk nominal kerugian, belum bisa diperkirakan,” jelasnya.

Baca Juga:  BPBD Gianyar: Kalau Ada Pengungsi yang Mau Pulang Silakan

Terkait dengan hujan deras yang mulai turun belakangan di Kabupaten Klungkung, Bupati Suwirta mengimbau masyarakat Klungkung terutama yang tempat tinggalnya berada di pinggir sungai, dan pantai agar berhati-hati.

Sebab dengan kondisi seperti itu, tanah longsor bisa sewaktu-waktu terjadi. “Dan saya sudah menugaskan BPBD Kabupaten Klungkung untuk bersiaga dalam kondisi cuaca seperti saat ini,” tandasnya. 



SEMARAPURA – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Klungkung sejak beberapa hari ini menyebabkan tanggul, jalan dan senderan rumah milik warga jebol.

Untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang turun meninjau jebolnya senderan dan jalan

di Kecamatan Banjarangkan, mengungkapkan, tanggul dan jalan yang jebol tersebut berada di sebelah villa milik

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), tepatnya berada di daerah Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan.

Ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Bali. Dan diketahui bahwa jalan yang putus dan tanggul yang roboh sudah dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali.

Baca Juga:  Punya Potensi Besar, Koster Garap Pelabuhan Amed 2021 Mendatang

Lantaran pengerjaan tanggul yang besar dan lebar tersebut ditangani oleh BWS, sehingga setelah tanggul ini runtuh pun akan kembali ditangani oleh BWS.

“Saya berharap agar jalan dan tanggul ini segera diperbaiki, karena jika tidak ditangani segera, maka dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah karena pinggiran

tanggul yang terbuat dari pasir dan tanah apabila ada hujan yang deras akan membuat tanggul lainnya sangat mudah digerus oleh air sungai,” ujarnya.

Kalak BPBD Klungkung, Putu Widiada menambahkan, hujan deras juga membuat senderan kamar mandi dan dapur milik I Wayan Lapar Sucita, 55, Desa Bumbungan Kecamatan Banjarangkan jebol.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Untuk nominal kerugian, belum bisa diperkirakan,” jelasnya.

Baca Juga:  Debit Air Tukad Unda Naik, Truk Penambang Pasir Liar Terjebak Banjir

Terkait dengan hujan deras yang mulai turun belakangan di Kabupaten Klungkung, Bupati Suwirta mengimbau masyarakat Klungkung terutama yang tempat tinggalnya berada di pinggir sungai, dan pantai agar berhati-hati.

Sebab dengan kondisi seperti itu, tanah longsor bisa sewaktu-waktu terjadi. “Dan saya sudah menugaskan BPBD Kabupaten Klungkung untuk bersiaga dalam kondisi cuaca seperti saat ini,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/