alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Bupati Nengah Tamba Atensi Sertifikat Lahan Sensitif di Jembrana

NEGARA-Bupati Jembrana I Nengah Tamba, menerima langsung penyerahan 10 buah sertifikat, diantaranya sertifikat tanah SMP Negeri 4 mendoyo, di ruang VIP Bupati Jembrana dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jembrana, Senin (12/4).

Dalam penyerahan sertifikat tersebut, bupati didampingi Penjabat Sekretaris Kabupaten Jembrana I Nengah Tamba; inspektur Jembrana Ni Wayan Koriani; dan Kepala Badan PengelolaanKeuangan dan Aset Daerah, I Dewa Gede Kusuma Antara.

Sementara itu dari BPN Jembrana diwakili Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Pertanahan, Kus Sanyoto, menyerahkan sertifikat langsung kepada bupati.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba memberikan apresiasi bagi BPN atas terselesaikannya sertifikat tanah SMP Negeri 4 Mendoyo.

”Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama BPN dalam tindak lanjutnya terhadap sertifikat khususnya SMP 4 Mendoyo yang dianggap ‘sensitif’. SMP Negeri 4 Mendoyo ini dari dulu sifatnya sensitif, terima kasih kerjasama BPN sehingga semua tuntas terealisasi hari ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini Daftar Kawasan di Lima Kelurahan di Kuta yang Dikepung Banjir

Bupati berharap, atensi dan kerjasama pihak BPN dalam menindak lanjuti lahan-lahan yang dianggap sensitif dan rawan masalah, seperti tanah timbul.

“Saya harap lahan-lahan sensitif lain seperti tanah timbul bisa segera disikapi oleh pihak BPN, jangan sampai menimbulkan polemik di masyarakat,” ujarnya

Menurut  bupati, kerjasama dengan pihak BPN harus tetap berjalan harmonis, utamanya untuk mengawal masyarakat tetap kondusif.

“Saya harap kerjasama kita dan BPN senantiasa harmonis, menjaga masyarakat agar jauh dari masalah perdata yang berlarut-larut, semua demi kemajuan kabupaten jembrana,” tandasnya.

Penjabat Sekkab Jembrana Nengah Ledang menambahkan, sertifikat bagi SMP Negeri 4 Mendoyo yang diterima, selanjutnya akan dibuatkan berita acara untuk diproses menjadi aset daerah.

Baca Juga:  Calon Sekkab Buleleng Digenjot Susun Makalah, Ini Tahap Berikutnya…

“Dari bagian pemerintahan akan dibuatkan berita acara untuk administrasi sebagai aset daerah,” ucapnya. (rba)

NEGARA-Bupati Jembrana I Nengah Tamba, menerima langsung penyerahan 10 buah sertifikat, diantaranya sertifikat tanah SMP Negeri 4 mendoyo, di ruang VIP Bupati Jembrana dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jembrana, Senin (12/4).

Dalam penyerahan sertifikat tersebut, bupati didampingi Penjabat Sekretaris Kabupaten Jembrana I Nengah Tamba; inspektur Jembrana Ni Wayan Koriani; dan Kepala Badan PengelolaanKeuangan dan Aset Daerah, I Dewa Gede Kusuma Antara.

Sementara itu dari BPN Jembrana diwakili Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Pertanahan, Kus Sanyoto, menyerahkan sertifikat langsung kepada bupati.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba memberikan apresiasi bagi BPN atas terselesaikannya sertifikat tanah SMP Negeri 4 Mendoyo.

”Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama BPN dalam tindak lanjutnya terhadap sertifikat khususnya SMP 4 Mendoyo yang dianggap ‘sensitif’. SMP Negeri 4 Mendoyo ini dari dulu sifatnya sensitif, terima kasih kerjasama BPN sehingga semua tuntas terealisasi hari ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Cek Penggunaan Aksara Bali, Petugas Datangi Tempat Usaha. Hasilnya?

Bupati berharap, atensi dan kerjasama pihak BPN dalam menindak lanjuti lahan-lahan yang dianggap sensitif dan rawan masalah, seperti tanah timbul.

“Saya harap lahan-lahan sensitif lain seperti tanah timbul bisa segera disikapi oleh pihak BPN, jangan sampai menimbulkan polemik di masyarakat,” ujarnya

Menurut  bupati, kerjasama dengan pihak BPN harus tetap berjalan harmonis, utamanya untuk mengawal masyarakat tetap kondusif.

“Saya harap kerjasama kita dan BPN senantiasa harmonis, menjaga masyarakat agar jauh dari masalah perdata yang berlarut-larut, semua demi kemajuan kabupaten jembrana,” tandasnya.

Penjabat Sekkab Jembrana Nengah Ledang menambahkan, sertifikat bagi SMP Negeri 4 Mendoyo yang diterima, selanjutnya akan dibuatkan berita acara untuk diproses menjadi aset daerah.

Baca Juga:  Disiplin Isolasi Diri 14 Hari, ODP di Jembrana Bali Terpantau Menurun

“Dari bagian pemerintahan akan dibuatkan berita acara untuk administrasi sebagai aset daerah,” ucapnya. (rba)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/