alexametrics
27.6 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

BPBD Catat Ada 427 Kejadian Bencana Alam di Bali

DENPASAR-Data mengejutkan diungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali.

 

Selaku unit organisasi yang menangani penanggulangan bencana, BPBD Bali mencatat, ada ratusan kejadian bencana alam di Bali yang terjadi sejak awal Desember tahun 2021 ini.

 

Seperti disampaikan Kalaksa BPBD Provinsi Bali I Made Rentin saat menerima kunjungan Duta Besar Swiss Mr. Kurt Kunz dan Konsul Kehormatan Swiss untuk Bali Mr. Gerhard Nutz, di gedung Pusdalops BPBD Provinsi Bali, Jumat (10/12).

 

Rentin menyebut, sejak awal Desember 2021, telah terjadi 427 kejadian bencana alam di Provinsi Bali.

- Advertisement -

 

Sedangkan bencana non alam berupa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini  belum berakhir.

 

Sekalipun sudah melandai, namun untuk menghindari terjadinya gelombang ketiga maka semua pihak, individu maupun golongan diingatkan untuk tetap dan terus waspada.

Baca Juga:  Covid Melandai, Penerapan PTM Tunggu Instruksi Kemendagri

 

Terlebih, kata Rentin, kewaspadaan perlu ditingkatkan menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2021 mendatang.

 

 

Sementara, terkait kunjungan, Rentin menjelaskan, kunjungan Dubes Swiss bertujuan untuk saling menguatkan kerjasama dalam penanggulangan bencana khususnya warga negara Swiss yang berada di bali. 

 

Selain sejumlah upaya yang dilakukan dalam menanggulangi dan menangani kejadian bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali bersinergi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/ Kota se-Bali.

 

Menurut Rentin, untuk mengantisipasi adanya bencana, pihaknya telah mengaktifkan sistem peringatan dini tsunami di sembilan (9) titik, melaksanakan sertifikasi kesiap-siagaan usaha di dunia usaha, serta mendorong capaian vaksinasi di Provinsi Bali.

Baca Juga:  Menjelang Tutup Tahun, Bupati Mutasi Dua Pejabat di Pemkab Jembrana

 

” Menjalin kerjasama dengan semua pihak salah satunya dengan perwakilan negara. Mengingat bencana alam sebagai urusan dan tanggung jawab bersama.

 

Terlebih Bali sebagai destinasi wisata sangat rentan dengan bencana alam, non alam dan social,”terangnya

 

Selain itu, Rentin menambahkan, pertemuan ini juga diakui sebagai bukti perhatian Pemerintah Provinsi Bali dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga negara asing, khususnya warga negera asal Swiss yang sedang berada di Bali.

 

“Harapan kami, mudah-mudahan kerjasama seperti ini dapat ditingkatkan lagi, terutama dalam bidang penguatan kapasitas maupun kegiatan-kegiatan lainnya,”tukas Rentin. 

- Advertisement -

DENPASAR-Data mengejutkan diungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali.

 

Selaku unit organisasi yang menangani penanggulangan bencana, BPBD Bali mencatat, ada ratusan kejadian bencana alam di Bali yang terjadi sejak awal Desember tahun 2021 ini.

 

Seperti disampaikan Kalaksa BPBD Provinsi Bali I Made Rentin saat menerima kunjungan Duta Besar Swiss Mr. Kurt Kunz dan Konsul Kehormatan Swiss untuk Bali Mr. Gerhard Nutz, di gedung Pusdalops BPBD Provinsi Bali, Jumat (10/12).

 

Rentin menyebut, sejak awal Desember 2021, telah terjadi 427 kejadian bencana alam di Provinsi Bali.

 

Sedangkan bencana non alam berupa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini  belum berakhir.

 

Sekalipun sudah melandai, namun untuk menghindari terjadinya gelombang ketiga maka semua pihak, individu maupun golongan diingatkan untuk tetap dan terus waspada.

Baca Juga:  Sudirta Minta Pemda Canangkan Program Konkrit Bagi Disabilitas di Bali

 

Terlebih, kata Rentin, kewaspadaan perlu ditingkatkan menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2021 mendatang.

 

 

Sementara, terkait kunjungan, Rentin menjelaskan, kunjungan Dubes Swiss bertujuan untuk saling menguatkan kerjasama dalam penanggulangan bencana khususnya warga negara Swiss yang berada di bali. 

 

Selain sejumlah upaya yang dilakukan dalam menanggulangi dan menangani kejadian bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali bersinergi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/ Kota se-Bali.

 

Menurut Rentin, untuk mengantisipasi adanya bencana, pihaknya telah mengaktifkan sistem peringatan dini tsunami di sembilan (9) titik, melaksanakan sertifikasi kesiap-siagaan usaha di dunia usaha, serta mendorong capaian vaksinasi di Provinsi Bali.

Baca Juga:  Depresi Berat, Lempari Perabot Rumah, Warga Blahbatuh Diamankan

 

” Menjalin kerjasama dengan semua pihak salah satunya dengan perwakilan negara. Mengingat bencana alam sebagai urusan dan tanggung jawab bersama.

 

Terlebih Bali sebagai destinasi wisata sangat rentan dengan bencana alam, non alam dan social,”terangnya

 

Selain itu, Rentin menambahkan, pertemuan ini juga diakui sebagai bukti perhatian Pemerintah Provinsi Bali dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga negara asing, khususnya warga negera asal Swiss yang sedang berada di Bali.

 

“Harapan kami, mudah-mudahan kerjasama seperti ini dapat ditingkatkan lagi, terutama dalam bidang penguatan kapasitas maupun kegiatan-kegiatan lainnya,”tukas Rentin. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/