alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Hari Ke-5, Wayan Koti Belum Ditemukan

AMLAPURA- Tim Basarnas terus melakukan upaya pencarian terhadap nelayan I Wayan Koti, warga asal Banjar Dinas Banyuning, Desa Bunutan Kecamatan Abang yang hilang saat melaut pada Rabu (6/10) lalu. Namun, memasuki hari ke-5 pada Minggu (10/10) pencarian yang dilakukan tim gabungan belum juga membuahkan hasil.

 

 

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Widnyana menuturkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencarian. “Memasuki pencarian hari ke-5 setelah dinyatakan hilang, korban belum ditemukan,” ujar Eka.

 

 

Pencarian yang dilakukan dengan menyisir sejumlah titik perairan hingga ke Nusa Penida dengan menggunakan boat unit siaga SAR Nusa Penida untuk membantu proses pencarian korban. “Untuk wilayah Karangasem kami menyisir mulai pantai Jasri, Seraya hingga Padangbai,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tegas, Bupati Artha: Pelintas Tanpa Suket Rapid Test Pulangkan Saja!
- Advertisement -

 

 

 

Dengan memaksimalkan proses pencarian yang melibatkan berbagai pihak itu, pihaknya berharap proses pencarian bisa membuahkan hasil. Sesuai prosedur, pencarian akan dilakukan dalam kurun waktu sepekan atau tujuh hari setelah dinyatakan hilang. “Pencarian dihentikan pada tanggal 12 Oktober. Tapi kami tetap melakukan pemantauan, selain itu berkoordinasi juga dengan nelayan jika ada tanda-tanda penemuan orang agar menghubungi kami,” tandasnya.

- Advertisement -

AMLAPURA- Tim Basarnas terus melakukan upaya pencarian terhadap nelayan I Wayan Koti, warga asal Banjar Dinas Banyuning, Desa Bunutan Kecamatan Abang yang hilang saat melaut pada Rabu (6/10) lalu. Namun, memasuki hari ke-5 pada Minggu (10/10) pencarian yang dilakukan tim gabungan belum juga membuahkan hasil.

 

 

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Widnyana menuturkan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencarian. “Memasuki pencarian hari ke-5 setelah dinyatakan hilang, korban belum ditemukan,” ujar Eka.

 

 

Pencarian yang dilakukan dengan menyisir sejumlah titik perairan hingga ke Nusa Penida dengan menggunakan boat unit siaga SAR Nusa Penida untuk membantu proses pencarian korban. “Untuk wilayah Karangasem kami menyisir mulai pantai Jasri, Seraya hingga Padangbai,” imbuhnya.

Baca Juga:  Menghilang Ditelan Bumi, Kasir Cantik Itu Ditemukan di Kaltara

 

 

 

Dengan memaksimalkan proses pencarian yang melibatkan berbagai pihak itu, pihaknya berharap proses pencarian bisa membuahkan hasil. Sesuai prosedur, pencarian akan dilakukan dalam kurun waktu sepekan atau tujuh hari setelah dinyatakan hilang. “Pencarian dihentikan pada tanggal 12 Oktober. Tapi kami tetap melakukan pemantauan, selain itu berkoordinasi juga dengan nelayan jika ada tanda-tanda penemuan orang agar menghubungi kami,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/