alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Mengerikan, Tersengat Listrik, Kepala Teknisi Parabola Mengelupas

NEGARA – Putu Agus Ardika Suryawan, 26, kini hanya bisa berdiam dirumahnya yang sangat sederhana.

Pemuda warga Banjar Sumbersari, Melaya itu mengalami luka yang cukup parah di kepalanya akibat tersengat listrik.

Suryawan menuturkan, sebelumnya dirinya bekerja sebagai teknisi dan tukang pasang antena parabola di Jawa.

Penghasilanya bekerja selama sebagai teknisi cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Namun, semuanya hilang akibat dirinya mengalami kecelakaan kerja.

Sekitar setahun yang lalu saat sedang memasang antena parabola disalah satu warga, Suryawan tersengat listrilk. Akibat sengatan listrik itu kulit kepala dan pahanya terbakar.

“Saat itu saya tidak ingat apa-apa. Saya baru sadar setelah mendapat perawatan. Kulit kepala saya terbakar. Karena saat itu saya mengantongi uang logam di saku celana maka paha saya juga luka bakar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Anjing Rabies Terkam Korban, Satu Korban Gigitan Belum Ditemukan

Akibat luka bakar yang dialami itu, Suryawan harus menjalani rawat inap selama delapan bulan di rumah sakit di Solo.

Saat itu Suryawan harus menjalani operasi selama tiga kali untuk menutup tengkorak kepalanya yang kulinya terbakar itu dengan mengambil kulit di paha dan pungungnya.

Namun operasi tersebut gagal dan justru luka di kepalanya semakin meluas. Karena kondisinya tidak mengalami perubahan Suryawan kemudian diajak pulang oleh keluarganya.

Kini sejak tiga bulan lalu Suryawan dirawat di rumah oleh nenek dan bibinya dengan obat tradisional. Untuk menutup luka di kepalanya yang sering berair dan tidak dihinggapi lalat ditutup dengan perban.

“Saya punya kartu KIS namun karena tidak kuat berjalan saya tidak bisa sering ke Puskesmas. Saya kasihan nenek dan bibi saya sudah repot merawat,” ujarnya.

Baca Juga:  Gagal Beri Kejutan di Ultah Istri Antar Syahbandar Gilimanuk ke Surga

Kondisi Suryawan itu mendapat perhatidan Dinas Kesehatan Jembrana. Senin (10/12) kemarin, Kadis Kesehatan Putu Suasta berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Melaya untuk mengecek Suryawan.

Oleh Dinas Kesehatan, Suryawan dibantu pengobatan dengan kunjungan rutin dari tim Puskesmas Melaya.

“Kami juga meminta laporan dari tim Puskesmas Melaya. Kondisinya baik tetapi kedua kakinya sering nyeri dan lemas sehingga tidak kuat berdiri. Kami akan terus perhatikan dan bantu pengobatanya,” ungkapnya.



NEGARA – Putu Agus Ardika Suryawan, 26, kini hanya bisa berdiam dirumahnya yang sangat sederhana.

Pemuda warga Banjar Sumbersari, Melaya itu mengalami luka yang cukup parah di kepalanya akibat tersengat listrik.

Suryawan menuturkan, sebelumnya dirinya bekerja sebagai teknisi dan tukang pasang antena parabola di Jawa.

Penghasilanya bekerja selama sebagai teknisi cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Namun, semuanya hilang akibat dirinya mengalami kecelakaan kerja.

Sekitar setahun yang lalu saat sedang memasang antena parabola disalah satu warga, Suryawan tersengat listrilk. Akibat sengatan listrik itu kulit kepala dan pahanya terbakar.

“Saat itu saya tidak ingat apa-apa. Saya baru sadar setelah mendapat perawatan. Kulit kepala saya terbakar. Karena saat itu saya mengantongi uang logam di saku celana maka paha saya juga luka bakar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Korban Keracunan Nasi Bungkus Masih Dirawat, Korban Ungkap Fakta Ini..

Akibat luka bakar yang dialami itu, Suryawan harus menjalani rawat inap selama delapan bulan di rumah sakit di Solo.

Saat itu Suryawan harus menjalani operasi selama tiga kali untuk menutup tengkorak kepalanya yang kulinya terbakar itu dengan mengambil kulit di paha dan pungungnya.

Namun operasi tersebut gagal dan justru luka di kepalanya semakin meluas. Karena kondisinya tidak mengalami perubahan Suryawan kemudian diajak pulang oleh keluarganya.

Kini sejak tiga bulan lalu Suryawan dirawat di rumah oleh nenek dan bibinya dengan obat tradisional. Untuk menutup luka di kepalanya yang sering berair dan tidak dihinggapi lalat ditutup dengan perban.

“Saya punya kartu KIS namun karena tidak kuat berjalan saya tidak bisa sering ke Puskesmas. Saya kasihan nenek dan bibi saya sudah repot merawat,” ujarnya.

Baca Juga:  Waspada! Sehari Dua Warung Makanan Dibobol Maling

Kondisi Suryawan itu mendapat perhatidan Dinas Kesehatan Jembrana. Senin (10/12) kemarin, Kadis Kesehatan Putu Suasta berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Melaya untuk mengecek Suryawan.

Oleh Dinas Kesehatan, Suryawan dibantu pengobatan dengan kunjungan rutin dari tim Puskesmas Melaya.

“Kami juga meminta laporan dari tim Puskesmas Melaya. Kondisinya baik tetapi kedua kakinya sering nyeri dan lemas sehingga tidak kuat berdiri. Kami akan terus perhatikan dan bantu pengobatanya,” ungkapnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/