alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Lupa Matikan Kompor, Warung Ludes Terbakar

RadarBali.com  – Lantaran lupa mematikan kompor, warung milik Tutik Wiharti, 38, di Banjar Pulukan, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jumat (10/11) dini hari ludes terbakar.

Akibat kejadian tersebut, seluruh peralatan dapur korban hangus terbakar hingga menyebabkan kerugian jutaan rupiah.

Menurut informasi, sebelum dapur terbakar sekitar pukul 00.30 wita, Wiharti memasak di dapur warungnya sekitar satu jam sebelumnya atau sekitar 23.30 wita.

Kemudian korban meninggalkan masakan dan lupa mematikan kompor. “Korban mengaku tertidur, kompor tidak dimatikan,” kata Komandan Regu Pemadam Kebakaran Jembrana Anak Agung Ketut Mahendra, Jumat (10/11).

Kompor yang tidak lupa tidak dimatikan diduga membakar peralatan memasak dan merembet ke peralatan lain yang mudah terbakar, sehingga menyebabkan seluruh warung terbakar.

Baca Juga:  Tiga Penyebab HP Bisa Nyetrum dan Bikin Tewas Warga Jembrana Bali

Semua peralatan di dapur juga hangus terbakar. Pihaknya mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dan dibantu 1 unit mobil pemadam dari pos Pekutatan untuk memadamkan api.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar satu jam setelah petugas berjibaku memadamkan api. Beruntung api tidak melalap ke bangunan lain yang ada di dekat warung.

“Tidak ada korban jiwa. Api hanya menghanguskan warung dan semua peralatan dapur,” pungkasnya. 



RadarBali.com  – Lantaran lupa mematikan kompor, warung milik Tutik Wiharti, 38, di Banjar Pulukan, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Jumat (10/11) dini hari ludes terbakar.

Akibat kejadian tersebut, seluruh peralatan dapur korban hangus terbakar hingga menyebabkan kerugian jutaan rupiah.

Menurut informasi, sebelum dapur terbakar sekitar pukul 00.30 wita, Wiharti memasak di dapur warungnya sekitar satu jam sebelumnya atau sekitar 23.30 wita.

Kemudian korban meninggalkan masakan dan lupa mematikan kompor. “Korban mengaku tertidur, kompor tidak dimatikan,” kata Komandan Regu Pemadam Kebakaran Jembrana Anak Agung Ketut Mahendra, Jumat (10/11).

Kompor yang tidak lupa tidak dimatikan diduga membakar peralatan memasak dan merembet ke peralatan lain yang mudah terbakar, sehingga menyebabkan seluruh warung terbakar.

Baca Juga:  Pemerintah Optimistis Kunjungan Wisman Ke Bali Buka Akhir Juli 2021

Semua peralatan di dapur juga hangus terbakar. Pihaknya mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dan dibantu 1 unit mobil pemadam dari pos Pekutatan untuk memadamkan api.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar satu jam setelah petugas berjibaku memadamkan api. Beruntung api tidak melalap ke bangunan lain yang ada di dekat warung.

“Tidak ada korban jiwa. Api hanya menghanguskan warung dan semua peralatan dapur,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/