alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Beda Sikap Koster-Giri Soal Toko Tiongkok, Ketua DPRD Badung Bilang..

DENPASAR-Meski Sikap Bupati Badung dengan Gubernur Bali berseberangan, langkah Gubernur Bali untuk menutup usaha mafia pariwisata Tiongkok yang bermasalah dan tak berizin justru mendapat dukungan dari DPRD Badung.

Ketua DPRD Badung, I Putu  Parwata mengungkapkan dirinya sangat mendukung langkah Gubernur Bali untuk menutup usaha mafia pariwisata Tiongkok yang bermasalah dan tak berizin.

 “ Langkah-langkah diambil untuk menertibkan usaha  wisata itu sangat berdampak positif sekali bagi kenyaman Bali dalam hal berusaha. 

Selain itu, langkah ini juga memberikan kenyamanan juga kepada seluruh  masyarakat  atau wisatawan yang datang  ke Bali sehingga  betul-betul kalau kualitasnya sudah berbobot sehingga wisatawan dapat menikmati daya tarik wisata Bali yang berbobot tidak hanya sekedar,” ucapnya.

 Ia pun meminta agar Satpol PP menutup semuanya yang tidak memenuhi ketentuan atau syarat usaha pariwisata itu.

Agar pariwisata yang dilaksanakan yang menjadi ciri khas Bali dan menonjolkan budaya Bali.  

“ Sehingga betul-betul apa yang  menjadi  karakteristik atau ciri  bali itu betul-betul  bisa diwujudkan disampaikan kepada wisatawan.  Contoh endek Bali, UKM Bali itu masuk. Industri dan produk Bali ini bisa dipromote juga,  jangan promote produk lain,” mintanya.

Apalagi sampai ada pelecahan simbol negara, katanya. Bahkan, polisi harus segera juga ikut turun menindak tegas jangan mau dilecehkan.

“ Itu sudah pelecehan  simbol negara bila perlu itu tertibkan polisi harus turun kejaksaan menindak tegas jangan dilecehkan,” pungkasnya.

Saat ditanya terkait sikap Bupati belum sepaham, Parwata pun mengelak dikatakan terjadi seperti itu.

Dia mengungkapkan  namanya melanggar  tidak ada perbedaan bupati dan gubernur. Ia tegaskan wajib ditertibkan.

 



DENPASAR-Meski Sikap Bupati Badung dengan Gubernur Bali berseberangan, langkah Gubernur Bali untuk menutup usaha mafia pariwisata Tiongkok yang bermasalah dan tak berizin justru mendapat dukungan dari DPRD Badung.

Ketua DPRD Badung, I Putu  Parwata mengungkapkan dirinya sangat mendukung langkah Gubernur Bali untuk menutup usaha mafia pariwisata Tiongkok yang bermasalah dan tak berizin.

 “ Langkah-langkah diambil untuk menertibkan usaha  wisata itu sangat berdampak positif sekali bagi kenyaman Bali dalam hal berusaha. 

Selain itu, langkah ini juga memberikan kenyamanan juga kepada seluruh  masyarakat  atau wisatawan yang datang  ke Bali sehingga  betul-betul kalau kualitasnya sudah berbobot sehingga wisatawan dapat menikmati daya tarik wisata Bali yang berbobot tidak hanya sekedar,” ucapnya.

 Ia pun meminta agar Satpol PP menutup semuanya yang tidak memenuhi ketentuan atau syarat usaha pariwisata itu.

Agar pariwisata yang dilaksanakan yang menjadi ciri khas Bali dan menonjolkan budaya Bali.  

“ Sehingga betul-betul apa yang  menjadi  karakteristik atau ciri  bali itu betul-betul  bisa diwujudkan disampaikan kepada wisatawan.  Contoh endek Bali, UKM Bali itu masuk. Industri dan produk Bali ini bisa dipromote juga,  jangan promote produk lain,” mintanya.

Apalagi sampai ada pelecahan simbol negara, katanya. Bahkan, polisi harus segera juga ikut turun menindak tegas jangan mau dilecehkan.

“ Itu sudah pelecehan  simbol negara bila perlu itu tertibkan polisi harus turun kejaksaan menindak tegas jangan dilecehkan,” pungkasnya.

Saat ditanya terkait sikap Bupati belum sepaham, Parwata pun mengelak dikatakan terjadi seperti itu.

Dia mengungkapkan  namanya melanggar  tidak ada perbedaan bupati dan gubernur. Ia tegaskan wajib ditertibkan.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/